alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
KPAI Cabut Surat Minta Penghentian, Audisi PB Djarum Lanjut dengan Nama Baru
5 stars - based on 10 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d7a032a5cf6c4556f7016f7/kpai-cabut-surat-minta-penghentian-audisi-pb-djarum-lanjut-dengan-nama-baru

KPAI Cabut Surat Minta Penghentian, Audisi PB Djarum Lanjut dengan Nama Baru

KPAI Cabut Surat Minta Penghentian, Audisi PB Djarum Lanjut dengan Nama Baru

KPAI Cabut Surat Minta Penghentian, Audisi PB Djarum Lanjut dengan Nama Baru

Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mencari solusi bersama terkait polemik antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan PB Djarum soal audisi umum bulu tangkis. Ada kesepakatan bersama yang akan diambil KPAI maupun PB Djarum.

Kesepakatan ini dibacakan Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, di Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat, Kamis (12/9/2018). Imam mengatakan kesepakatan ini dibuat untuk sama-sama mencari solusi terbaik.

Baca juga: Ramai #BubarkanKPAI, KPAI Tak Kendur Pelototi Audisi


"Djarum Foundation, bahwa PB Djarum sepakat untuk mengubah nama yang semula Audisi Umum PB Djarum 2019 menjadi Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis, tanpa menggunakan logo, merek, dan brand image Djarum," ujar Imam.

Untuk KPAI, KPAI sepakat untuk mencabut surat KPAI tanggal 29 Juli 2019 tentang permintaan pemberhentian audisi Djarum," sambung dia.

Baca juga: Ketua KPAI Sebut Peserta Audisi Asosiasikan Djarum sebagai Rokok


Imam mengatakan Kemenpora, KPAI, dan PBSI sepakat memberi kesempatan kepada PB Djarum untuk konsolidasi internal guna melanjutkan audisi tahun 2020. Audisi bulutangkis dilanjutkan karena pengembangan bibit atlet masih diperlukan. Selain itu, bulutangkis merupakan cabang olahraga penyumbang medali di ajang olahraga internasional.

"Semoga ini mengakhiri polemik, kekhawatiran, mungkin juga kecemasan atlet-atlet muda, orang tua, dan juga masyarakat keseluruhan tentang masa depan bulutangkis Indonesia," ucap dia.

Baca juga: PB Djarum Beberkan Awal Mula Dituding Eksploitasi Anak oleh KPAI


Diberitakan sebelumnya, KPAI mengkritik audisi bulutangkis yang digelar PB Djarum karena dipandang mengeksploitasi anak lewat audisi bulutangkis demi promosi merek dagangnya bahwa PB Djarum adalah salah satu produsen rokok ternama di Indonesia.

Kritik KPAI ini membuat PB Djarum memutuskan menghentikan audisi umum pencarian bakat bulutangkis pada 2020. PB Djarum menyebut ingin mereduksi polemik yang mencuat terkait tuduhan eksploitasi anak-anak dari KPAI. Banyak pihak yang menyayangkan keputusan PB Djarum.

https://m.detik.com/news/berita/d-47...ngan-nama-baru

KPAI gemblung ga guna!!!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bayukuya1988 dan 33 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh becakmini.v7
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 18
dapet salam tempel berapa nih? emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bayukuya1988 dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
#bubarkankpai
emoticon-Request
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bayukuya1988 dan 25 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
kampret bgst radikal yg buat hestek kamibersamakpai gigit jari
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bayukuya1988 dan 29 lainnya memberi reputasi
Nampaknya kardus sudah turun! emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
king.aslan dan 10 lainnya memberi reputasi
nyerah dia abis dilaknat satu Indonesia emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bayukuya1988 dan 23 lainnya memberi reputasi
Yang penting audisi umum lanjut, dan bagaimanapun juga tetap berada di bawah naungan Djarum
Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bayukuya1988 dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Masih ada yang pakai argumen standar "Djarum KaN pErUsaHaAn bUkAn lEmb4gA aM4L. J4dI wAjaR p4SanG nAm4 AtAU ruGi." nggak?
Kalau argumen ente "beneficiary tradeoff", berarti ente mengakui ente bicara pakai bahasa marketing. Nggak salah, tapi itu juga membenarkan kalau Djarum memang memakai atlet cilik buat subliminal branding kan?

Tetap ane lagi pms sensi sama netijen market niche peon emoticon-Mad
Buat ts, karena masih sebut "KPAI GEMBLUNG!1!1!!" ente mau pakai argumen yang sudah ane cantumkan di sini? emoticon-Cool

Tapi sekarang selamat untuk Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis, semoga diteruskan emoticon-Jempol
Kemenpora juga nih, harusnya ikut bantu kalau emang niat ngebangun, nggak cuma suruh cari sponsor baru.

Note: I don't subscribe to argumentum ad populum and just take Djarum's side like sheeples you are after knowing their shitty subliminal branding trick. Brick me if you want, you market niche peons. Good thing they yield and make this agreement this time.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ario.bagaskoro dan 17 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh lupineprince
Lihat 28 balasan
Ada afa ini
Fucktor money money solution
Atau
Keder serangan netijen yg maha dafsyat




djarum djarum djarum tuju enammmmmmmm
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh buatbarulagi
KPAI Cabut Surat Minta Penghentian, Audisi PB Djarum Lanjut dengan Nama Baru






emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
king.aslan dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
uang kerohiman sudah cair belum?emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 9 lainnya memberi reputasi
kata siapa PB Djarum mau melanjutkan?? ngimpiiiiiiiiiiiiii emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
buruhrokok dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Balasan post 54m5u4d183
Quote:


emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bedypop dan 6 lainnya memberi reputasi
Balasan post tukangkredit
Quote:


Ente nggak mau pembibitan atlet2 berbakat? Cinta indonesia nggak? emoticon-Blue Guy Bata (L)


PB Djarum tetap lanjut demi putra-putri bangsa, tapi dengan nama lain. Go..go.. PB Djarum. emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bedypop dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kampret.stres
ngerti exploitasi anak ga sih? Diliat dari hasilnya aja lah otak pendek..
Misalnya anak2 tuh stress, masa depan suram, ga menikmati idup selayaknya anak2 normal, maka itu exploitasi.

Kalo anak2 tuh pada tumbuh jadi orang2 yg berprestasi, exploitasi nya di mana?

Di mana oh di mana logika?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 30 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
damai...
emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bedypop dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Terlalu banyak KOMISI dinegri ini ... jadi hampir saja ane lewat....pikirannya emoticon-Embarrassment

hmmm,,,...

Nama lainnya KOMISI itu apa ea gan ?

Upah ? Pesangon ?

Kurir ? Suruhan ?

atau apa ?

"Yang jelas seperti KOMISI itu kok kedengarannya seperti banyak yang lemparbatu sembunyi tangan pengertiannya jadi begini lho; Bagaikan pemerintahannya tidak mau pusing fatalnya gak tegas sampai tidak bertanggung jawab... jadi lah Komisi-komisi semacam itu dibentuknyalah yang menjadikan goyang panggungnya saja?

"Acara bubar terus goyang panggungnya terus kan gak enak juga benar gak gan?

jangan jangan mobil esmka itu juga besoknya jadi sebuah KOMISI aka/alias KOMISI penyebab jalanan tidak macet besok di kaltim (ibukota jadi pindah?)

Lebih baik diganti KOMISI vocalbularrynya jadi KOMITE (Komitmen)


....sehingga ketika ada kejadian-kejadian jadilah disebut kosekuensi (karena hal tersebut jadi tidak berisik/disini=mencari-cari atau nekoneko)

Seperti banyak artis cari sensasi (sense lawanya reason)

Sensenya di layar televisi dan reasonnya banyak anak tukang gorengan,tukang kebun,tukang tikung yang baru kebeli hape buat upload video ke layar kaca yutub ....

Jadi hari ini siapa lagi artisnya ? heboh ?

so aware deh ....



profile-picture
profile-picture
profile-picture
king.aslan dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
"Djarum Foundation, bahwa PB Djarum sepakat untuk mengubah nama yang semula Audisi Umum PB Djarum 2019 menjadi Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis, tanpa menggunakan logo, merek, dan brand image Djarum," ujar Imam.

Untuk KPAI, KPAI sepakat untuk mencabut surat KPAI tanggal 29 Juli 2019 tentang permintaan pemberhentian audisi Djarum," sambung dia.


Bisa diartikan kalah atau ngalah, udah gak make masih lanjut. Harusnya tetep aja biar introspeksi itu gak ngasal njeplak aja.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bedypop dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh donal.duck.
Lihat 5 balasan
Balasan post donal.duck.
Quote:


hasil musyawarah itu persetujuan semua pihak.

win-win solution

pb djarum nya saja sudah setuju. polemik ini sudah selesai dengan penyelesaian pb djarum berganti nama. nggak usah manas-manasin lagi. move on.

kalau mau protes, sana protes ke pb djarum nya langsung.

emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bedypop dan 5 lainnya memberi reputasi
lah dari awal kan sebenernya djarum ud setuju nama audisi dihilangkan nama jarum... yg kedua ud setuju di baju anak tidak ada logo djarum...

tapi maunya kpai semua harus steril dari nama djarum(termasuk umbul2..spanduk...baju panitia,,baju pelatih)...ini yg diberatkan oleh djarum...

saya menilai djarum sudah cukup bijaksana...

kalau sudah tercapai kesepakatan di hari ini, usul saya lebih baik seperti pas RIus dengan GA. Setelah tercapai kesepakatan, dua belah pihak sepakat tidak ada interview lanjutan dengan media massa.... Ini untuk mencegah polemik berkelanjutan..

sebaiknya salah satu poin ini jg diterapkan di kasus kpai vs djarum...

profile-picture
profile-picture
profile-picture
panjul1993 dan 15 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post sibuk.nyaleg
Quote:


Kalo kayak Rafathar itu termasuk eksploitasi ndak, gan? Sedari kecil dikewer2 dari pagi ampe malem oleh ortunya buat syuting film layar lebar en reality show (tak) bermutu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bayukuya1988 dan 10 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 18


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di