alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Rasa Was-was Sri Mulyani di Balik Laporan Keuangan WTP Pemerintah
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d79cceaa2d195358e05eaf8/rasa-was-was-sri-mulyani-di-balik-laporan-keuangan-wtp-pemerintah

Rasa Was-was Sri Mulyani di Balik Laporan Keuangan WTP Pemerintah

Rasa Was-was Sri Mulyani di Balik Laporan Keuangan WTP Pemerintah Foto: Trio Hamdani

Rasa Was-was Sri Mulyani di Balik Laporan Keuangan WTP Pemerintah
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyentil laporan keuangan kementerian/lembaga (KL). Menurutnya penyakit paling besar mereka adalah hanya semangat saat merencanakan dan memakai anggaran.

"Dalam pengelolaan keuangan negara kelemahan paling besar adalah seluruh K/L semangat saat merencanakan, lebih semangat lagi waktu menganggarkan, lebih semangat lagi waktu memakai anggaran," kata dia di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Setelah itu mereka tidak terlalu semangat melaporkannya, bahkan tak peduli untuk menggunakan laporan keuangannya untuk perencanaan ke depan.

"Sama sekali bahkan tidak peduli menggunakan laporan itu untuk perencanaan lagi," jelasnya.

Padahal harusnya hasil laporan keuangan itu bisa digunakan untuk perencanaan tahun-tahun ke depan.

"Jadi kalau bicara tentang siklus kita itu masih terpotong. Harusnya pelaporan dan pertanggungjawaban itu harus jadi feedback untuk perencanaan sehingga tahun-tahun ke depan jauh lebih baik," sebutnya.

Dia meminta agar kementerian/lembaga tidak sebatas mengejar status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada laporan keuangannya. Dia khawatir laporan keuangan pemerintah yang memperoleh status WTP malah jadi bumerang bagi pemerintah karena merasa sudah baik.

"Yang saya khawatirkan saat dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dapat opini WTP itu tidak dipakai lagi dalam perbaiki perencanaan anggaran. Ini lah kelemahan kita," tambahnya.

SUMBER

Kalo kata wan abud.. emoticon-Malu (S)

emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KASKUS.HQ
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
memang udah baik, kecuali ada status diatas wtp emoticon-Big Grin
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Saya suka kalimat

"lebih semangat waktu menganggarkan, lebih semangat lagi waktu memakai anggaran"


Fakta dilapangan memang demikian
"yang penting ada laporan penggunaan anggaran Hasil belakangan .. Jelek gak jadi soal, masih ada anggaran taon depan " .. Gitu terus muter muter
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ebureg dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh buatbarulagi
Lihat 1 balasan
Was2 gak apa2 bu. Tapi solusinya jangan naik harga melulu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Ini kalo otak cuman seprapat emang kaya gini mikirnya..

Menelaah omongan orang setengah2..

Kalo srimul ngomong kaya gini :
Quote:


Bukan artinya dia nyuruh elu supaya dapet predikat di bawah WTP goblog...

WTP tetep wajib hukumnya, tapi tetep harus mawas diri dan melakukan perbaikan terus menerus..

Otak di pake, jangan di jembrengin doang.. emoticon-Cape deeehh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
oeletgendoet dan 5 lainnya memberi reputasi
apalagi banten ya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bandarjigonk dan 2 lainnya memberi reputasi
Omongan beginian paling masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Gimana mau bener anggaran sesuai rencana, baru turun aja udah banyak yang malak dari atas ampe bawah. Makanya mending ngejer WTP aja dah, kusut belakangan.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
intinya cuma kejar status WTP, ngak mikir apa yg dikeluarkan sebanding dengan yg didapatkan, lebih lagi ngak mikir apa yg dikeluarkan sekarang bisa bermanfaat buat kelanjutan masa depan.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Jewer aja kalau ngeyel
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
sabar gan..

Rasa Was-was Sri Mulyani di Balik Laporan Keuangan WTP Pemerintah
profile-picture
samatronz memberi reputasi
Diubah oleh tiyorahmat
lho malah gubernur gaza bangga dengan raihan WTP walaupun itu apbd larinya ke hal yang nyeleneh2 emoticon-Ngakak


mungkin sebagian APBDnya buat beli kapling surga emoticon-Angel


semoga berkah emoticon-Angel
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
sependapat sama bu menteri. kementerian terlalu sibuk ngabisin duit anggarannya dia, tanpa melihat apakah manfaat dari kegiatan yg dilakukan itu memberikan daya ungkit bagi perekonomian masyarakat apa enggak. yg penting anggaran habis.
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan nowbitool memberi reputasi
Balasan post buatbarulagi
dan tiap tahun makin gede , hasil ??
you know lahh .

hahaha
profile-picture
profile-picture
ebureg dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Yg dapat WTP aja kena KPK.
Lebih baik kaga perlu wtp asal bisa mempertanggung jawaban dengan benar dan jujur serta bersih.
Maka wtp akan dapat secara otomatis.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
makanya ahok dulu ga mementingkan WTP
lha emang standarnya masih rendah
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan mesashetra memberi reputasi
Quote:


D jembrengin otak datar donk namanya, wkkwwk
WTP berarti laporan keuangannya sudah disusun sesuai dg pedoman akuntansi yg berlaku.
Sehingga belum menggambarkan pengelolaan keuangan negara scr keseluruhan
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Diubah oleh farhanhell
emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
ya semoga dilakukan perbaikan bu
semangat
kasih makan ini aja

Rasa Was-was Sri Mulyani di Balik Laporan Keuangan WTP Pemerintah
Quote:


Kalo mau di simpulkan, si srimul ini seperti lagi ngomong begini : "woi, kelen yg WTP, jangan sombong.."

Dia itu bukan lagi ngelarang elu utk WTP... WTP itu wajib, tapi tetep down to earth... Jangan merasa sudah hebat...
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan Jazed memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di