alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Cegah Kecelakaan di Tol Cipularang, Kemenhub Bakal Pasang Speed Gun
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d78ad5f68cc952b3f57564e/cegah-kecelakaan-di-tol-cipularang-kemenhub-bakal-pasang-speed-gun

Cegah Kecelakaan di Tol Cipularang, Kemenhub Bakal Pasang Speed Gun

JANGAN CEPET - CEPET DAH KALO NGENDARAIN MOBIL, APA LAGI KALO TOL KOSONG JANGANNGEBUT.

emoticon-Nyepi

Cegah Kecelakaan di Tol Cipularang, Kemenhub Bakal Pasang Speed Gun

MINEWS, JAKARTA-Pencegahan kecelakaan di Tol Cipularang saat ini menjadi fokus utama Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Pasalnya, lokasi tersebut selalu menjadi langganan dan memakan korban jiwa.


Kecelakaan yang terjadi disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya akibat kendaraan melaju melebihi kecepatan maksimal. Kemenhub pun mendorong diterapkan alat pengukur kecepatan kendaraan bermotor atau speed gun di Tol Cipularang.

“Bukan hanya kecepatan tinggi bahkan yang tidak sampai batas minimal kan kita minimal 60 meter kita tilang,” kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi.

Budi menjelaskan untuk Tol Cipularang batas maksimal laju kendaraan tidak boleh melebihi 100 km per jam, sedangkan batas minimal kendaraan harus melaju di atas 60 km per jam. Namun, menurutnya, terkadang ada pengemudi yang melanggar batas itu.

Meski demikian, Budi belum mengetahui kapan speed gun itu akan mulai diterapkan. Menurutnya, semua kewenangan penerapan speed gun ada di pihak Korlantas Polri. Namun Kemenhub mendorong agar itu bisa diterapkan.

“Di sini saya tidak menyalahkan, kita semua harus introspeksi, apa yang harus dilakukan,” katanya.
Selain soal kecepatan, Budi mengatakan kecelakaan juga bisa disebabkan karena faktor pengemudi hingga kelayakan kendaraan. Menurutnya, terkadang para pengemudi memaksakan diri meski kondisi kesehatan dan kendaraannya tidak layak jalan.

Untuk diketahui, dalam tempo 8 hari terjadi dua kecelakaan di ruas Tol Cipularang. Peristiwa pertama, terjadi pada Senin 2 September 2019 di KM 91 Tol Cipularang. Delapan orang tewas dan sejumlah orang terluka dalam kecelakaan itu.

Terbaru, kecelakaan kembali terjadi lokasi yang sama pada Selasa 10 September 2019 sore. Kecelakaan ini melibatkan lima kendaraan yaitu dua truk dan tiga minibus. Dua orang terluka akibat insiden tersebut


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Budi menjelaskan untuk Tol Cipularang batas maksimal laju kendaraan tidak boleh melebihi 100 km per jam, sedangkan batas minimal kendaraan harus melaju di atas 60 km per jam. Namun, menurutnya, terkadang ada pengemudi yang melanggar batas itu. Bagi kendaraan yang melanggar batas tersebut, speed gun secara otomatis akan menembakan peluru kendali yang akan mengejar mobil tersebut dan menghancurkannya berkeping2, kepingannya akan sangat kecil sehingga tidak membahayakan pengguna jalan tol lainnya.
profile-picture
profile-picture
khambing34 dan pinkypatrick memberi reputasi
kenapa gak dibuat polisi tidur aja seperti dikebanyakan jalan jakarta
Lihat 1 balasan
ngapain pasang speed gun ???
buat apa ???
kalo udah ngebut ya ngebut aja... tabrakan ya tabrakan aja...
itu namanya penindakan, bukan pencegahan...

harusnya pasang lampu hazard yg mencolok di sepanjang spot2 sering terjadi kecelakaan.
spt lampu hazard mobil polantas.
biru kedip2 (rotary lamp)
dr jauh udah lsg keliatan.

emoticon-Traveller
Diubah oleh yesknow
Trus mobil nya dikejar kayak penjahad, sopir nya panik, mobilnya tambah kenceng, blar kecelakaan... Keren banged banksad


Kasih tanda peringatan, polisi tidur, kalo perlu kasih gerbang tol biar berhenti kan bisa

Balasan post pinkypatrick
Quote:


Polisi tidur bknya malah merusak jalan n kendaraan nyak ? emoticon-Bingung
Kasih rambu rambu peringatan aja yg segede gaban : AWAS BANYAK YG MATI DI SINI !!!
lah logikanya kalo misal ada mobil melanggar terus ditembak speed gun pas lagi ngebut bukannya malah bikin kecelakaan beruntun?

mobil depannnya berenti yg dibelakang auto kaget, mending kalo inova, kalo truk tronton yg dibelakangnya auto kelindes emoticon-Takut


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di