alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d74399fb8408823662db9ec/esemka-bukan-lagi-kendaraan-politik

Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?

Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?
Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?

Selamat pagi, siang, sore, petang, dan malam kawan - kawan kaskuser semua yang baik hati. Bertemu kembali di thread sederhana ane.
emoticon-Nyepi


Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?

Bertempat di Gedung Balai Kota Solo, pada 2012 yang lalu, Joko Widodo memamerkan mobil yang kala itu diklaim sebagai rakitan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Mobil berjenis sport utility vehicle (SUV) dengan plat nomor AD 1 A itu merupakan mobil dinas yang ia gunakan sebagai Wali Kota Solo.

Sejak pemberitaan mengenai penggunaan mobil buatan dalam negeri sebagai mobil dinas inilah, nama Jokowi mencuat ke permukaan dan bahkan menjadi pemberitaan nasional. Banyak media meliput mobil ini, termasuk juga meliput Jokowi sebagai penggunanya. Bak seorang selebritis, namanya dielu - elukan. Pada saat yang sama, Jakarta sedang mencari pemimpin. Di situasi yang tepat inilah, ia di tunjuk oleh partai yang menaunginya untuk maju sebagai kandidat Gubernur ibukota bersama dengan Basuki Tjahaja Purnama, dan hasilnya sungguh diluar dugaan. Pasangan ini mampu keluar sebagai pemenang, mengalahkan gubernur petahana Fauzi Bowo.

Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?
Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?
Tak cukup sampai disitu, kepopuleran nama Jokowi disertai elektabilitas yang tinggi membawanya kembali diusung sejumlah partai untuk bertarung di level yang lebih tinggi. Tak main - main, belum genap 5 tahun memipin ibukota, ia mencoba peruntungan untuk mencalonkan diri sebagai calon Presiden Republik Indonesia berpasangan dengan Jusuf Kalla yang merupakan mantan Wakil Presiden era Susilo Bambang Yudhoyono periode pertama. Hasilnya, seperti dugaan banyak orang, Jokowi layaknya rising star yang selalu menang jika berkompetisi dalam kancah perpolitikan.

Lima tahun berlalu, di tahun 2019 ini lagi - lagi ia mencalonkan diri sebagai calon presiden untuk kali kedua. Kali ini ia berpasangan dengan KH. Ma'ruf Amin. Ditengah gempuran berita hoax, tuduhan kecurangan, dan isu - isu SARA yang terus mengikis elektabilitasnya, ia tetap keluar sebagai pemenang meski selisih perolehan suaranya tak terlalu signifikan. Lagi, Jokowi harus berterima kasih berkat nama Esemka yang sudah melambungkan namanya ia akhirnya mampu menduduki kursi orang nomor satu dinegeri ini.

Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?
Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?
Namun, moncernya karir Joko Widodo berbanding lurus dengan rencana produksi massal mobil Esemka? Ternyata tidak. Mobil Kiat Esemka yang digadang - gadang di gunakan sebagai mobil dinas wali kota tersebut ternyata hanya ia pakai tak lebih dari 2 hari saja. Setelahnya, mobil tersebut dikandangkan sebab surat - suratnya belum lengkap. Rencana mengembangkan mobil ini sebagai mobil nasional karya anak bangsa juga mandeg sejak ia meninggalkan Solo. Tak ayal, situasi ini kerap menjadi bahan serangan lawan politiknya. Menurut mereka, Esemka tak lebih dari kendaraan politik belaka.

Dua kali kontestasi pemilihan presiden, dua kali pula serangan Esemka digulirkan. Meski sebagian besar pendukungnya tetap membela dengan kalimat - kalimat normatif yang tak secara spesifik dan jelas serta tak menjawab pertanyaan. Joko Widodo sendiri pada suatu kesempatan pernah mengatakan bahwa Esemka bukanlah urusan pemerintah, karena mobil ini pengerjaannya dilakukan oleh industri swasta. Pemerintah hanya mendorong agar mobil ini mampu melalui uji emisi serta kelaikan jalan sebelum akhirnya dilempar ke pasar.


Kini, tujuh tahun paska Jokowi mengenalkan mobil Esemka ke hadapan publik, mobil ini telah siap dipasarkan, meski dengan tipe yang berbeda. Kendaraan berjenis niaga dengan type Bima telah siap mengaspal di jalanana. Jokowi yang kini sudah tak lagi butuh dukungan politik, karena tahapan pemilu telah selesai, meresmikan sendiri peluncuran mobil Esemka ini. Dalam unggahan di akun media sosialnya, Jokowi mengatakan bahwa ini bukanlah mobil nasional. Meski begitu tetap saja sebagai produk dalam negeri, kehadirannya akan membawa pengaruh bagi pergerakan ekonomi nasional.


Meski banyak pihak yang mencibir dan mengatakan bahwa mobil jenis pikap ini hanyalah mobil rebadge dari mobil pikap serupa yang ada di China. Ada pula yang mengatakan bahwa mobil ini hanya dirakit di Indonesia sementara komponennya masih impor dari luar negeri. Terlepas dari komentar - komentar miring tersebut hanya waktu yang akan menjawab, apakah mobil ini mampu bersaing dengan ATPM yang telah lebih dulu ada, yang jelas telah teruji kualitasnya. Waktu pula yang akan menjawab apakah mobil ini memang murni dibuat dengan kandungan mayoritas lokal ataukah hanya rebadge dari mobil yang sudah ada. Kita layak memberi apresiasi meski kini tak lagi butuh dukungan politik, Jokowi tetap tak lupa dan mendukung industri mobil Esemka ini.

Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?

Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?

Disclaimer : Asli tulisan TS
Sumur Gambar : Om Google
Referensi : Ini dan Ini




Spoiler for Jangan Di Scan..:

Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?

Spoiler for :


profile-picture
profile-picture
profile-picture
doctorkelinci dan 5 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?
PertamaxforTS

Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?
Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?

Esemka, Bukan Lagi Kendaraan Politik?
segera meeluncur esemka emoticon-Ngacir2
profile-picture
profile-picture
mulivw dan powerpunk memberi reputasi
rebadge pun menurut ane ga masalah asal seluruh komponen diproduksi lokal emoticon-Cendol Gan
profile-picture
profile-picture
atoooh dan powerpunk memberi reputasi
Quote:


kalo nasbungpret nganggepnya ini proyek mobnas emoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan
Quote:


emoticon-Ngacir2
Quote:


Emang bisa ya?
Rebadge tp kandungan lokal..
Bukannya rebadge cuman ganti merek doang?

emoticon-Bingung

Quote:


Udah jangan berteman..

emoticon-Leh Uga


Misi numpang lewat...
Quote:


eh salah harusnya remake kali ya.. remake total di Indonesia + ganti brand emoticon-Cendol Ganemoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan
Quote:


Njir..
Merek KUDA yg sesungguhnya..
bukan, tp mainan emoticon-Wagelaseh
emang dulu iya?
SMK pasti berlanjut kok, lanjut kerja atau S1
Diubah oleh saya.kira
Yang disayangkan kemarin Pak Menteri mengelak dan pura2 budek ketika ditanya mesinnya buatan mana. Padahal kendatipun buatan china, kita ga perlu malu. Karena memang pembuatan mesin itu RnDnya ga main-main. Negara berkembang yang bisa bikin mobil itu semuanya dapet cetak biru mesinnya dari industri mobil besar lain, dan kebanyakan mesin-mesin dengan teknologi lama.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
doctorkelinci dan 3 lainnya memberi reputasi
changan changan itu cuma rebranding saja gan. emoticon-Embarrassment
profile-picture
jagotorpedo memberi reputasi
Heh kamu yah kritik-kritik
Dasar radikal kamu yah, oposisi, hti, taliban, ichiban, nasbungpret, sakit hati, pesimis, (insert anything here)
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
doctorkelinci dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Melodica.offici
Lihat 2 balasan
ada yg bilang kendaraan gaib emoticon-Ngakak ..
Kenapa Om Fitra Eri gak diundang review ya? emoticon-Bingung padahal Aston Martin aja mau release produk jauh2 undang om fitra ke jerman
setelah kusam dan cebong dah capek mbacot
profile-picture
profile-picture
yodhaime dan areszzjay memberi reputasi
dibodohi mukidi dan masih dipercaya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Anti.mukidi dan 6 lainnya memberi reputasi
semoga laku keras di pasaran. emoticon-Big Grin
tapi semoga jalanan gak semakin macet
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di