alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Suka Nyinyirin Sri Mulyani Soal Utang? Coba Lihat Faktanya
4.76 stars - based on 17 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d6c9398349d0f205734ac92/suka-nyinyirin-sri-mulyani-soal-utang-coba-lihat-faktanya

Suka Nyinyirin Sri Mulyani Soal Utang? Coba Lihat Faktanya

Suka Nyinyirin Sri Mulyani Soal Utang? Coba Lihat Faktanya
Foto: Surprise Sri Mulyani di Holding Room Mezzanine Kemenkeu

Jakarta, CNBC Indonesia - Pada awal Februari 2019, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuliskan sebuah puisi yang kemudian diunggah ke akun Facebook-nya. Puisi tersebut merupakan respons dari Sri Mulyani atas serangan dari Prabowo Subianto yang menyebutnya 'Menteri pencetak Utang'.

"Kalau menurut saya, jangan disebut lagi-lah ada Menteri Keuangan, mungkin Menteri Pencetak Utang. Bangga untuk utang, yang suruh bayar orang lain," ujar Prabowo pada Januari silam, kala dirinya sedang bertarung dalam kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2019.

Kutipan di atas penggalan bagian akhir dari puisi nan-emosional yang dituliskan oleh wanita kelahiran 26 Agustus 1962 tersebut.

Rasanya, semua orang akan setuju bahwa Sri Mulyani Indrawati merupakan sosok penghuni kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang paling banyak disorot.

Maklum saja, dirinya merupakan arsitek keuangan republik ini. Maju-tidaknya Indonesia, sejahtera-tidak rakyatnya, akan sangat ditentukan oleh kebijakan yang diambil oleh Sri Mulyani yang sempat memegang posisi prestigius yakni Direktur Pelaksana Bank Dunia, sebelum pada akhirnya Jokowi berhasil mengetuk hatinya untuk kembali menjadi Menteri Keuangan pada Juli 2016 silam.

Seperti yang diketahui, sebelum kembali ke Indonesia untuk menjadi Menteri Keuangan lagi, Sri Mulyani sempat menjabat posisi yang sama di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Salah satu sorotan yang banyak diberikan masyarakat ke Sri Mulyani memang terkait dengan utang. Penyebabnya, tambahan utang pemerintah di era Jokowi terbilang pesat jika dibandingkan dengan era pemerintahan sebelumnya.

Pada periode satu Presiden SBY (2005-2009), tercatat tambahan utang pemerintah pusat adalah senilai Rp 291 triliun. Beralih ke periode satu Presiden Jokowi (2015-2019), tambahan utang pemerintah pusat meroket menjadi Rp 1.995 triliun. Data untuk tahun 2019 yang digunakan barulah data hingga Juli 2019. Dipastikan sampai akhir tahun 2019, tambahan utang di periode satu Jokowi akan semakin besar.

Suka Nyinyirin Sri Mulyani Soal Utang? Coba Lihat Faktanya

*data untuk tahun 2019 adalah per bulan Juli
Chart: Anthony Kevin Source: Kementerian Keuangan Republik Indonesia, CNBC Indonesia


Banyak sekali masyarakat yang suka 'nyinyir' terkait tambahan utang di era Sri Mulyani.

"Hahahaha ga ada cara selain ngutang apa bagusnya kamu jadi menkeu."

"Kalau kau berhutang, kami yang bayar. Ooo.. Terima kasih wahai ibu mentri. Karena jasa mu lah, kami semua rakyat Indonesia punya hutang 13 juta rupiah per kepala."

"Kau bangun Jalan tol, yang hanya dinikmati golongan menengah keatas. Rakyat kecil yang menanggung utangnya, kau naikkan tarif listrik tanpa pandang bulu, BBM kau naikkan. Segala hajat hidup orang banyak kau pajaki. BPJS kau suruh bayar kami yang tak mampu. Sudahilah, kami lelah melihat kalian. 2019 ganti presiden."

Demikian beberapa 'nyinyiran' yang diposting di kolom komentar CNBC Indonesia dan ditujukan ke Sri Mulyani.

Tapi, apa iya Sri Mulyani itu gegabah dalam masalah pengelolaan utang?

Dunia Ini Berjalan Dengan Defisit Fiskal

Spoiler for 1:


Perekonomian Dunia Sedang Lesu

Spoiler for 2:


Utangnya Untuk Apa?

Spoiler for 3:


Utang Itu Hal Biasa

Spoiler for 4:




Emang resiko jadi Menkeu ambil kebijakan berhutang pasti dianggap negatif sama masyarakat. Tapi, melihat isi dari artikel tersebut nampaknya masyarakat harus ubah cara memandang utang dalam kegiatan perekonomian skala makro.

Jadi balik ke pertanyaan awal, masih pengen nyinyirin Sri Mulyani soal utang Gan?
Hehe..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
thanjer4 dan 59 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 17
Hutang klo untuk hal2 yg produktif dan untuk kepentingan rakyat ya bisa di maklumi..
Tp ingat,Hutang hrs dibayar..

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
melvin2004 dan 9 lainnya memberi reputasi
saiya ndak suka nyinyir kok bray
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mulivw dan 2 lainnya memberi reputasi
baguslah banyak hutang itu artinya hutang nya banyak emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nandalubis182 dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Gak etis nyinyir disaat paylater di smartphone antri untuk dibayar emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mubafirs dan 11 lainnya memberi reputasi
Balasan post fuckinghandsome
Suka Nyinyirin Sri Mulyani Soal Utang? Coba Lihat Faktanya

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
latsyrc dan 4 lainnya memberi reputasi
Faktanya hutang meroket
profile-picture
profile-picture
profile-picture
skull18 dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
nasbung kampret sumbu pendek mana ngerti yg beginian ?? emoticon-Big Grin
rasio utang, realisasi penerimaan pajak, tingkat perekonomian,
makanan apa itu ??
mrk kan taunya nominal aja...

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
la6usta dan 24 lainnya memberi reputasi
Org Indo mah liat sampulnya aja
"Hutang gede itu jelek"


Pdhal belum tentu yg nyinyir itu bebas hutangemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nempu dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Luar biasa SMI, Menkeu terbaik
profile-picture
profile-picture
profile-picture
arsivilover dan 7 lainnya memberi reputasi
uwooogh 😱😱😱😱
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
yg penting nyinyirlah, persetan dgn konteks
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fikarzz dan 5 lainnya memberi reputasi
nanti akhirnya begini

Suka Nyinyirin Sri Mulyani Soal Utang? Coba Lihat Faktanya
profile-picture
profile-picture
hilmiazizi19 dan gabener.edan memberi reputasi
Balasan post areszzjay
Org Indo mah liat sampulnya aja
"Hutang gede itu bagus"

padahal emang bener hidup itu nikmat kalo HUTANG BANYAK emoticon-Smilie

profile-picture
profile-picture
profile-picture
fikarzz dan 2 lainnya memberi reputasi
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (Q. S. Al-Baqarah ayat 245).

Pantes cina makin makmur karena kita berhutang sama mereka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gebolextreme dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh failedtadpole
Lihat 1 balasan
Iya, kalau gitu ngutang terus aja yang banyak ya bong? emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
kalau nanti gagal bayar terus dijual di akuisisi negara lain deh. atau dipaksa pake mata uang negara lain, yuan china contohnya. emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
Quote:


Jangan lupa juga kalau utang negara digunakan buat ngegaji PNS
Quote:


Jangan lupa juga hutang swasta dan bumn yang ga disebut


Quote:


Utang Luar Negeri RI Naik 10,1 Persen
https://money.kompas.com/read/2019/0...ersen?page=all


Dikasih bukti dari sumber terpercaya pun, para ebong kelojotan pada lempar bata. Ga apa apa. Semakin menunjukkan kegoblokan kalean. emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
esaka.kedua dan 26 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh jkwselalub3n4r
Selama terkalkulasi, tidak merugikan masyarakat, dan untuk hal-hal yang bertujuan memajukan bangsa sih ga masalah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
slowmotto dan 2 lainnya memberi reputasi
Ya penjelasannya ada yg ga apple to apple juga.

Misal, hutang Jepang gede tapi proporsinya lbh banyak hutang dalam negeri & dari swasta.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gebolextreme dan 2 lainnya memberi reputasi
PDIP Sebut Sri Mulyani Agen IMF

JAKARTA - Tak mudah bagi Sri Mulyani menjadi capres

Setelah namanya mengapung, menyusul diluncurkannya website pribadi berslogan I"ll Be Back, kini mulai muncul gesekanKomentar negatif datang dari PDIP

Sikap berjarak PDIP itu tak hanya berkaitan dengan kasus Century yang melibatkan mantan menteri keuangan tersebutPDIP juga mempersoalkan aliran ideologi Sri Mulyani, yang dituding sudah sangat liberal"Sri Mulyani adalah ekonom beraliran liberal," kata Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto saat dihubungi, Minggu (3/10)


Dia menyebut Sri Mulyani sebagai sosok yang sangat propasar dan membawa spirit individualismeBila sampai dipimpin Sri Mulyani, Bambang khawatir negara hanya dimanfaatkan sebagai regulator untuk memfasilitasi visi liberalisme tersebut.
"Sebagai pribadi, dia menarikTapi, pikirannya jelas tidak akan paralel dengan Pancasila," kritik Bambang yang juga sekretaris Fraksi PDIP di DPR itu.


Dia menambahkan, Sri Mulyani pun bukan pribadi yang berdaulatBambang mencontohkan, begitu tersandung kasus Century, Sri Mulyani langsung ditarik IMF tanpa melamarSejak 1 Juni 2010, perempuan kelahiran Lampung, 26 Agustus 1962, itu memang resmi menjabat managing director IMF (Bank Dunia) di Washington.

"Sri Mulyani mengakui sendiri ituDia tidak bisa berbuat apa-apaJadi, apa opini kita atas fakta tersebut?" pancing dia.

Bambang menegaskan, sikap Sri Mulyani tidak bisa dilepaskan dari IMF"Kesimpulan sederhananya, SMI (Sri Mulyani, Red) agen IMFMasak, kita tega menyerahkan kepemimpinan negara kepada orang yang tidak punya daulat terhadap diri sendiri? Yang benar saja," ucap dia.

Wasekjen DPP PKS Mahfudz Siddiq bersikap sebaliknyaDia tidak terlalu mempersoalkan pencalonan Sri Mulyani sebagai presidenDia malah mendorong doktor ekonomi lulusan University of Illinois, AS, itu, segera bergabung dengan partai politik"Bagus, ada yang mulai ambil ancang-ancang untuk maju sebagai capresKalau mau serius, saya sarankan mulai sekarang bergabung dengan salah satu parpolAda banyak parpol, tinggal pilih," papar mantan wakil ketua pansus angket Century yang kini didapuk fraksinya menjadi ketua Komisi I DPR itu.

Menurut dia, dalam kasus Century, sebenarnya banyak pihak yang yakin bahwa Sri Mulyani secara pribadi tidak korupsi, tidak menerima suap, dan tidak melakukan hal-hal tercelaMeski begitu, dalam posisi sebagai pejabat politik, bisa jadi Sri Mulyani mengambil kebijakan yang koruptif atau menguntungkan pihak-pihak tertentu"Itu yang dipersoalkan," ujar dia.

Karena itu, dia menegaskan, sepanjang proses hukum belum final, tidak boleh ada hak politik warga negara yang dibelenggu"Kalau proses hukum di KPK menyatakan bersalah, ada konsekuensi hukumDi situ, kita baru bisa menilai," terang dia(pri/c11tof)

https://www.jpnn.com/news/pdip-sebut-sri-mulyani-agen-imf


Sudah sana jilat dulu pantat mamak banteng mu itu emoticon-Busa:



Suka Nyinyirin Sri Mulyani Soal Utang? Coba Lihat Faktanya


Kasihanlah wong cilik kena tipu terus! emoticon-Frown




emoticon-Ngacir




profile-picture
profile-picture
profile-picture
esaka.kedua dan 16 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh sniper2777
persis pepatah dari negri himalaya
banyak utang banyak rejeki
Makanya bantu pemerintah

dengan membayar pajak

emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fikarzz dan 4 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 17


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di