alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
5 Kisah Toleransi Keluarga Beda Agama
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d608aeb5cf6c4160a5a0d63/5-kisah-toleransi-keluarga-beda-agama

5 Kisah Toleransi Keluarga Beda Agama

5 Kisah Toleransi Keluarga Beda Agama


5 Kisah Toleransi Keluarga Beda Agama

Kriss Hatta dan ayahnya yang berbeda agama (Foto: Giovani/kumparan)

Belakangan ini, isu toleransi menjadi topik yang hangat dibicarakan publik. Namun, termasuk soal perbedaan agama.




ADVERTISEMENT



Tidak hanya dalam masyarakat luas, perkara beda agama ini bahkan juga bisa ditemukan dalam sebuah keluarga yang notabenenya merupakan lingkup yang kecil. Tidak hanya dua agama, seperti ketika agama sang anak berbeda dengan agama yang dianut orang tuanya, bahkan ada juga yang sampai tiga agama sekaligus dalam satu keluarga.




Berikut lima kisah satu keluarga tiga agama yang harmonis dan menjunjung tinggi toleransi, dirangkum dari berbagai sumber.




1. Keluarga Ignasius Jonan




5 Kisah Toleransi Keluarga Beda Agama

Muhammad Yusuf, Dessy Fatmawati, dan Ignasius Jonan. (Foto: Dok. Hadi Djuraid)

Keluarga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan bisa menjadi contoh toleransi beragama. Keluarga pria yang pernah menjabat Menteri Perhubungan Indonesia itu ternyata menganut agama yang berbeda-beda.




Dari enam bersaudara, Jonan seorang Katolik, sementara adik ke-tiganya, Yusuf menjadi mualaf. Tidak hanya itu, Jonan juga memiliki adik perempuan yang menganut Hindu. Kendati demikian, hubungan mereka tetap harmonis meski berbeda agama.




ADVERTISEMENT



2. Keluarga Halim di Bantul, Yogyakarta




5 Kisah Toleransi Keluarga Beda Agama

Keluarga Halim di Bantul, DIY, yang memilik kepercayaan berbeda-beda. (Foto: tangkapan layar YouTube/Veral TV)

Keharmonisan dan toleransi agama juga terlihat dalam keluarga pasangan Djoni Efendi Halim dan Vivi di Bantul, Yogyakarta. Pasangan itu memberikan kebebasan anak-anaknya untuk memilih kepercayaannya masing-masing. Djoni Efendi Halim merupakan penganut Islam, sedangkan istrinya beragama Budha. Sementara itu, anak pertamanya, Sumulyo Halim, menganut Kristen Karismatik dan adiknya, Sujono Halim, menganut Kristen Jawa.




3. Keluarga Dewi Kanti di Cigugur, Jawa Barat



5 Kisah Toleransi Keluarga Beda Agama


Keluarga Dewi Kanti di Cigugur, Jawa Barat. (Foto: tangkapan layar YouTube/Ira Indrawardana)

Dewi Kanti terlahir dari keluarga penerus ajaran Sunda Wiwitan. Ia berdelapan saudara. Kakak sulungnya merupakan pendeta Kristen, kakaknya nomor dua memeluk Katolik, dan nomor tiga muslim. Sementara itu, sisanya, termasuk Dewi Kanti merupakan 'penghayat' atau orang biasa menyebutnya bagi pengikut kepercayaan Sunda Wiwitan.




4. Keluarga Kotong di Bekasi



5 Kisah Toleransi Keluarga Beda Agama


Foto ilustrasi: kumparan

Dalam keluarga mendiang Seman Kotong terdapat kepercayaan yang berbeda-beda. Setidaknya ada tiga agama berbeda dalam keluarga yang berada di Kampung Sawah, Kota Bekasi, ini. Seman Kotong dan istrinya memeluk Kristen Protestan. Berbeda dengan anak-anaknya. Andi Kotong menganut Katolik, sementara adiknya, Nini Kotong, memeluk Islam setelah memutuskan menjadi mualaf sejak tahun 1979.




ADVERTISEMENT



5. Keluarga Kriss Hatta




5 Kisah Toleransi Keluarga Beda Agama

Pemain sinetron Kris Hatta (Foto: Munady Widjaja)

Rupanya, keluarga aktor Kriss Hatta juga memiliki kepercayaan yang berbeda-beda. Sebelumnya, Kriss Hatta memilih menjadi mualaf. Usman, ayahanda Kriss Hatta beragama Budha, sementara sang ibunya Nasrani. Kendati demikian, seluruh anggota keluarganya tetap menghargai kepercayaan masing-masing dan menjunjung tinggi toleransi.




(zhd)

https://m.kumparan.com/berita-heboh/...ma-1riptR1eX6y

Patut dicontoh nih , keluarga wowo nggak masuk tuh ya
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan Jazed memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
kata kampret membiarkan kafir hidup itu sdh termasuk toleransi

btw

Ely cekcok dengan suaminya. Sang suami yang religius merasa risih dengan mertua beda agama. 

Sejak memutuskan pindah agama pada usia 20 tahun, dan sebentar lagi merayakan usia ke-49 pada tahun ini, perjalanan spiritual Ely bukanlah bak jalan tol yang mulus melainkan seperti air laut—bergelombang; pasang dan surut.

Sebelum masuk Islam dan menikah, Ely kabur dari rumah, dua tahun tak pernah bertemu Nenek sampai anaknya pertama Ely berusia enam bulan.

Meski akhirnya berbaikan, permasalahan beda agama sering memantik konflik. Pada awal-awal pernikahan, suaminya melarang Ely berlama-lama jika bertandang ke rumah Nenek. “Enggak baik. Kita sudah beda agama. Nanti ibadahmu susah, makanmu juga mesti dijaga," kata Ely, mengulangi nasihat suaminya bak doktrin bertahun-tahun.
Konflik itu tak cuma antara Ely dan orang terdekatnya tapi dengan batin sendiri. Satu dekade kemudian, anak sulungnya pernah menemukan Ely pingsan sehabis salat magrib. Ely selalu menangis sampai lemas, tak sadarkan diri, bingung bagaimana mendoakan mendiang ayahnya yang baru saja meninggal.

Ayah mertua Ely yang seorang muslim pernah berkata doa seorang muslim tak akan sampai kepada orang selain Islam.


Ely gelisah. Sulit membayangkan ayahnya yang Kristen akan diperlakukan sebagaimana keyakinannya yang baru memperlakukan orang selain Islam. 

https://tirto.id/efSK


profile-picture
ffffffffffffffu memberi reputasi
Diubah oleh nikah6.indehoi9
Lihat 1 balasan
tempat saiya banyak yg gini
Ustad Somad mana ustad Somad ???

Omnya Nabi juga orang kafir koq...

Kalo ga di lindungin dijaga sama omnya udah digeruduk dipersekusi dari awal itu Nabi SAW...

Jangan munafik jangan lupa sejarah...

emoticon-Big Grin
profile-picture
bajier memberi reputasi
jgn kan keluarga,gw KTP ama pasport aja beda agama
emoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
Contoh bagus nih👍
Memang harus kita sadari semua kalo kita hiduo bersama di dunia yg majemuk, ga mungkin kita hidup di goa dg gerombolan sendiri,jangan keberagaman dibilang melemahkan keagamaan, keimanan atau akidah kita. Nonsens lah itu
Mulailah mengucap salam, selamat hari raya atau apapun tata kesopanan pergaulan, jangan kaitkan dg pelemahan akidah
profile-picture
bajier memberi reputasi
Pendeta ini menangis mendapatkan hidayah dan menjadi mualaf setelah mendengar dakwah ustad yahya waloni :



Menit 1:28 seorang pendeta secara spontan membaca syahadat dan menjadi mualaf setelah mendengar dakwah ustad Yahya Waloni



profile-picture
bajier memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Ane juga hidup di keluarga beda agama, malahan ada dua orang om ane yang jadi pemuka agama yang satu jadi ustadz, satu lagi jadi romo

emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga
hati nurani manusia nya atau doktrin agama tersebut ?emoticon-Embarrassment
karena tuhan aja gak temanan n ngakui ama tuhan lainnya, tuhan itu bahkan dikatakan pencemburu seperti ayat 2 10 perintah padang pasir.

Kayak nya klo suatu agama perlu toleran nya kok digebar gemborkan seperti ada gimana gitu, disatu pihak dr agama yg sama menghasilkan byk intoleransi jg emoticon-Embarrassment
karena yg tidak mengenal AGAMA pun tahu toleransi tanpa embel embel. Seperti kasus wanita kafir/ atheist tatoan yg mengadopsi anak afrika yg dibuang suku nya karena dianggap anak haram

https://www.cbsnews.com/news/one-year-later-nigerian-witch-boy-healthy-headed-to-school/

karena kemanusian telah ada sebelum n melampui nilai agama tertentu emoticon-Embarrassment
Diubah oleh FreedomnReality
trit lebay,
menggirng opini seakan2 islam membenarkan perbedaan agama dalam keluarga,


padahal menurut ustad somad hafitz quran lulusan S2 universitas islam terkemuka,
jika ada keluarga yg murtad, sudah harus putus hubungan,
bahkan jika mau silaturamipun harus diusir
dan dalam negara islam harus memenggal kepala mereka








jika ada yg mengatakan ustad somad salah,
nauzubillah, berarti ayat2 alquran ada yg harus dibuang emoticon-Mad (S)


profile-picture
profile-picture
bajier dan ffffffffffffffu memberi reputasi
Diubah oleh paxeza
Kisah inspiratif
Balasan post nikah6.indehoi9
Quote:


Bangcaaaaat!

emoticon-Belgia

profile-picture
profile-picture
bajier dan ffffffffffffffu memberi reputasi
Masalah beda agama di negeri ini itu telah selesai wkt jaman mataram hindu abad 7-8 silam. Ketika perang wangsa sanjaya yg hindu melawan wangsa syailendra yg budha berakhir dgn pernikahan, selesai juga pertikaian 2 agama itu. Dan permasalahan beda agama bukan lagi menjadi masalah bagi kerajaan2 setelahnya, medang, kahuripan, kediri, singosari, majapahit dst.
Kita sudah mengenal toleransi sejak abad 7, dan dipertegas oleh kitab sutasoma jaman majaphit dgn "bhineka tunggal ika".
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Gue punya 3 ipar, yg 2 cokin, mualaf semuaemoticon-Big Grin
Lihat 2 balasan
Quote:


hingga pada suatu hari datang lah negara api
profile-picture
wen12691 memberi reputasi
Balasan post konsie
Quote:


karena ipar lo cokin seimin lo gak jadi benci kan ? karena seukuwah

kalo masi belum ganti krn nikah keluarga lo, benci setengah mampuskan ? emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh nikah6.indehoi9
Keluarga gua.
Uyut bokap turunan cina betawi.
Uyut nyokap sunda.
Yg kristen ada, yg ga beragama ada, yg islam ada.
Kalo natal pada main ke yg natalan.
Kalo idul fitri pada main juga.
Indahnya perbedaan.
Adiknya prabowo itu nasrani, akur semuaemoticon-Malu

Babe ane islam, mama ane nasrani, anenya scientologyemoticon-Ultah
Kakek ane buddha, nenek nasrani
Paman ane jehova witness
Adik ane agnostic, nasrani, ateis ada semua

Akur semuaemoticon-I Love Indonesia
Diubah oleh ushirota
Balasan post nikah6.indehoi9
Quote:




Apa alasan gue tuk benci? norak luemoticon-Big Grin gue bukan orang yg rasisemoticon-Big Grin

Dia mualaf dari SMP, jauh sebelum kenal ade ipar gueemoticon-Big Grin

Balasan post monyet2012
Kacau kek babi hutan ustad nya org islam

profile-picture
profile-picture
nikah6.indehoi9 dan monyet2012 memberi reputasi


Quote:



Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharna Mangrwa emoticon-Nyepi

Berbeda-beda Tapi Tetap Satu (sebab) Tidak Ada Kebaikan Yang Mendua emoticon-Nyepi

Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di