alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5795ad82d4955fba3b9705/boleh-percaya-boleh-tidak-cerita-kehidupan-nyata

boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA

Tampilkan isi Thread
Halaman 9 dari 11
==========================

Kesombongan tidak pernah memasuki hati seseorang tanpa mengakibatkan penurunan derajat pikirannya setara dengan meningkatnya jumlah kesombongan dalam hatinya. Kesulitan mungkin akan menyentuh orang-orang yang beriman, tetapi kesulitan itu tidak akan mempengaruhi orang yang berdzikir.

==============================
==============================

Cita-cita yang tertinggi bagi seseorang manusia ialah kebahagiaan abadi. Dan suatu yang paling utama, ialah jalan kepadanya. Dan tidak akan sampai kepadanya selain dengan ilmu dan amal. Dan tidak akan sampai kepada amal, selain dengan mengetahui cara beramal. Orang yang tidak berilmu, hatinya menjadi sakit dan kematian hatinya itu suatu kemestian. Tetapi, dia tidak menyedari demikian, kerana kecintaan dan kesibukannya dengan dunia, menghilangkan perasaan itu. Sebagaimana takut yang bersangatan kadang-kadang menghilangkan kepedihan luka seketika, meskipun luka itu masih ada.

===============================
==============================

Yahya bin Ma'az berkata : "Sesungguhnya tauhid itu mempunyai nur (cahaya) dan syirik itu mempunyai nar (api). Dan nur tauhid itu lebih membakar segala kejahatan orang-orang yang bertauhid, dari api syirik yang membakar segala kebajikan orang-orang musyrik".

===========================
===============================

Bersabda Nabi saw : "Senantiasalah hambaKu mendekatkan dirinya kepadaKu dengan amal ibadah sunnah, sehingga Aku sayang kepadanya. Apabila Aku telah sayang kepadanya, maka adalah Aku pendengarannya, dimana ia mendengar dengan pendengaran itu." Dirawikan Al-Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah.

==============================
=============================

Tatkala Rasulullah saw. ditanyakan tentang tempat yang terbaik dan yang terburuk di bumi, maka Nabi saw. menjawab : "Laa adrii - Saya tidak tahu". Sehingga datanglah Jibril sa. kepadanya, maka ditanyakannya. Lalu Jibril as. menjawab : "Laa adrii - Saya tidak tahu'" Sehingga ia diberitahukan oleh Allah 'Azza wa Jalla, bahwa tempat yang terbaik, ialah masjid dan tempat yang terburuk ialah pasar.

==============================
==============================

Abu Hafash An-Naisaburi berkata : "Orang alim itu, ialah yang takut pada pertanyaan, dimana ditanyakan kepadanya pada hari qiamat nanti: "Dari manakah penjawaban itu kamu peroleh?".

===============================
Balasan post kotak47
@bototok siap... semoga sehat selalu ya gan.
================================

Kesulitan itu akan mendatangi manusia, sekadar hati manusia itu lupa, semakin manusia itu jauh dari dzikir, maka kesulitan itu akan datang lebih cepat tumbuhnya cendawan di kayu yang lapuk, dan belatung di daging yang membusuk. berbagai kesusahan dan keresahan hidup akan datang tanpa alasan yang musti di pahami

=================================
================================

Orang-orang shaleh itu memandang bahwa memulai berbicara sebelum ditanya, adalah termasuk hawa nafsu yang tersembunyi untuk berbicara.

================================
Balasan post kotak47
Quote:

Aamiin... Semoga sampean juga sehat selalu

=================================

Maut itu teramat dekat, tapi akal selalu menyangka jauh, dan tak pernah sadar kadang sering saat-saat tertentu menyapa kita dengan bilahi/kecelakaan. dan mengingatkan keberadaannya dengan mencabuti nyawa yang ada di sekitar kita, seperti mencabut jamur jerami.

=================================
=================================

Orang shaleh itu makannya seberapa perlu, tidurnya kalau terpaksa dan kata-katanya kalau sudah penting. Artinya mereka tidak berbicara sehingga ditanya. Dan apabila ditanya, lalu mendapat orang-orang yang memadai, niscaya mereka berdiam diri. Dan kalau diperlukan, baru mereka menjawab.

================================
==========================

Nabi SAW bersabda: "Ulama yang jahat, ialah yang datang kepada amir-amir. Amir yang baik, ialah yang datang kepada ulama-ulama".

==========================
============================

Rasulullah saw. berkata : "Ulama itu adalah pemegang amanah Rasul di atas hamba Allah Ta'ala, selama mereka tidak bercampur-baur dengan sultan-sultan. Apabila mereka berbuat yang demikian, maka sesungguhnya mereka telah mengkhianati rasul-rasul. Maka awaslah kamu dan menjauhkan dirilah kamu dari pada mereka!". Hadits ini dirawikan Anas,

============================
===============================

Dan diantara tanda-tanda ulama akhirat itu, tidak ingin kemewahan, makanan, minuman dan pakaian. Tidak ingin pada kecantikan, pada perabot rumah tangga dan tempat tinggal. tapi memilih kesederhanaan pada semuanya itu. Serupa keadaannya dengan ulama salaf, diberi Allah kiranya rakhmat pada mereka sekalian. Dan ingin mencukupkan dengan sedikit dalam segala hal. makin bertambah keinginannya ke arah sedikit, semakin bertambah dekat dengan Allah Ta'ala.

===============================
=================================

Berkata Hatim : "Aku memandang kepada makhluk ini, maka aku melihat masing-masing mempunyai kekasih dan ingin bersama dengan kekasihnya sampai ke kubur. Maka apabila telah sampai ke kubur, niscaya ia berpisah dengan kekasih itu. (1) Diriwayatkan Ibus-Slnni dan Abu Na'im dan Ibnu Abdil Barrdari Abdullah bin AI-Mu saw war dan hadits ini dla'if sekali. 245 Maka aku mengambil perbuatan baik menjadi kekasihku. Maka apabila aku masuk kubur, masuk pulalah kekasihku bersama aku".

=================================
=================================

Bersabda Nabi saw. : Kadang-kadang setan itu menangguhkan kamu dengan ilmu. Lalu bertanya yang hadir : "Ya Rasulullah. Bagaimana yang demikian itu." Menjawab Nabi saw. : "Yaitu, setan itu mengatakan : "Tuntutlah ilmu dan jangan beramal dulu sebelum tahu benar. Maka senantiasalah setan itu berkata demikian bagi ilmu dan menangguhkan terhadap amal perbuatan, sehingga mati yang belajar itu dan tidak beramal".

=================================
=================================

Nabi saw bersabda "Yang binasa dari ummatku ialah orang berilmu yang dhalim dan orang yang beribadah yang bodoh. Kejahatan yang paling jahat ialah kejahatan orang berilmu dan kebaikan yang paling baik ialah kebaikan orang yang berilmu.

=================================
================================

Bersabda Nabi saw. : "Aku lalui pada malam isra'ku pada beberapa kaum yang di sayat bibirya dengan gunting-gunting dari api neraka. Maka aku tanyakan : "Siapakah kamu ini?'.' Mereka menjawab : "Kami adalah orang yang menyuruh dengan kebaikan dan tidak kami kerjakan. Kami melarang dari kejahatan dan kami kerjakan . Dirawikan Ibnu Hibban dari Anas.

================================
================================

Diantara tanda-tanda ulama akhirat itu, tidak bertentangan perbuatannya dengan perkataannya. Bahkan ia tidak menyuruh sesuatu sebelum dia sendiri menjadi orang pertama yang mengerjakannya. Berfirman Allah Ta'ala : "Adakah kamu menyuruh manusia dengan kebaikan dan kamu lupakan akan dirimu sendiri? (S. Al-Baqarah, ayat 44) .

================================
Halaman 9 dari 11


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di