alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5795ad82d4955fba3b9705/boleh-percaya-boleh-tidak-cerita-kehidupan-nyata

boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 11
==========

pintu dari segala kesalahan adalah MENCINTAI DUNIA, ingin hidup abadi lupa kan mati, ingin menang sendiri, loba terhadap harta, membabi buta inginkan kedudukan, benci bila tak di mulyakan, merasa hina bila tak di perhatikan, merasa kalau kesuksesan yang terjadi, tak akan terjadi bila tak ada dia, dialah manusia yang telah di kalahkan nafsunya.

===========
profile-picture
profile-picture
midim7407 dan pernahmuda181 memberi reputasi
============

ada manusia yang sibuk dan sibuk dengan dirinya, kemana-mana bawa rasa curiga, dengan orang lain selalu memperdaya, jika kau tunjukkan jalan, maka dia akan marah, jika kau beri uangpun dia akan merasa di rendahkan, tapi dia bersikap seperti preman, mementingkan diri sendiri, selalu ingin di anggap jadi raja, penguasa, bahkan Tuhan, itulah manusia yang di kuasai nafsu.

===========
profile-picture
profile-picture
midim7407 dan pernahmuda181 memberi reputasi
===========

kau akan jadi yang mana? di jaman ini, orang yang menjalankan sunnah nabi, sudah jadi orang asing di negeri sendiri, dan Al-Qur'an sudah di anggap roman picisan, apakah salah Alloh bila bumi di goncangkan, laut di luapkan kesegala arah daratan, dan segala bala dan kesengsaraan yang ada diwujudkan?

==========
profile-picture
profile-picture
midim7407 dan pernahmuda181 memberi reputasi
==========

juga tak pernah terpikirkan, akan ku alami keperihan yang tak terbayangkan, seperti hatiku telah lepas, musnah oleh segala cabikan, segala upaya telah ku usahakan bertahan, serasa nyawa telah lepas dari badan, dan ku tak punya pijakan, bila Tuhan tak berkasih sayang, sungguh aku ini hanya bangkai di dalam jurang, yang kau gali di antara perjalananku ini,

==========
profile-picture
profile-picture
midim7407 dan pernahmuda181 memberi reputasi
==========

mungkin segala cobaan, sulit pun kan ku coba memahami, hikmah yang tersimpan, lebih besar dari derita yang mengakar, kan ku coba bersabar, walau tiap kali jiwaku tenggelam, dalam duka yang tak tau kapan akan berujung pangkal.

==========
profile-picture
pernahmuda181 memberi reputasi
==========

batin yang gelap ingin menghirup cahaya, jiwa yang sesat, ingin rayapi jalan benar yang nyata, tapi apa daya nyawa telah tak terikat, sekeras apapun di teriaki, dia telah pergi, dan sesal itu seperti kubangan yang tak pernah kering, makin nyata di saat-saat hening.

==========
profile-picture
pernahmuda181 memberi reputasi
==========

keheningan itu tak pernah mengasingkanku, karena aku begitu mengenalnya, seperti ku kenal jari-jari tangan ku, sepi itu mungkin sering di maki, siapa saja, tapi bagiku dia teramat bijaksana, sering mengajakku bermain di gelanggang makrifat, dan sering memberiku petuah yang tak bisa ku dapat kala aku di tengah hiruk pikuk kepalsuan basa basi.

==========
profile-picture
pernahmuda181 memberi reputasi
==========

keraguan jangan jadi penghalang, bersatunya rasa yang terpendam, cinta itu jadikan anugrah, jangan sudutkanmu dalam gundah, juga jangan harap balasan yang setimpal, atas kasih yang kau berikan, biarlah memutih, suci terbalut cahaya, cinta itu akan bersinar menerangi jiwamu.

==========
profile-picture
pernahmuda181 memberi reputasi
==========

jika orang itu seorang muslim, maka tidak akan menggali bumi di bawah dia berdiri, tak akan menebang pohon tempat dia berteduh, dan tak akan makan kecuali dari amal yang dia tanam, dan tak akan minum kecuali air itu suci dari dosa dan kemakruhan.

==========
profile-picture
midim7407 memberi reputasi
==========

biarlah ku susuri pantai-pantai dzikir, dan kalau mungkin tenggelam di lautan makrifat, tenggelam bersama awal tak ada yang mengawali, akhir tak ada yang mengakhiri, tetap tak berubah, tak seperti siapapun dan tak mirip apapun, kekal tak tergoyahkan, mendekat dan menyatu, duhai kekasih aku rindu......Robby..........

==========
==========

udara seperti mengental, membentuk gumpalan angkasa hampa, selubung jiwa, rasa ingin semua orang terdiam, diam, tanpa kata, tanpa suara, tanpa huruf, dan aksara, sepi.....semua diam, entah berdzikir, atau sedang menelusuri kebejatan moral, sepi mungkin aku harus duduk bersila, menghitung tasbih, endapkan hati, telaah jiwa, dan cuci pikiran dari keresahan.

===========
==========

begitu berat jalan yang lurus, bila terbawa perih di sudut dadaku, langkah yang pendek terasa panjang, satu tarikan nafas, seakan ribu perjalanan.....ini harus bisa di lewati, walau sengsara merajam diri (sahabatku, bangkitlah dari keterpurukan)

==========
==========

bebaskan hatimu, terbang lepas di angkasa, kepasrahan sepenuh jiwa, takdir Tuhan menguasa, tempat angin lahir menghembus layarmu jadi dewasa, lalu sirnakan hijab di hati, berbagai keinginan hanya membuat sibuk diri, dan membodohi diri, mengajarkan menduakan keesaaNYA, apakah tak cukup bila doa hanya membentur dada sendiri?

==========
==========

kehalusan budi, ketenangan hati, kekukuhan jiwa, keluasan ilmu, samudra pandangan, berkapal iman, mementang layar tawakal, menunggu hembusan angin takdir, di tiup dari kasih suci, di panjat dengan doa, tujuan bahagia, setiap ombak cobaan, adalah penghantar laju kapal ke depan, indah nian perjalanan menuju Alloh.

==========
==========

jiwa yang lama, akan pergi, dan cahaya baru akan mengganti, begitulah perguliran waktu, jika kita masih di sini, apa yang kita tanam untuk di kenang di dunia ini, saat kita pergi tangis berderai sepenjuru bumi....semua wajah memandang tanah, tangisan iba terkuras sudah, dan orang berkata kenapa begitu cepatnya kau pergi, seakan nafas yang di hisap belum di hembuskan lagi.

==========
==========

pengiring waktu, telah terlupa, yang tinggal KAU di denyut nadi, dan harum wangi surga ku hisap lapangkan dada, gemuruh amarah telah lama pergi, kerelaan untuk terima taqdir adalah pilihan pasti, melegakan pandangan hidup kian jelas pijaran nyata, tak ada yang harus di tepis dan tak ada yang musti di ingat, sebab yang tergaris adalah kehendaknya.

==========
==========

cobaan yang KAU beri, adalah agar KAU tau seberapa sabar diriku, padahal KAU tau, aku tak sesabar itu, beri aku kekuatan untuk bergantung di agungnya kesabaranMU, agar aku jadi yang KAU tetapkan selalu bersamaMU.

==========
==========

apa sebenarnya yang diinginkan orang sehingga suka perang? aku yakin orang yang suka perang pasti otaknya terbelakang. masih seperti anak kecil yang di belikan senapan mainan. lalu di pakai nembaki temannya.

==========
==========

suatu saat manusia akan terjebak seperti semut dalam toples. dunia terlihat jelas di luar tapi kak bisa di sentuh. jalan keluar teramat lebar. tapi menuju jalan keluar itu teramat licin. berbulan mendaki yang didapat tergelincir. dan jatuh

sungguh banyak orang di luar toples. tak satupun mau menolong. dengan beribu alasan ada yang tak ada waktu. ada yang jijik. ada yang takut di gigit. bahkan ada satu menolong tapi menggunakan sepotong kayu. sang semut tak tertolong tapi malah patah kakinya karena terpukul kayu. lalu orang yang lewat melihat semut yang terjebak dengan kaki satu dan luka yang bernanah-nanah. tanpa daya dengan kaki lengkap saja tak bisa keluar dari toples. apalagi dengan kaki satu. tapi semua menertawai. kematian semut menyimpan harapan keluar dari toples.

kata semut di saat menghembuskan nafasnya yang terakhir. ah andai aku di beri kesempatan keluar dari toples celaka ini. aku akan berpesan pada anak cucuku. agar jangan dekat-dekat dengan toples. atau kita perangi pabrik pembuat toples. agar jangan sampai toples pembawa maut ini di ciptakan. atau kita harus menciptakan alat untuk mengupas teka teki toples maut. agar tak ada keluarga dan anak cucu semut jadi korban.

==========
==========

semua harus di lewati, sesempit apapun jalan, seberat apapun beban, dan diri sungguh penuh keterbatasan, tapi bila sampai pada tujuan, semua seperti sekerlingan mata...... bahagia akan menghapus lelah seperti hujan menghapus debu di ujung dedaunan. bertahanlah untuk menang......!

==========
Halaman 3 dari 11


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di