alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS mau ada event baru! Isi survey ini dan dapat badge!
Home / FORUM / All / News / Education /
Aku Ingin Merasakan Pendidikan Zaman Dahulu
4.8 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d53fa6fc0cad7579636c6b7/aku-ingin-merasakan-pendidikan-zaman-dahulu

Aku Ingin Merasakan Pendidikan Zaman Dahulu

Aku Ingin Merasakan Pendidikan Zaman Dahulu

Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wata'ala, sebab sampai detik ini kita masih diberi kesempatan untuk bernafas dan menikmati anugerah lainnya.

Aku Ingin Merasakan Pendidikan Zaman Dahulu
Gambar Disini

Sebagai seorang pelajar yang bisa merasakan pendidikan di negeri tercinta ini, merupakan nikmat yang tiada duanya. Sebab tidak semua orang bisa merasakannya.

Menyikapi adanya pendidikan di zaman sekarang yang kata orang tuaku, sangat jauh berbeda. Ketika aku mengeluh dengan banyaknya tugas, mereka hanya berkata, "bersyukurlah, pendidikan zaman sekarang sudah serba canggih, tidak seperti zaman ayah dan ibu".

Mendengar perkataan itu, tentu dalam hati banyak sekali pertanyaan. Memangnya seperti apa pendidikan di zaman dulu? Apa yang membedakannya? Bukankah sama-sama belajar?

Dulu, sumber materi hanyalah dari guru itu sendiri. Sekarang, sumber pelajaran sudah ada di genggaman tangan. Bahkan jika tidak memiliki buku paket pun tak masalah, sebab materi bisa didapatkan dari internet.

Pernyataan 'dunia berada dalam genggamanmu' sudah tidak diragukan lagi. Jelas-jelas terbukti.

Jangan jauh-jauh ke zaman dulu. Sekarang saja, cara mendidik guru pada muridnya pun sudah terlihat berbeda. Aku rindu belajar dengan mendapatkan penerangan langsung dari guruku. Di mana sang guru menerangkan di depan kelas, berharap semua murid dapat memahami materi dengan baik secara merata.

Sedangkan sekarang? Sudah jarang guru yang seperti itu. SMA rasa perkuliahan, di mana guru hanya datang ke kelas memberikan tugas tanpa menerangkan terlebih dahulu.

Bukan aku tak ingin mandiri. Tapi aku akan merasa yakin dan percaya pada diriku sendiri jika orang yang aku percaya menerangkan di depan kelas. Tak peduli apa kata orang.

Di zaman yang serba canggih, belajarku menjadi kurang, karena lebih tergoda dengan fitur-fitur lain di gawaiku. Sungguh, aku lebih senang menulis daripada belajar yang sesungguhnya.

Kata ayah, zaman dulu, jika tidak hafal perkalian atau pembagian, tidak segan-segan guru memukul atau menghukum agar muridnya mau berusaha menghafal dengan benar. Hasilnya? Meski sudah tua, perkalian dan pembagian itu masih menetap di kepala.

Nah sekarang, ditegur sedikit malah laporan, habis itu diajukan dan guru dianggap telah melanggar aturan. Untuk sekarang tidak bisa seenaknya menghukum anak didik.

Sekalinya nulis, nulis di satu buku sampai penuh, tidak ada kata lupa untuk menghafal. Bahkan, ke kamar mandi pun membawa kertas materinya. Luar biasa!

Sekarang? Malas nulis, tinggal ambil Handphone lalu foto materinya, sampai di rumah malas nyalin ke buku. Kadang aku juga seperti itu. Tapi kini aku sadar bahwa itu tidak baik.

Mengingat anak zaman sekarang yang kebanyakan kritis, hal itu menyebabkan para pendidik harus menjadi figur yang baik untuk anak didiknya. Jika sudah diberikan contoh yang baik, insyaAllah akan berbuah baik juga.

Quote:


Dari Brina untuk event Pendidikan ini, Brina berharap Pendidikan di Indonesia semakin meningkat. Bisa membimbing, memberi contoh dan menciptakan generasi yang kreatif dan inovatif terutama dalam bidang pendidikan.

Aku Ingin Merasakan Pendidikan Zaman Dahulu

Salam Satu Pelajar
Salam Pendidikan Indonesia

15 Agustus 2019


Sumber tulisan : Opini Pribadi
emoticon-I Love Kaskusemoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
YulianAnggita dan 18 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
jangan suka bolos sekolaj
ayo belajar yang giat
lebih senang nulis di kaskus daripada ngerjain tugas hahahaah
profile-picture
profile-picture
mbakendut dan evywahyuni memberi reputasi
siaaap
profile-picture
brina313 memberi reputasi
Quote:


Waah, lebih seneng di kaskus daripada ngerjain PR sekolah, rupanyaemoticon-Leh Uga
profile-picture
brina313 memberi reputasi
Quote:


Iya bunda. Gak berhenti main kaskus kalo belom dimarahin wkwkw
Quote:


Kuy kuy kuy ngaskus
Quote:


Ayo seimbangkanemoticon-Toast
profile-picture
brina313 memberi reputasi
Quote:


Iyaaa tapi gak sukaaa
Sukanya ngaskus
Quote:


Nggak apa2 sekali2 karena bolos sekolah itu akan jadi kenangan indah saat tua nantiemoticon-Ngakak
profile-picture
brina313 memberi reputasi
betul kok. aku sering denger cerita oom oom yg kuliah di jaman skripsi pake mesin tik.

menangis setiap revisi. tidak ada backspace kala itu.
profile-picture
brina313 memberi reputasi
Quote:


Siaaaaapppppdeh..

Quote:


Mengerikan yaah. Banyak bersyukur deh !
profile-picture
agungdar2494 memberi reputasi
Gapapa, follow your passion
profile-picture
brina313 memberi reputasi
Quote:


Jangan bolos, harus rajin belajar biar pinter emoticon-Angel
profile-picture
brina313 memberi reputasi
Quote:


Of course. InsyaAllah

Quote:


Iyaaa kakak. Siaaapppemoticon-Goyang
Sistem pendidikan kita sampe saat ini kan buat mencetak labor yak, coba deh tengok yg udah maju, mana ada tu kek gini
profile-picture
brina313 memberi reputasi
Quote:


Hayuklaah... Bunda juga bljr lagi dari awal. emoticon-Peluk
profile-picture
brina313 memberi reputasi
Quote:


Yang penting aku bahagia deh hahaha

Quote:


Iyaaa bunda sama sama belajaaar
wah, gue kok malah seneng dengan pendidikan zaman sekarang ya ?
kan jauh lebih mudah, thanks to the advance of technology.

Dipukul penggaris kayu oleh guru ? gue dulu ngga termasuk murid yg dipukul guru, tapi alhamdulillaah perkalian dan segala matematika SD sampe sekarang masih inget kok. Alhamdulillaah di saat dulu temen2 anak gue pada ikut bimbel utk UN SD, anak gue mah ikut bimbel privat ke gue emoticon-Big Grin Gratis.
Jangan karena sekarang guru bisa diaduin oleh murid lantas dibilang pendidikan sekarang jadi mundur. Kan guru juga manusia, bisa khilaf juga, bisa salah juga.
Anak sekarang mainan gawai ? setiap generasi ada "mainannya" sendiri2 kok. Permainan elektronis jaman gue kecil adalah console Atari, game and watch. Permainan tradisionalnya : petak umpet, petak jongkok, main benteng, galasin, layangan. adu biji karet, maen gambaran, maen gundu, dsb.
Ke mana2 baca gawai ? kami dulu juga ke mana2 baca komik, kok.

Intinya gini, lah, serupa dengan trit2 yg "membangga-banggakan" generasi 90-an dsb, setiap zaman ada plus minusnya.
Sekarang? Malas nulis, tinggal ambil Handphone lalu foto materinya, sampai di rumah malas nyalin ke buku. Kadang aku juga seperti itu. Tapi kini aku sadar bahwa itu tidak baik.

ane juga dulu gini nih, makanya lebih milih buat nga moto materi karena cuma bakalan dihapus doang mending ditulis at least masih inget apa yang ditulis
profile-picture
brina313 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di