alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
KABUT ASAP 2019: Fakta Mencengangkan Karhutla Kalteng!
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d53c2c9349d0f0ce45ec28f/kabut-asap-2019-fakta-mencengangkan-karhutla-kalteng

KABUT ASAP 2019: Fakta Mencengangkan Karhutla Kalteng!

.....Hallo gan .....emoticon-I Love Indonesia 
Ini Threat pertama saya. maaf kalo kurang bagus ..
Untuk menyambut Hari kemerdekaan Ke - 74 Republik Indonesia. Saya mau buat tulisan yang cukup menarik dan yang terjadi di Kota saya sekarang.
Andaikata ada salah kata atau informasi. Tolong komentarnya emoticon-Cendol Gan


Dalam beberapa bulan ini Palangka Raya diselimuti kabut asap. menurut info yang di dapat juga bahwa sebelum kita tahu ada kejadian Karhutla, ternyata banyak hal - hal besar yang tidak tertangkap oleh kita semua. Info ini didapat berdasarkan yang kami himpun dari berbagai sumber di lapangan seperti BNPB, PMI, Balakar, BASARNAS, Walhi, BOSF, pantau gambut dan pemerintah setempat.

Ini beberapa fakta yang cukup mencengangkan terkait Karhutla atau kebakaran hutan Kalimantan Tengah 2019: 

KABUT ASAP 2019: Fakta Mencengangkan Karhutla Kalteng!

1. Kebakaran dimulai pada Januari 2019
Kebakaran hutan ini ternyata terjadi sejak awal tahun 2019 ini di beberapa kabupaten di kalimantan tengah. Namun kami belum mendapatkan info kapan terjadinya dan dimana lokasi awal dari kebakaran ini terjadi. Kalimantan tengah memiliki 13 kabupaten dan 1 kota, sehingga cukup sulit untuk di lacak.

2. Status dan jumlah kasus terbanyak di tahun 2019
Terhitung dari Januari hingga Agustus ini, lahan yang terbakar sudah 2500,45 (Ha) dengan sebaran hotspot 2779 dan kejadian kebakaran mencapai 775 kali kejadian. 

3. Api, asap, dan air membentuk Angin Puting Beliung!
Tepat pada hari raya idul Adha berlokasi di daerah Kalampangan sebuah angin puting beliung yang terbentuk dari asap, air, dan api secara sekaligus. Besarnya tidak tanggung- tanggung. Namun dari yang terlihat tidak diketahui pasti berapa lama angin puting beliung tersebut terbentuk.

KABUT ASAP 2019: Fakta Mencengangkan Karhutla Kalteng!


4.  ISPU Kota masuk level BERBAHAYA!
Kota Palangka Raya memiliki ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara) yang bertujuan untuk menghitung pencemaran udara. Di akhir bulan juli (Kalo ga salah ingat ya) baru bisa hidup dan beberapa hari kemudian menunjukkan level berbahaya. Hal ini bikin kaget semua masyarakat. Pasalnya ISPU masih mati, tapi pas hidup level nya langsung masuk ke level berbahaya.

KABUT ASAP 2019: Fakta Mencengangkan Karhutla Kalteng!



5. Dekat dengan kawasan konservasi lahan milik BOSF 
BOSF (Borneo Orangutan Survival Foundation) memiliki lahan konservasi hutan hujan yang dilindungi yang bertujuan untuk melindungi habitat orang utan di seluruh pulau kalimantan. bermarkas di Nyaru Menteng Kota Palangka Raya dan di Kaltim wilayah ini merupakan wilayah yang tidak boleh dibakar lahan atau dibangun bangunan yang intinya tidak boleh dirusak oleh pihak manapun. Salah satu kebakaran berjarak hanya 500m dari pusat rehabilitasi orangutan di Palangka Raya. Pihak BOSF pun melakukan publikasi dan tindakan hingga mengundang simpati pihak luar. Selain BOSF ada beberapa organisasi luar negeri (NGO) dan dalam negeri yang beroperasi untuk melindungi ekosistem dan habitat yang fasilitasnya ada di Palangka Raya, diantaranya adalah Kalaweit (prancis), Walhi Kalteng (indonesia), Greenpeace (Belanda), dan  BNF.


6. Helikopter Water Bomber siram rumah warga
Kejadian aneh terjadi di awal bulan agustus 2019 yaitu saat dimana helikopter water bomber menyiram dua rumah warga yang sangat dekat dengan lokasi kebakaran. Belum diketahui maksud dan tujuan dari penyiraman itu. Ada yang mengatakan jika pilot nya kelelahan, jarak pandang udara tidak terlihat. Namun ada juga yang mengatakan bahwa agar api tidak menyebar ke arah rumah warga karena jaraknya sangat dekat dengan 
perumahan warga atau agar suhu rumah tetap stabil demi menghindari percikan api.

KABUT ASAP 2019: Fakta Mencengangkan Karhutla Kalteng!

7. Dikepung oleh api
Sebuah foto dan video menunjukkan bahwa palangka raya dikelilingi oleh kobaran api

8. Bue VS Kobaran Api dan benteng terakhir
Sebuah video viral menunjukkan Bue dan beberapa warga bertarung melawan api hanya dengan berbekal sebuah ember air dan pasir. Di dalam video tersebut diperlihatkan perjuangan Bue beserta warga yang melawan api ratusan hektar tersebut sampai kehabisan air hingga akhirnya mereka membuat sebuah parit sebagai benteng terakhir untuk menghentikan pergerakan api yang sangat cepat.


Hingga saat ini semua LSM dan Pemerintah masih berjuang menghentikan api dan banyak organisasi yang turun ke lapangan untuk membantu warga. ISPU masih di level berbahaya dan kabut asap masih terus menerus bertambah parah.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Heran gua sama nasbung

Dikit dikit salah jokowi

Anjing emang
salah wowo ini
coba di periksa , jangan2 lahan wowo yang di bakar , gara2 nasbung sakit hati ditinggal wowo emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
kalo gubernurnya seimin sih ngga akan dibully

yg penting bahagia warganya
Kayak gini dah gak bisa dibiarin !! Sudah berkali kali kebakaran hutan

Pemerintah indonesia mending pakai cara brutal presiden duterte dari filipina untuk memerangi narkoba , misal kalau ada perusahaan sawit yang ketahuan bertanggung jawab bikin kabut asap segera tembak mati pelakunya ditempat !!! Kali ini Persetan dengan ham !!

Sudah banyak orang kalimantan dan sumatra kena ISPA gara gara perusahaan rakus pembakar hutan !! Bolongi aja jidatnya !!
profile-picture
tepsuzot memberi reputasi
"KARHUTLA"sering dengar di berita ane kira lembaga kehutan baru ternyataemoticon-Hammer2
masih ada ya kebakaran utan? emoticon-Bingung
Quote:

terguncang ya
ups
Quote:

cuma asep emak emak masak gan tenang aja, ga ada kebakaran.
emoticon-Ngakak
coba datangkan anies dong sapa tau dikeluarkan ingub batas usia pohon dihutan dapat meminimalisir kabut asap polusi emoticon-Leh Uga
Lah di pinggir jalan aja ada yg bakar lahan dibiarin sampe tetangganya ibu2 curhat di medsos ga ada tindakan apa2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di