alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Harga Biji Kopi Merosot, Petani Bengkulu Tebangi Pohon Kopi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d53a776e83c720aed289ecf/harga-biji-kopi-merosot-petani-bengkulu-tebangi-pohon-kopi

Harga Biji Kopi Merosot, Petani Bengkulu Tebangi Pohon Kopi


Wednesday, 14 Aug 2019 07:42 WIB

Petani di Bengkulu menebangi pohon kopinya sebagai bentuk protes soal harga kopi.
Red: Reiny Dwinanda

Harga Biji Kopi Merosot, Petani Bengkulu Tebangi Pohon Kopi
Antara/Ahmad Subaidi

REPUBLIKA.CO.ID, REJANG LEBONG -- Rendahnya harga jual biji kopi di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu sejak beberapa bulan belakangan membuat sejumlah petani di daerah itu gusar. Mereka pun menebangi tanaman kopi di kebunnya.

"Ini sebagai bentuk protes atas rendahnya harga jual biji kopi kering di tingkat petani, saat ini harga biji kopi kering Rp 15 ribu per kg, harganya turun dari sebelumnya berkisar dari Rp 22 ribu per kg," kata Sudirman, salah seorang petani kopi di Desa IV Suku Menanti, Kecamatan Sindang Dataran, Selasa.

Turunnya harga jual biji kopi membuat semangat petani kopi mengendur. Jika harganya terus anjlok, tidak menutup kemungkinan mereka akan beralih menanam tanaman palawija maupun jenis tanaman lainnya.

Penurunan harga jual biji kopi di tingkat petani itu sangat berdampak pada kehidupan petani. Apalagi, produksi biji kopi yang dihasilkan kebun mereka juga sedang menurun akibat pengaruh cuaca.

Usaha menjadi petani kopi mayoritas dilakoni warga Desa IV Suku Menanti secara turun temurun. Namun, rendahnya harga jual biji kopi kali ini membuat mereka tergoda untuk berpaling menanam aneka jenis sayuran yang saat ini harganya sedang mahal, seperti cabai merah, cabai rawit, dan beberapa jenis sayuran lainnya.

"Harga kopi turun sejak sebulan belakangan ini dari Rp 22 ribu menjadi Rp 17 ribu dan kemudian turun lagi menjadi Rp 15 ribu per kg untuk kualitas rendah dan kualitas bagus Rp 16 ribu per kg," urai Sudirman.

Selain mengeluhkan terjadinya penurunan harga, petani di Desa IV Suku Menanti juga was-was karena banyak pedagang pengepul tidak membeli kopi mereka. Kalau pun ada yang membeli, tidak langsung dibayar tetapi menunggu kopinya dibeli tauke kopi.

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, menurut Sudirman, anjloknya harga kopi ini akibat masuknya kopi dari Vietnam yang kemudian diekspor oleh pengusaha kopi ke luar negeri. Mereka melakukan trik itu karena harga kopi dari Vietnam lebih murah dan kualitasnya sama dengan yang dihasilkan petani Indonesia.

"Berdasarkan informasi yang kami terima karena banyak kopi impor dari Vietnam yang masuk ke Indonesia dengan harga murah sehingga kopi lokal kalah, tetapi itu benar atau tidak kami belum tahu," kata Sudirman.

Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong, M Yusuf saat dikofirmasi belum mengetahui adanya petani di Desa IV Suku Menanti, Kecamatan Sindang Dataran yang menebangi tanaman kopi mereka.

"Besok tim kami dari dinas akan mengecek ke lapangan tentang informasi tersebut, setelah ada hasil dari lapangan akan kami beritahukan," kata dia.

sumber : Antara

https://www.republika.co.id/berita/p...ngi-pohon-kopi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Ganti kapas aja.
Indonesia importir kapas. Kedelai.
Apalagi, produksi biji kopi yang dihasilkan kebun mereka juga sedang menurun akibat pengaruh cuaca.

...

Kebayang tukang ojek pendapatannya turun, trus motornya ditebang.. eh dibakar.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
entecavir dan 3 lainnya memberi reputasi
sayang amat di tebang , kalo gak di tanem pohon kelapa saja lumayan jualnya per butir bukan per kilo
Tanam cabe sana, cabe lg mahal mahalnya..tapi kalo turun jangan pakai acara mewek lagi
ngeri juga daya saing vietnam ini,
harus pandai2 branding varietas ini.
namanya usaha ya ada pasang surutnya. bandingin sm jaman orba, si tompel anaknya big boss malah nyuruh petani bakar cengkeh biar harganya naek, sementara dia sendiri nimbun sembari nunggu harga naik
wah petaninya pada frustasi nih
Bentuk protes dari petani kopi karena harga jual biji kopi rendah beberapa bulan terakhir. Seng sabar ya
sayang sekali nih
punyak saiya aja baru pentil ini
mayan beli belom ada setahun taroh di planter bag malah langsung kembang n penthil


Harga Biji Kopi Merosot, Petani Bengkulu Tebangi Pohon Kopi[img]
Lihat 1 balasan
Meanwhile, those fancy coffeehouse is growing
emoticon-Baby Boy
Ane pernah diceritain sama seorang perangkat desa di Sulawesi bhw ada seorang petani yg selalu sukses panen dgn harga komoditi yg jg selalu bagus, kuncinya: dgn tdk mengikuti arus. Jd saat petani lain nanam jagung dia malah nanam kacang, saat petani lain beralih ke kacang dia ganti nanam cabe. Dgn metode ini si petani hampir nggak pernah direpotkan dgn hama tikus krn tikus selalu menyerang tanaman yg lebih banyak. Alhasil panenan si petani selalu optimal dan harga jualnya selalu bagus krn disaat pasar banjir komoditi tertentu akibat panen raya dia malah jualan komoditi yg suplai nya nggak banyak.
Balasan post masmomon
terus aja gan, setau ane biji kopi itu tahan lama kalau udah di keringin/di jemur. nyokap ane pernah nyimpan biji kopi ampe setahun. karna kopi kita gak banyak, jadi panen dikit gak langsung dijual, apalagi kalau turun harganya. tp pas lagi naik baru nyokap jual semua.
profile-picture
masmomon memberi reputasi
Diubah oleh amatir30
Tolol.. Emosi sesaat ampe segitunya..
Hadeeeeh..
Ah, pendek pikiran, kalo mereka beralih ketanaman macem cabe merah, dll sama aja bohong bakal jatuh juga harganya saat panen raya karena surplus hasil panen.. Pertahanin aja deh, 15 ribu masih berharga nanti mungkin bisa kembali normal sabar2 aja..
Diubah oleh aliensia


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di