alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
DPRD DKI Setujui Penambahan Dana untuk Hunian DP 0 Sebesar 800 Miliar
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d536ceda72768243433f3fc/dprd-dki-setujui-penambahan-dana-untuk-hunian-dp-0-sebesar-800-miliar

DPRD DKI Setujui Penambahan Dana untuk Hunian DP 0 Sebesar 800 Miliar



Ryana Aryadita Umasugi Kompas.com - 13/08/2019, 23:12 WIB

https://megapolitan.kompas.com/read/...sar-800-miliar
 
 JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyetujui anggaran yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait usulan penyertaan modal daerah (PMD) PT Pembangunan Sarana Jaya untuk pengadaan lahan hunian DP 0 rupiah. Anggaran ini disetujui dalam pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) untuk rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019. Anggaran PMD yang disetujui sebesar Rp 800 miliar untuk pengadaan lahan hunian DP 0 rupiah. "Itu termasuk yang disetujui oleh Komisi B Komisi C dan juga Badan Anggaran jadi rasanya DPRD mendorong DP 0 lebih luas," ucap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana saat ditemui seusai rapat anggaran KUPA-PPAS di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).

Meski demikian, pengajuan anggaran ini sempat disoroti oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Prasetio mengingatkan Pemprov DKI untuk bisa menggunakan hunian DP 0 rupiah secara tepat sasaran kepada masyarakat menengah ke bawah. Saat itu Pras mengusulkan agar hunian DP 0 rupiah selanjutnya setelah Klapa Village tak perlu memiliki parkiran mobil. "Soal parkir mobil itu perlu digaris bawah supaya tidak ada masyarakat yang tidak berpunya justru memiliki rumah DP 0. Justru pemprov mendorong agar masyarakat bawah memiliki rumah. Jangn sampai beralih ke masyarakat yang menengah ke atas," kata Triwisaksana. Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta membacakan usulan PMD yang diajukan Badan Usaha Milik Daerah dalam rapat KUPA-PPAS 2019 Senin (12/8/2019) kemarin.

BUMD yang mengajukan PMD pada APBD-P 2019 ini salah satunya adalah PT Pembangunan Sarana Jaya. Sarana Jaya mengajukan PMD sebesar Rp 800 miliar untuk pengadaan lahan hunian DP 0 rupiah. Dengan adanya PMD ini maka anggaran APBD 2019 yang sebelumnya sebesar Rp 1,8 triliun menjadi Rp 2,6 triliun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "DPRD DKI Setujui Penambahan Dana untuk Hunian DP 0 Sebesar 800 Miliar", https://megapolitan.kompas.com/read/...sar-800-miliar.
Penulis : Ryana Aryadita Umasugi
Editor : Jessi Carina

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Dengan adanya PMD ini maka anggaran APBD 2019 yang sebelumnya sebesar Rp 1,8 triliun menjadi Rp 2,6 triliun.

Mantap gan
Gile, jakpro dikasih modal buat jualan apartemen setara harga developer. Najis banget, duitnya buat bangun jembatan pulau C ke pulau D.
Pada akhirnya nanti juga spt gading nias dan kalibata city
profile-picture
akumidtorc memberi reputasi
tar yg tinggal disitu pada naek mobil bagus bagus
sementara yg naek sepeda & sepeda motor tetep aja di pinggir kali

selamat berkarya emoticon-Ngacir
Quote:


Gading nias itu apartement ter kismin..

Parkirnya aja kek tai
Lihat 3 balasan
kalau parkiran mobil d hilangin ga pro rakyat kecil donf artinya,.. emoticon-Shakehand2
Balasan post hainserr
Quote:


memang ribet bgt klo parkir disitu ... seringnya ane parkir itu diluar apartemen nya tuh klo lg pas berkunjung ... emoticon-Traveller

Balasan post david_newcastle
[mention]david_newcastle[/mention]
Beli di mediterania atau central park
Balasan post hainserr
Quote:


Yg tinggal bukan orang miskin makanya parkiran mobil susah karena pada punya mobil penghuninya.
Coba u kerusun tambora, gampang dapat parkiran mobilnya
jaman sekarang penghasilan 7 juta sebulan uda termasuk rakyat kecil. terus yg UMR rakyat apa dong? emoticon-Big Grin


Quote:


Tempat penampungan ye gan
Lihat 1 balasan
Balasan post akumidtorc
Quote:


Wkkkk


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di