alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS mau ada event baru! Isi survey ini dan dapat badge!
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Si penunggu perkemahan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d536a724601cf18362d3fe0/si-penunggu-perkemahan

Si penunggu perkemahan

Si penunggu perkemahan

Ada sebuah rumor yang cukup terkenal di bumi perkemahan ini. jika kau bernyanyi dengan menggunakan baju merah di tengah hutan saat tengah malam maka si penunggu perkemahan akan mendatangimu.

Sebuah rumor yang tidak jelas dan tak diketahui sumbernya namun cukup banyak yang mengakui mereka pernah bertemu si penunggu perkemahan saat mereka melakukan yang diperintahkan.

Dan hari ini aku akan membuktikan hal itu dengan mata kepalaku sendiri. Sebagai anggota pramuka kebanggaan kotaku aku akan menyelidiki hal ini dan membuktikan bahwa semua itu bohong, karna yang dinamakan hantu itu tidak pernah ada.

Dan disinilah aku sekarang, berkemah dengan kelompok pramuka sekolahku sambil menunggu datangnya tengah malam. Tentu saja aku tak memberitahu mereka aku berencana untuk menyelidiki si penungggu perkemahan. Jika kuberitahu bisa bisa mereka minta ikut atau semacamnya.

Waktu berlalu dan malam semakin gelap. Masih ada satu jam sebelum tengah malam dan aku sudah memepersiapkan semuanya.

Pakaian yang berwarna merah menyala dari atas sampai bawah, bahkan pakaian dalamku sendiri warna merah. Aku juga sudah menghafal banyak lagu bergenre metal yang akan memeriahkan malam ini. sekarang aku hanya perlu menunggu tengah malam.

Sepuluh menit sebelum tengah malam aku mulai berjalan memasuki hutan dengan senter di tangan dan meninggalkan teman teman pramuka ku yang sedang tertidur.

Suasana hutan sangatlah gelap dan sepi. Hanya dengan senter di tangan aku terus maju hingga mencapai bagian hutan yang cukup dalam. Sekarang waktunya bernyanyi.

“BALONKU ADA LIMA... RUPA RUPA WARNANYA...”

Aku terus bernyanyi dengan keras sampai waktu di jamku menunjukkan tengah malam. Sekarang datanglah penunggu kemah.

Waktu berjalan dan tak ada apapun yang terjadi selain suasana hutan yang terasa semakin mencekam.

Sudah kuduga memang tidak ada yang namanya hantu atau penunggu. Sia sia sudah aku menghabiskan waktuku disini.

‘TUK TUK TUK TUK TUK’

Suara apa itu? Apa si penunggu sudah muncul?

‘KIKIKIKIKIKIKIKIKI...’

Suara apa lagi itu? Tanpa sadar aku mulai berkeringat dingin.

‘KIKIKIKIKI...’

Suara itu muncul lagi. Kali ini lebih keras.

Aku sudah bersiap siap untuk berlari kembali ke perkemahan saat...

“DOARRRRRRRRR”

“WHOAAAAAAA”

Tanpa sadar aku berteriak saat teman teman perkemahan ku mengejutkan ku dari belakang. Ternyata mereka toh.

“kalian ngapain sih? Ngagetin aja”

“maaf maaf Ra, kami cuma mau nakut nakutin kamu yang mau nyari si penunggu. Lucu aja jadinya dengar kamu nyanyi nyanyi sendiri tadi”

“lu orang ya”

Meski kesal aku ikut tertawa bersama mereka. Kami pun kembali berjalan ke perkemahan kami.

“jadi suara kikikiki tadi suara siapa?”

“suara si Andre tuh, mirip kuntilanak kan?”

“mirip banget sumpah”

Dapat kulihat Andre tampak malu malu mendengarnya.

“terus suara tuk tuk tuk itu suara siapa?”

“suara apaan?”

“suara tuk tuk yang pertama itu lo”

Mereka memandangku dengan keheranan.

“Ra, kami nggak pernah buat suara kayak gitu”

Dengan terkesiap aku memandang kembali ke hutan. Hutan itu terasa lebih mencekam dari sebelumnya.Seolah ada sepasang mata yang sedang melihatku dari sana.

Akhirnya aku memutuskan untuk menyimpan rahasia suara si penunggu dalam dalam dan tak pernah menceritakannya pada siapapun.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di