alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Setelah 15 Tahun Kini Aku Kembali Dan Ikhlas Melepasmu...Sahabat.
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d52f8788d9b1759b075c7e0/setelah-15-tahun-kini-aku-kembali-dan-ikhlas-melepasmusahabat

Setelah 15 Tahun Kini Aku Kembali Dan Ikhlas Melepasmu...Sahabat.



Namaku diana andita, cerita ini aku awali pada 15 tahun yang lalu, aku saat itu masih duduk di bangku SMP kelas satu, dan di sekolah aku hanyalah murid biasa sama seperti murid-murid lainnya, tidak ada yang begitu istimewa dalam diriku, dan aku punya seorang sahabat yang bagiku dia adalah sahabat yang sangat spesial, namanya sri lestari, dia bisa dibilang tetanggaku, rumah kami hanya berselisih empat rumah,
kita sudah saling mengenal cukup lama, bahkan dari kami masih bayi, yang membedakan hanya bulan kelahiran kami saja, sri lebih tua 4 bulan dariku.
ketika itu cuaca sore hari memang sedang turun hujan yang cukup deras, padahal rencananya aku harus bergegas pergi ke sekolah untuk latihan pramuka sebagai persiapan acara 17 agustusan di alun-alun kota yang akan tiba tidak lama lagi, dan aku juga sedang menunggu sri sahabatku yang akan menjemputku untuk sama-sama berangkat ke sekolah.

Setelah menunggu beberapa saat akhirnya hujan reda, dan kami berdua langsung berangkat ke sekolah menggunakan angkutan umum,
yap, kami memang sudah terbiasa berangkat ke sekolah menggunakan sarana angkutan kota,
hari itu kebetulan sekolah kami sedang libur karena kegiatan rapat para guru, jadi kami manfaatkan untuk berlatih pramuka di sore harinya, sri dan aku adalah termasuk anggota pramuka yang akan ikut kegiatan 17 agustusan di alun-alun kota itu, dan ini adalah pengalaman luar biasa bagi kami karena akan tampil di depan para pejabat-pejabat daerah, tokoh masyarakat bahkan juga didepan bapak walikota beserta jajarannya,
jadi kami akan berusaha keras untuk memberikan penampilan yang terbaik.

Hari yang dinanti-nanti pun tiba, sejak subuh aku sudah bangun untuk mempersiapkan segalanya, tentu aku tidak mau melewatkan hari penting dalam hidupku ini,
aku begitu tegang dan bersemangat untuk segera pergi menuju ke alun-alun kota, tapi kali ini tidak seperti biasanya, sri yang setiap hari selalu menjemputku ke rumah untuk pergi bersama-sama pada hari sebelumnya justru meminta aku yang datang duluan kerumahnya, ya mungkin sri takut bangunnya telat makanya nyuruh aku yang jemput duluan kali ini, dan ketika semua persiapanku sudah siap akhirnya aku berangkat kerumah sri,

sampai didepan rumah tri aku kemudian teriak,

"Sri, ayo kamu udah siap kan?"

"Udah kok, bentar ya aku bukain pintu dulu"

Sri membuka pintu dan aku takjub dengan apa yang dia pakai saat itu, dari mulai baju pramuka, perlengkapan, sampai sepatu semuanya adalah baru,

"Wih kamu keren banget sri, baju sampai sepatu baru semua nih pasti jadi pusat perhatian nih nanti hehe.." candaku,

"iyah, mamah aku yang beliin tadi malem, aku juga kaget loh dapet baru semua gini"

"yowess deh ayok kita berangkat! pamit dulu gih sama ortu kamu"

"ayah ibu aku udah berangkat ke luar kota katanya ada urusan kerjaan, semalem ketemu juga cuma ngasih pakaian pramuka baru ini doang"

"oohh,,,ya ga pa2 sri yang penting kita akan bikin ortu kita bangga hari ini"

Tanpa basa-basi lagi kami langsung berangkat ke alun-alun kota, selama di perjalanan sri terlihat sangat gelisah, ya mungkin wajar karena hari ini kita akan tampil di depan alun-alun kota, dan itu pasti membuat dirinya gugup dan gelisah, kemudian aku tanya,

"gelisah amat? santai aja, kan kita udah latihan cukup lama, pasti aman kok"

"emmmm....iya yah, cuma aku berasa aneh aja perasaannya"

"udah dibawa santai aja sri, pokoke yakin hahahaa" ujar ku sekaligus menyemangatinya,

Setelah beberapa sesi acara, akhirnya tibalah giliran kami untuk tampil di hadapan bapak walikota dan para tamu undangan,
kami menampilkan berbagai kegiatan pramuka dengan sangat baik dari mulai baris berbaris, semapur, sandi dsb dengan lancar tanpa hambatan,
semua yang melihat kami saat itu memberikan tepuk tangan yang luar biasa hingga membuat sebagian dari kami menangis bangga, tak terkecuali sri, dia begitu bahagia dengan apa yang sudah dilakukannya, aku memeluknya dan mengatakan "KITA BERHASIL SRI !" dan dia tertawa lepas.

Setelah momen membanggakan tersebut kami bersiap untuk kembali pulang ke rumah,
lalu ayahku tiba-tiba datang ke tempat kami istirahat dan memintaku untuk segera bersiap ke rumah sodara kami yang dikabari sedang sakit,
aku bingung, kasian kalau aku biarkan sri pulang sendirian, kamudian aku ajak sri untuk ikut kami, tapi sri mengatakan jika dirinya bisa pulang sendiri,
jadi akhirnya aku pergi dengan orang tuaku.

Setelah selesai aku dari rumah sodaraku yang sakit, akhirnya aku sampai kembali kerumah, sekilas aku melihat rumah sri ramai sekali dengan orang,
sepertinya orang tua sri bikin kejutan lagi buat sri karena udah bikin mereka bangga tampil di depan pak walikota,
tapi semakin aku dekati rumah sri, sepertinya ada hal yang aneh, kenapa semua orang yang datang memakai baju hitam?!
aku segera turun dari mobilku dan lari menuju rumah sri untuk mencari tau apa yang terjadi,
sampai didepan pintu rumah sri aku kaget bukan main, di tengah-tengah ruang tamu ada jenazah yang sudah lengkap dengan kain kafan dan bertuliskan "SRI LESTARI Binti H. kautsar hilmi",
aku tak percaya dengan apa yang baru aku lihat, ini tidak mungkin terjadi, sri tidak mungkin meninggal! tadi pagi kita masih bersama-sama dan sri juga masih tertawa denganku, ini pasti salah.
aku menangis sejadi-jadinya, hingga ayah dan ibuku beserta warga lainnya menenangkanku,
pak RT menjelaskan jika sri meninggal akibat kecelakaan lalu lintas, dirinya tertabrak sebuah truk saat baru saja turun dari angkutan kota,
aku shock, aku sedih, dan aku menangis semalaman hingga air mataku habis, kenapa ini harus terjadi, sri itu sahabat yang sangat spesial bagiku, selama pertemanan kami dari kecil kami tidak pernah berantem, kami saling mengerti satu sama lain, ikatan kami sudah terlalu erat dan tentu sangat menyakitkan jika aku harus kehilangan dirinya.



Sehari setelah aku mengantarkan sri ke peristirahatan terakhirnya, aku putuskan untuk pindah luar negeri dan tinggal dengan salah seorang kerabat,
aku habiskan 15 tahun hari-hariku di negeri orang tanpa sekalipun aku pulang ke indonesia, orang tuaku setiap tahun selalu datang mengunjungiku,
kesedihan yang aku pendam selama ini telah membuat banyak orang susah, khususnya kedua orang tuaku,
tapi setelah 15 tahun ini, aku mencoba menerima semua kejadian pahit tersebut sebagai ketentuan dari sang pencipta yang tidak mungkin bisa dihindari oleh siapapun,



"akhirnya setelah tepat 15 tahun berlalu, hari ini aku kembali datang ke tempat peristirahatanmu sri, maafkan aku yang selama belasan tahun belum bisa menerima kepergianmu, tapi kini aku ikhlas, aku yakin dan berdoa jika dirimu saat ini sedang berbahagia di surga, terima kasih sri kamu telah mau menjadi sahabatku dan mengisi hari-hariku selama ini....aku kangen kamu...."


Setelah 15 Tahun Kini Aku Kembali Dan Ikhlas Melepasmu...Sahabat.




Penulis : kamaytea
Ide Cerita : Kamaytea Kaskus
Picture : ilustrasi

emoticon-Rate 5 Star emoticon-Nyepi emoticon-Nyepi emoticon-Rate 5 Star 

profile-picture
profile-picture
fahmyfaqih dan liverd memberi reputasi
Diubah oleh kamaytea
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
reserved emoticon-Berduka (S)
Numpang ngadem yak
profile-picture
eghy memberi reputasi


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di