alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / REGIONAL / All / ... / DKI Jakarta /
Pemindahan Ibu Kota Negara
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d52e1e6337f93692643f47f/pemindahan-ibu-kota-negara

Pemindahan Ibu Kota Negara

Setuju dengan rencana pindah Ibu Kota Negara, tapi jangan jauh-jauh. Kalau dilihat Jakarta sudah sangat banyak bangunan sarana dan infrastruktur yang dibangun Swasta dan Pemerintah dengan nilai yang sangat besar diperkirakan telah mencapai nilai triliyunan, termasuk di kawasan penyangga Ibu Kota Negara yaitu wilayah Bogor, Depok.Tangerang dan Bekasi.
Sarana bangunan berupa apartemen, perumahan diatas tapak tanah, pusat perbelanjaan, perkantoran, one stop shopping mall dan apartemen serta perkantoran sudah terbangun ribuan unit.  Apartemen di wilayah Jabodetabek diperkirakan akan ditinggalkan sejumlah  penghuninya pindah ke Ibu Kota Negara karena pada umumnya penghuni adalah penyewa dan owner hanya investasi saja. Demikian juga dengan pusat perbelanjaan akan ditinggalkan oleh pengunjungnya seiring konsumen pindah ke Ibu Kota Negara.
Demikian juga perkantoran Swasta di daerah segitiga emas dan seluruh wilayah Jakarta sebagian akan ditinggalkan untuk pindah ke Ibu Kota Negara, padahal bangunan perkantoran pada umumnya digunakan oleh penyewa dan owner hanya investasi dan tidak banyak beraktifitas di gedung perkantoran tersebut.  
Pada inftrastruktur transportasi kereta api Commuter line Jabodetabek, LRT dan MRT juga akan ditinggalkan sejumlah penumpangnya yang kantornya akan pindah ke Ibu Kota Negara, mereka biasanya merupakan pelaju untuk bekerja di perkantoran seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Disarankan Ibu Kota Negara pindah tidak jauh-jauh. Salah satu alternatif bisa ke seputar Bandara Kertajati. Areal lahan tersedia masih cukup luas. Bandara Kertajati juga bisa dimaksimalkan pengoperasiannya sebagai bandara terdekat dari Ibu Kota Negara. Pembangunan sarana dan inftrastuktur hanya untuk perkantoran instansi Pemerintah saja. Bagi para pegawai pemerintah yang domisili seputar Bekasi, Cikarang dan Bogor bisa menjangkau kantor menjadi relatif lebih dekat. Pemeritah tinggal menambah jalur/rute Commuter Line sampai ke Ibu Kota Negara. Demikian juga jalur LRT dan MRT tinggal ditambah sampai ke Ibu Kota Negara. Bagi pekerja dan  pegawai wilayah Tangerang perlu berangkat lebih pagi menuju ke tempat bekerja di Ibu Kota Negara.
Hal ini dapat membuat effisiensi biaya pegawai menuju ke tempat bekerja di Ibu Kota Negara dan tidak perlu pindah dari tempat tinggal mereka yang disewa berupa apartemen atau rumah di tapak tanah yang dibeli secara cicilan melalaui KPR di wilayah Jabodetabek.
Pusat perbelanjaan diperkirakan tidak sepi di tinggal kosumennya dan perkantoran di segitiga emas tidak akan ditinggalkan pengontraknya.
Adapun rencana pemindahan ke Pulau Kalimantan kurang disarankan, selain karena alasan sangat jauh dari Ibu Kota Negara yang sekarang di Jakarta juga  akan menimbulkan mobilisasi besar-besaran pegawai dan pekerja yang harus pindah serta perkantoran swasta yang juga akan pindah, selain itu karena karakteristik tanah sebagian besar Pulau Kalimantan lapisan teratas mengandung apakah itu minyak ataupun belerang yang akan terbakar sendiri di saat musim kemarau yang berlangsung selama 6 (enam) bulan dalam setahun. Bagaimana para pegawai atau pekerja akan tenang bekerja apabila seputar tempat tinggal dan perkantoran terbakar dan akan diselimuti kabut asap. Harus diperhitungkan bagaimana implementasi nya apabila kebakaran lahan ini akan terjadi setiap tahun di Ibu Kota Negara.
Dan juga tanah di Pulau Kalimantan sebagian besar terdiri dari lapisan lahan gambut yang diperkirakan tidak bisa menopang bangunan tinggi yang bobot tonase sangat berat sehingga berkemungkinan bisa amblas. Atau apabila akan dibangun kemungkinan perlu diletakkan dalam konstruksi jembatan layang beberapa meter diatas tanah yang kemungkinan akan aman dari amblas, namun diperkirakan memerlukan biaya yang sangat besar.
Dengan gencarnya pemerintah sekarang membangun infrastruktur transportasi massal di Jakarta yang ramah lingkungan seperti Commuter Line, LRT dan MRT sudah sangat terkoneksi apabila pemindahan Ibu Kota Negara di seputar bandara Kertajati mendekat kearah Kabupaten Subang. Sehingga akan mendukung pengurangan emisi gas buang transportasi penyebab polusi udara Jakarta dengan menambah jalur Commuter Line serta LRT  dan MRT sampai ke Ibu Kota Negara dan tersambung ke semua Area perkantoran di Ibu kota Negara yang baru seperti dilakukan negara tetangga Singapura.
Disamping itu perlu diingat juga instansi DPR/MPR sebagai Badan Legislatif juga akan pindah ke Ibu Kota Negara baru, sebagai tindaklanjutnya kemungkinan Kantor Pemberitaan baik media televisi dan koran juga akan dipindahkan ke Ibu Kota Negara yang baru agar informasi berita lebih mudah di akses, sehingga apabila Ibu Kota Negara pindah tidak jauh kemungkinan Kantor Pemberitaan Media tidak perlu bangun kantor baru.
Perencanaan pemindahan Ibu Kota Negara disiapkan tata ruang yang terintegrasi di seputar Bandara Kertajati mendekati Kabupaten  Subang dengan perencanaan yang matang bagi  seluruh infrastruktur sebagai Ibu Kota Negara.
Apabila dilihat negara tetangga Malaysia yang memindahkan Ibu Kota Negara hanya berjarak sekitar  40 mil dari Ibu Kota Negara yang lama, dapat diduga pertimbangannya karena efisiensi yang berdampak bagi pihak swasta dan masyarakat. Kita dapat belajar dari  Negara Malaysia dalam hal ini.
Marilah kita jaga sarana dan infrastruktur yang telah dibangun di Jakarta dan wilayah penyangga Bodetabek dengan biaya investasi yang sangat besar nilainya sehingga masih bermanfaat bagi pihak swasta yang telah membangun dan bagi masyarakat pengguna. Selain itu bandara Kertajati bisa dioptimalkan pengoperasiannya termasuk menambah jalur kereta api langsung ataupun jalan tol langsung dari bandara ke Kota Bandung.
Ini adalah sekedar gambaran dalam perencanaan Pemindahan Ibu Kota Negara.



Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di