alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Kasus-kasus kontaminasi yang pernah menggemparkan dunia
4 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d52d2eca2d1952f4e6daec3/kasus-kasus-kontaminasi-yang-pernah-menggemparkan-dunia

Kasus-kasus kontaminasi yang pernah menggemparkan dunia

Beberapa minggu lalu, beredar video seorang wanita muda AS yang menjilat sebuah es krim di supermarket dan mengembalikannya lagi ke tempatnya, tanpa membelinya. Kejadian ini tentunya menimbulkan rasa khawatir dan panik diantara masyarakat. Pelakunya dikabarkan terancam hukuman 20 tahun penjara. Mengapa hukumannya begitu berat? Ini dikarenakan kasus kontaminasi bakteri dianggap kejahatan yang sangat serius terutama di Amerika Serikat. Dalam 100 tahun terakhir, memang telah sering terjadi berbagai kasus kontaminasi yang memakan banyak korban jiwa, terutama di AS. Berikut adalah kasus-kasus tersebut.

Elixir Sulfanilamide - 1937

Kasus-kasus kontaminasi yang pernah menggemparkan dunia


Pada tahun 1937, pabrik farmasi S. E. Massengill Company menciptakan sebuah olahan sulfanilamide dengan menggunakan diethylene glycol (DEG) sebagai pelarutnya. Obat ini bisa digunakan untuk mengobati berbagai penyakit dari radang tenggorokan hingga gonorrhea. Olahan ini mereka beri nama Elixir Sulfanilamide. DEG sendiri ternyata beracun untuk manusia dan mamalia lainnya, namun Harold Watkins, kepala apoteker dan ahli kimia pabrik ini, tidak mengetahui hal tersebut. Meskipun kasus kematian pertama yang disebabkan oleh ethylene glycol terjadi 7 tahun sebelumnya, tidak banyak yang tahu bahwa ethylene glycol beracun. Dalam olahan ini, Watkins menambahkan perisa raspberry, dan produk ini mulai dijual di pasaran. Percobaan terhadap hewan saat itu belum diharuskan secara hukum, sehingga Massengill pun tidak melakukannya. Elixir Sulfanilamide mulai dijual dan disebarkan pada bulan September 1937. Tanggal 11 Oktober, American Medical Association menerima beberapa laporan kematian yang disebabkan oleh obat ini. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat pun diberitahu akan kejadian tersebut, dan dilangsungkanlah pencarian luas untuk menarik distribusi obat ini. Setidaknya 100 kasus kematian telah disebabkan oleh konsumsi obat ini.

Pemilik perusahaan memilih untuk lepas tanggung jawab atas kasus kontaminasi ini, dan Harold Watkins mengambil nyawanya sendiri ketika menunggu persidangan.


Pembunuhan Tylenol - 1982

Kasus-kasus kontaminasi yang pernah menggemparkan dunia

Semua produk Tylenol ditarik dari pasaran.

Pada tanggal 29 September 1982, seorang gadis asal Illinois, AS bernama Mary Kellerman tewas setelah menelan sebuah kapsul Extra-Strength Tylenol. Lalu Adam Janus yang juga berasal dari Illinois meninggal di rumah sakit setelah mengkonsumsi Tylenol; saudaranya Stanley dan adik iparnya Theresa juga tewas setelah menelan pil dari botol yang sama. Dalam beberapa hari setelahnya, Mary McFarland, Paula Prince dan Mary Reiner juga tewas dalam insiden yang serupa. Semua korban berasal dari Illinois. Setelah diketahui bahwa semua korban mengkonsumsi obat Tylenol sebelum mereka meregang nyawa, langsung diadakan percobaan, yang mengungkapkan adanya kandungan sianida dalam botol-botol Tylenol tersebut. Peringatan pun langsung diterbitkan melalui media dan patroli menggunakan loudspeaker, untuk para penduduk setempat untuk menghentikan konsumsi produk Tylenol. 


Kepolisian yang mengetahui bahwa sumber distribusi Tylenol yang terkontaminasi beragam, tahu bahwa masalahnya bukan dari pabrik, karena semua insiden hanya terjadi di daerah Chicago, Illinois. Mereka menduga pelaku kemungkinan besar adalah pekerja di supermarket atau toko obat yang menambahkan sianida ke dalam pil Tylenol dan mengembalikannya ke rak toko. Selain dari lima botol yang dimiliki oleh para korban, ditemukan 3 botol lain yang juga terkontaminasi.

Untuk menenangkan masyarakat, Johnson & Johnson, produsen Tylenol, menghentikan distribusi dan pengiklanan produk Tylenol. Jutaan botol obat tersebut juga ditarik dari pasaran, yang menyebabkan Johnson & Johnson kerugian sebesar ratusan juta dolar. Hingga sekarang, pelaku dari kasus ini belum ditemukan.

Obat Palsu dari Pakistan - 2012

Pada akhir bulan Januari 2012, krisis obat palsu menyerang Punjab Institute of Cardiology (POC) di daerah Lahore di Punjab, Pakidtan dan menyebabkan tewasnya lebih dari 100 pengidap penyakit jantung. Menurut berbagai laporan, insiden ini menyangkut para pasien yang berobat di POC dan diberikan resep obat antihipertensi. Obat-obat tiruan ini memicu reaksi yang berlawanan dengan yang diharapkan dengan cara berkumpul di tulang sumsum belakang para pengkonsumsinya, dan menurunkan daya tahan tubuh. Produksi sel darah putih juga terhentikan. Gejala-gejalanya antara lain adalah infeksi pernafasan akut, perubahan warna kulit, menurunnya jumlah keping darah, dan muntah darah.

Obat yang dicurigai menjadi penyebabnya termasuk Isotab, Lipitor, Cardiovestin, Alfagril, Concort, dan Soloprin (aspirin). Obat-obat ini didistribusikan oleh POC secara gratis sebagian besar untuk pasien kurang mampu. Total jumlah orang yang beresiko untuk jatuh sakit karena obat-obat ini mencapai 46 ribu orang. 


Akibat insiden ini, Sri Lanka melarang impor obat dari Pakistan karena alasan keselamatan. World Health Organization (WHO) pun mengeluarkan peringatan untuk lebih waspada dalam mengkonsumsi obat Isotab produksi Efroze Chemicals.

Setelah membaca tentang kasus-kasus ini, apakah ancaman hukuman 20 tahun penjara menjadi lebih masuk akal terhadap kalian? Atau tetap berlebihan? Yang pasti, kita sebagai konsumen harus selalu berhati-hati dalam mengkonsumsi sebuah produk. Apalagi obat, yang seharusnya menyembuhkan kita, jangan sampai malah membawa penyakit.

Sumber: Wikipedia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaoru koganei dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh TheNinetiesKid
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
Reserved emoticon-medicine

Quote:


Dari bulan Juni 1955, banyak bayi yang berasal dari Jepang bagian barat menderita penyakit aneh yang dengan gejala-gejala berikut; diare atau sembelit, muntah-muntah, perut bengkak, dan penggelapan warna kulit. Semua bayi-bayi tersebut memiliki satu kesamaan yaitu mereka semua diberikan susu bubuk yang ternyata produksi merek Morinaga. Merek susu tersebut awalnya sempat dirahasiakan dari media. Insiden yang memakan lebih dari 100 korban ini terjadi setelah senyawa arsenik tanpa sengaja masuk ke dalam produksi susu merk tersebut. Setelah melalui sidang yang panjang dan berbelit-belit, kepala produksi Morinaga dinyatakan bersalah atas kelalaian dan dihukum 3 tahun penjara.

Sumber: Wikipedia
profile-picture
publicoutfit memberi reputasi
Diubah oleh TheNinetiesKid
emoticon-Turut Berduka
Yg konyol vaksin palsu itu gila
profile-picture
mr.adhayuda memberi reputasi
ngeri gan no 2 pelaku ga ketemu.
jadi inget, dulu ada kasus biskuit beracun emoticon-Wakaka tahun 89 kalau gak salah
uwooogh 😱😱😱😱
Perlu menjadi perhatian untuk selalu menerapkan cGMP (current Good Manufacturing Process) alias CPOB kalau di Indonesia. emoticon-Cool
Kasus-kasus kontaminasi yang pernah menggemparkan dunia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ryanfadhila11 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Surobledhek746
Kontamimasi maho emoticon-Betty emoticon-Entahlah
profile-picture
b42l4t4k memberi reputasi
Jilat 🍦 diancam 20 thn, klo jilat meki kira2 kene berapa thn🤭
Bentar lagi kontaminasi udara dimana kita harus pake masker kemana2emoticon-Cape d...
aduh serem gan emoticon-Takut
jgn sembarangan mknya ttg obat emoticon-armyemoticon-armyemoticon-army
Minum beras kencur aja
ngeri gan.. apalg sebagai org awam yang ga ngerti apa2.. yg hrs diawasi itu anak-anak kita ga tau kapan dan dimana suatu saat bs terancam terkena kontaminasi baik dr makanan, pengaruh ataupun lainnya.
kasus pemberian racun monosodium phospate kedalam susu bubuk merk morinaga (jepang1955-1961) satu yg bikin gue bangga adalah 3 dari 15 petitioner yg bawa kasus itu ke pengadilan tokushima adalah para pengacara indonesia: mr gouw giok siong; mr anton sampoerno (org indonesia pribumi pertama yg lulus sekolah hukum harvard); mr soedibjo (sebelom dia pensiun dini en jadi kepala sekokah smpn1 cikini). karena susu itu masuk dalam paket bantuan pangan jepang (tcp-colombo plan) untuk indonesia yg kelaparan en miskin.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
TheNinetiesKid dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kingoftki
Itu gagal produk kah? Atau kesengajaan ya gan? emoticon-Sorry
Serem amat
Kontaminasi ya
yg bahaya itu harapan palsu gan... cmiww
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di