alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / ... / SINDOnews.com /
Hingga Agustus, Fintech Berizin OJK Capai 127 Perusahaan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d52aa2c8d9b1763bc7b2f7d/hingga-agustus-fintech-berizin-ojk-capai-127-perusahaan

Hingga Agustus, Fintech Berizin OJK Capai 127 Perusahaan

Hingga Agustus, Fintech Berizin OJK Capai 127 Perusahaan

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, sampai dengan 7 Agustus 2019, total jumlah penyelenggara fintech terdaftar dan berizin sebanyak 127 perusahaan.

Jubir OJK Sekar Putih Djarot mengatakan, terdapat penambahan lima belas penyelenggara fintech terdaftar yaitu, qazwa.id, bsalam, onehope, LadangModal, Dhanapala, Restock, Solusiku. Selanjutnya pinjamdisini, AdaPundi, Tree+, Assetkita, Edufund, Finanku, Tunasaku, dan Uatas.

"OJK mengimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggaran fintech peer to peer lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK," ujarnya di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Baca Juga:

Meskipun Satgas Waspada Investasi sudah banyak menutup kegiatan Fintech Peer-To-Peer Lending tanpa izin OJK, namun tetap saja banyak aplikasi baru yang muncul pada website dan Google Playstore, sehingga masyarakat diminta untuk tidak mengakses atau menggunakan aplikasi Fintech Peer-To-Peer Lending yang tidak berizin.

Apabila ingin meminjam secara online, maka masyarakat harus melihat daftar aplikasi Fintech Peer-To-Peer Lending yang telah terdaftar di OJK.

Satgas juga meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk memblokir laman dan aplikasi Fintech Peer-To-Peer Lending ilegal tersebut. Selain itu, untuk memutus akses keuangan dari Fintech Peer-To-Peer Lending ilegal Satgas sudah meminta kepada perbankan untuk menolak pembukaan rekening tanpa rekomendasi OJK dan melakukan konfirmasi kepada OJK untuk rekening existing yang diduga digunakan untuk kegiatan Fintech Peer-To-Peer Lendingilegal.

Satgas juga sudah meminta Bank Indonesia untuk melarang fintech payment system memfasilitasi Fintech Peer-To-Peer Lending ilegal, dan menyampaikan laporan informasi kepada Bareskrim Polri untuk proses penegakan hukum.


Sumber : https://ekbis.sindonews.com/read/142...aan-1565697872

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Hingga Agustus, Fintech Berizin OJK Capai 127 Perusahaan Hingga Agustus, Fintech Berizin OJK Capai 127 Perusahaan

- Hingga Agustus, Fintech Berizin OJK Capai 127 Perusahaan 2025, ESDM Target Kapasitas Panas Bumi Dikejar Sampai 7.241,5 MW

- Hingga Agustus, Fintech Berizin OJK Capai 127 Perusahaan Pemerintah Akui Pengembangan Panas Bumi Butuh Penyederhanaan Birokrasi

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
[FINTECH ASETKU] Solusi p2p lending dengan bunga 25% per tahun

Fintech adalah sebuah sebutan yang disingkat dari kata ‘financial’ dan ‘technology’, di mana artinya adalah sebuah inovasi di dalam bidang jasa keuangan.

Inovasi yang ditawarkan Fintech sangat luas dan dalam berbagai segmen, baik itu B2B (Business to Business) hingga B2C (Business to Consumer).

Untuk memberikan keuntungan kepada pendana, Asetku akan mempertemukan Lender dengan Borrower terpercaya. Asetku melakukan diversifikasi pendanaan dengan menyebarkan dana anda ke beberapa peminjam untuk meminimalisasikan risiko pendanaan. Keuntungan untuk pendana terdiri dari bunga tahunan 20-24%. Dengan Asetku, pendana dapat menikmati pendanaan mudah dan cepat beserta keuntungan yang besar.

Saat ini AsetKu resmi Terdaftar & Diawasi oleh OJK dgn nomor S-1110/NB.213/2018
______________
Coba dan dapatkan kupon experience untuk menambah nilai return anda

Daftar Asetku, masukkan kode referral VMDEQ saya untuk mendapatkan kupon experience. Asetku adalah paltform P2P yang tingkat returnnya tinggi, aman dan nyaman. Kembangkan dana Anda bersama kami sekarang. Klik untuk terima

https://asetku.com/cantaloupe/redire...rrerCode=VMDEQ


Sumber: https://www.google.com/amp/s/amp.kas...a-25-per-tahun


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di