alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Strategi investasi untuk atasi devaluasi yuan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d52a6bcf0bdb21416205a08/strategi-investasi-untuk-atasi-devaluasi-yuan

Strategi investasi untuk atasi devaluasi yuan

Strategi investasi untuk atasi devaluasi yuan
Foto ilustrasi mata uang Tiongkok, Yuan
Kebijakan Tiongkok mendevaluasi mata uangnya membuat pemerintah bergerak responsif dalam menggenjot performa investasi, khususnya pada arus modal masuk.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, besar kecilnya kebijakan yang dibuat negara maju bakal berdampak pada stabilitas seluruh instrumen penggerak ekonomi Indonesia.

“Suka tidak suka pasti akan terasa, entah dari nilai tukar rupiah kita yang akan terpengaruh, indeks harga saham kita, bonds yield kita, SBSN kita, itu semua akan berpengaruh,” kata Sri Mulyani usai rapat internal di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Dengan nilai tukar yuan yang lebih murah, ada indikasi ekspor Indonesia ke Tiongkok bakal terkoreksi akibat turunnya permintaan atas produk-produk seperti minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan batu bara.

Sebaliknya, produk-produk asal Tiongkok akan membanjiri Indonesia lantaran harganya yang jauh lebih terjangkau. Jika demikian yang terjadi, maka bukan tidak mungkin neraca perdagangan Indonesia semakin terpuruk.

Oleh karenanya, sambung Sri Mulyani, pemerintah perlu mengantisipasi celah ini agar pertumbuhan ekonomi tetap bisa dipertahankan di atas 5 persen tanpa menimbulkan kerapuhan akibat ketidakpastian global.

Langkah paling ampuh menurutnya adalah memacu investasi. Pemerintah perlu merevisi kebijakan-kebijakan investasi agar lebih menarik bagi investor memarkirkan uangnya di Indonesia.

Namun sejalan dengan hal itu, daya saing yang didukung oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) juga penting dipacu. “Supaya kita tidak terlalu mudah terombang-ambing dengan perubahan lingkungan,” katanya.

Langkah konkretnya apa, Sri Mulyani belum membuka lebih dalam. Begitu juga dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

“Masih ada hal-hal yang perlu kita bicarakan lebih lanjut. Sekarang belum waktunya menjelaskan,” kata Darmin, sesaat sebelum Sri Mulyani berbicara.

Nilai kurs transaksi tengah satu yuan terhadap Indonesia per 13 Agustus 2019 mencapai Rp2.030,97. Sejak Januari hingga Agustus 2019, nilai tukar rupiah terhadap yuan berfluktuatif dengan kecenderungan utamanya menurun.

Adapun posisi arus modal masuk ke sistem keuangan nasional per akhir Juni 2019 mencapai Rp154 triliun. Posisi itu didominasi oleh penerbitan SBN dan saham.

Dalam pandangan berbeda, Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo optimistis mengatakan devaluasi yuan tidak akan berpengaruh terhadap perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok.

Hal itu lantaran transaksi ekspor impor Tiongkok-Indonesia selama ini tidak terlalu berkaitan dengan nilai mata uangnya, melainkan kualitas dari produk yang diperdagangkan.

Lagipula, Tiongkok tidak mungkin akan terus menerus melemahkan mata uangnya. Semakin dalam pelemahan terjadi, maka dampak negatif yang harus ditanggung Tiongkok adalah penurunan permintaan domestik.

Ekonom Bank Permata Tbk Josua Pardede menilai tindakan devaluasi yuan akan dipandang investor sebagai alarm peningkatan risiko investasi sehingga pelaku pasar akan mencari aset-aset yang paling aman untuk menanamkan modalnya.

Maka dari itu sentimen pasar yang menguat adalah risk-averse atau penghindaran risiko.

Senada dengan BI, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Abdul Manap Pulungan menilai devaluasi yuan bakal memberi dampak beragam bagi rupiah, namun tidak seluruhnya negatif.

Dengan yuan devaluasi, maka peluang rupiah untuk apresiasi akan cukup terbuka. Namun kondisi ini akan bersifat temporer lantaran hubungan Indonesia dan Tiongkok lebih banyak dari sisi perdagangan ketimbang keuangan.

Adapun dampaknya ke impor tidak akan terlalu signifikan. Sebab secara angka, impor Indonesia dari Tiongkok hanya sekitar 30 persen dari total keseluruhan.

“Tidak akan banyak pengaruh devaluasi ke impor Indonesia, karena pemerintah sedang berupaya menekan impor sebagai langkah untuk menjaga surplus neraca perdagangan,” kata Abdul.

Merujuk data Kementerian Perdagangan, total perdagangan Indonesia terhadap Tiongkok hingga Mei 2019 mencapai AS$28,51 juta. Sementara, total perdagangan tahun 2018 sebesar AS$72.6 juta.

Angka ini meningkat sebesar 23,48 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Strategi investasi untuk atasi devaluasi yuan


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...devaluasi-yuan

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Strategi investasi untuk atasi devaluasi yuan Iuran BPJS diusulkan naik hingga 64 persen

- Strategi investasi untuk atasi devaluasi yuan DPR diduga akan permudah pembebasan bersyarat bagi koruptor

- Strategi investasi untuk atasi devaluasi yuan BMKG: Gempa pukul 18:21 WITA terjadi di Jembrana

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di