alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Diskusi Media FMB 9: SDM Unggul, Indonesia Maju
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d529a915cf6c426bc0ff541/diskusi-media-fmb-9-sdm-unggul-indonesia-maju

Diskusi Media FMB 9: SDM Unggul, Indonesia Maju

Diskusi Media FMB 9: SDM Unggul, Indonesia Maju

JPP JAKARTA - Ketika membuka Sidang Kabinet tentang Nota Keuangan dan Rencana Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020, Senin (05/08/2019), Presiden Joko Widodo menekankan investasi besar-besaran untuk sumber daya manusia (SDM).

Presiden Jokowi meminta agar RAPBN 2020 bisa menggambarkan daya saing ekonomi nasional terhadap gejolak global yang tidak pasti. Sehingga, dia berharap pengelolaan anggaran dapat fokus dan tepat sasaran pada masyarakat. Jokowi menyatakan arah politik anggaran ke depan harus bisa meningkatkan daya saing nasional untuk ekspor dan investasi.

Menurut Jokowi, negara harus hadir dalam pembangunan sumber daya manusia sejak anak berada dalam kandungan sampai masa emas. Dia pun menyorot kasus stunting yang terjadi untuk segera selesai permasalahan pembangunan.

Dia mengungkapkan kualitas sistem pendidikan dan pelatihan butuh reformasi lewat sistem vokasi. Selain itu, dia meminta kepada jajaran kabinet untuk segera membentuk Badan Riset Nasional. "Sehingga, kita tidak tertinggal di era disrupsi teknologi," ujar Jokowi.Kualitas sistem pendidikan dan pelatihan harus betul-betul dirancang dengan cara yang baru. Oleh karena itu, menurut Kepala Negara, reformasi di pendidikan dan pelatihan harus lebih baik melalui vokasi dan pendidikan vokasi.

Visi Presiden Jokowi dalam penyiapan SDM Indonesia yang unggul bukan sekadar memenuhi target periode kedua pemerintahannya bersama KH Ma’ruf Amin hingga tahun 2024. Visi tersebut harus juga diletakkan sebagai visi jangka panjang karena membangun manusia Indonesia ialah investasi jangka panjang menghadapi masa depan dan melapangkan jalan menuju Indonesia maju.

Tantangannya tidak mudah. Saat ini, mau tidak mau Indonesia sudah memasuki era disrupsi digital sebagai konsekuensi Revolusi Industri Generasi Keempat (Revolusi Industri 4.0). Kondisi ini terjadi di tengah situasi ekonomi global yang lesu serta kondisi industri manufaktur dalam negeri yang tidak kunjung membaik dalam pascatahun 1998.

Bangsa kita sudah jadi bagian dari era otomatisasi sistem produksi dengan memanfaatkan teknologi digital dan big data. Penuh disrupsi karena mengubah total tatanan model bisnis, proses produksi, jejaring yang kompleks dan penuh ketidakpastian. Nyaris semua pekerjaan manusia bakal dikendalikan oleh Internet of Things (IoT) dan Robotik.

Mengutip World Economic Forum (WEF) dalam laporannya Future Jobs Report 2018, menyebutkan beberapa pekerjaan tidak lagi dibutuhkan dan akan digantikan pekerjaan yang baru mulai 2022. Menurut organisasi buruh internasional (ILO), industri 4.0 akan mengakibatkan 58% jenis pekerjaan akan hilang, dan akan muncul 65% pekerjaan baru yang belum dikenal. Indonesia harus menyiapkan pembangunan kapasitas manusia menuju Industri 4.0.

Sudah siapkah kita? Di sini lah letak pentingnya, fondasi SDM yang berkualitas sebagai menjadi modal intelektual dan sosial guna menyiapkan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi global di masa mendatang. WEF memprediksi Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi keempat terbesar dunia. Pada tahun 2030, Tiongkok akan menjadi negara ekonomi terbesar di dunia, disusul India, Amerika Serikat, dan Indonesia.

Satu hal, apakah pemerintah sudah menyiapkan SDM unggul yang produktif dan berkualitas menyongsong persaingan di era Revolusi Industri 4.0. Sejauh mana upaya pemerintah meningkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan memenuhi tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goal's) agar tidak boleh ada warga yang tertinggal dari kemajuan sosial ekonomi.

Sejauh mana pemerintah bersama-sama dunia pendidikan dan industri mendorong terobosan agar dapat mengisi jenis-jenis pekerjaan yang hilang tergerus disrupsi digital? Penguatan skill dan vokasi di bidang apa yang saja yang cocok untuk SDM Indonesia?

Oleh karena itu, pemerintah akan mengupas tuntas semuanya dalam acara Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk "SDM Unggul, Indonesia Maju", yang akan berlangsung di Ruang Rapat BS Mulyana Gedung Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (14/08/2019) mulai pukul 11.30 WIB.

Hadir sebagai narasumber dalam FMB 9 kali ini adalah Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro; dan Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Rhenald Kasali.

Kegiatan FMB 9 juga bisa diikuti secara langsung di www.fmb9.go.id, FMB9ID_ (Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID_IKP (Youtube).(kwb/jpp)


Sumber : https://jpp.go.id/humaniora/sosial-b...indonesia-maju

---

Kumpulan Berita Terkait HUMANIORA :

- [img][/img] Target Pemerintah 2034, Indeks Efektivitas Peringkat 10 Besar Dunia

- [img][/img] Wujudkan Masyarakat 5.0, Reformasi Birokrasi Jadi Tuntutan

- Diskusi Media FMB 9: SDM Unggul, Indonesia Maju Kementerian PANRB Targetkan World Class Government Terwujud 2024

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di