alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / ... / SINDOnews.com /
Peneliti Harvard: Asap Kebakaran Hutan Ancam 36.000 Jiwa
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5289c64601cf2af420164c/peneliti-harvard-asap-kebakaran-hutan-ancam-36000-jiwa

Peneliti Harvard: Asap Kebakaran Hutan Ancam 36.000 Jiwa

Peneliti Harvard: Asap Kebakaran Hutan Ancam 36.000 Jiwa

JAKARTA - Kebakaran hutan yang melanda beberapa wilayah di Sumatera dan Kalimantan telah menjadi ancaman. Selain merusak lingkungan dan lahan hutan, asap kebakaran hutan juga mengancam puluhan ribu jiwa.Peneliti dari Harvard University, Tianjia Liu mengatakan hasil penelitiannya bersama peneliti dari Columbia University disimpulkan bahwa apabila tidak segera di satasi, diprediksi akan terjadi 36.000 kematian akibat penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akan mengintai setiap tahunnya.

Menurut Tianjia, 36.000 ancaman kematian akibat ISPA dari dampak kebakaran hutan di wilayah Sumatera dan Kalimantan akan mengancam tiga negara yaitu 92% di Indonesia, 7% di Malaysia, dan 1% di Singapura.

Dia menyebut, ada tiga faktor penyebab kabut asap parah di Indonesia yaitu meteorologi seperti El Nino. Kedua, pembakaran hutan untuk pembukaan lahan. Ketiga, kebakaran lahan gambut berminggu-minggu yang sulit untuk dipadamkan.

Baca Juga:

"Banyaknya asap dan kabut asap mengganggu kesehatan masyarakat, penurunan fungsi paru-paru, meningkatkan ISPA, jantung dan kematian dini," ungkapnya dalam diskusi 'Ongkos Kesehatan dari Bencana Kebakaran Hutan dan Gambut' di Kawasan Kuningan, Jakarta (13/8/2019).

Dari penelitian, kata Tianjia diperkirakan ada 100.300 kasus kematian dini yang dipicu kebakaran hutan di Indonesia pada September 2015. Namun, hal ini bisa dicegah dengan strategi komprehensif mengurangi kebakaran hutan.

"Kami mengambil sampel penelitian ini dari salah satu contoh kebakaran hutan hebat yang terjadi di Indonesia pada 2015. Akibat kebakaran tersebut, terjadi 100.300 kasus kematian dini dan 69 juta orang terkena ISPA. Lalu, potensi kerugian material mencapai USD16 miliar di luar kerugian kesehatan," jelasnya.

Dari sampel kebakaran hutan di Indonesia dari 2005 hingga 2009, kata dia, ternyata lahan gambut menyumbang polusi yang terpapar asap lebih besar jika dibandingkan kebakaran hutan di lahan non gambut. Diapun mendorong restorasi lahan gambut segera digencarkan. Dia menyebut, jumlah kebakaran hutan di Indonesia saat itu mencapai sekitar 18 juta hektare di Sumatera dan Kalimantan. Dari jumlah tersebut, hanya 9% saja kebakaran terjadi di lahan gambut.

"Tapi, kebakaran di lahan gambut menyumbang emisi yang lebih besar. Jumlahnya lebih dari separuh atau 51% dari total emisi sepanjang tahun tersebut. Untuk itu, restorasi lahan gambut secara maksimal bisa mengurangi populasi yang terpapar asap hingga 60 sampai 67%," katanya.


Sumber : https://nasional.sindonews.com/read/...iwa-1565689455

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Peneliti Harvard: Asap Kebakaran Hutan Ancam 36.000 Jiwa Peneliti Harvard: Asap Kebakaran Hutan Ancam 36.000 Jiwa

- Peneliti Harvard: Asap Kebakaran Hutan Ancam 36.000 Jiwa Bamsoet Ingin Munas Golkar Digelar Sebelum Oktober

- Peneliti Harvard: Asap Kebakaran Hutan Ancam 36.000 Jiwa KSAD Berharap Enzo dan Taruna Lain Bisa Lalui Pendidikan Akmil

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di