alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Soal Ternak Babi di Danau Toba, LBH HAM: Siap Gugat Pemkab Simalungun
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d527645f0bdb2399f09cfd4/soal-ternak-babi-di-danau-toba-lbh-ham-siap-gugat-pemkab-simalungun

Soal Ternak Babi di Danau Toba, LBH HAM: Siap Gugat Pemkab Simalungun

Ditegaskan menteri, gubernur, atau bupati dan walikota wajib menolak setiap surat permohonan izin lingkungan jika tidak dilengkapi dengan dokumen Amdal.

Medan-Intainews.com :Soal ternak babi cemari Danau Toba, Lembaga Bantuan Hukum [LBH] Hak Azazi Manusia [HAM] bersama sejumlah organisasi pegiat lingkungan siap melakukan class action atau gugatan kelompok kepada Pemkab Simalungun, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Informasi dihimpun intainews.com Selasa 13 Agustus 2019, LBH HAM menyatakan memiliki bukti limbah cair peternakan babi milik PT Allegrindo Nusantara di Desa Urung Pane, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, yang diduga telah mencemari lingkungan berdampak merugikan kehidupan masyarakat sekitar.

“Kami menemukan fakta dugaan adanya limbah cair dari lokasi peternakan PT Allegrindo dialirkan ke Danau Toba,” kata Ketua LBH HAM, Willy Sidauruk di Pematangsiantar, saat dihubungi melalui sambungan telepon dari Medan, akhir pekan lalu.

Selain pengelolaan limbah cair yang disinyalir tidak sesuai dengan aturan, pihaknya juga telah melakukan investigasi ke lapangan terkait aroma yang tidak sedap di sekitar lokasi peternakan babi PT Allegrindo, sehingga kerap dikeluhkan oleh warga yang terpapar pencemaran udara tersebut.

Disebutkannya, LBH HAM siap membantu instansi berwenang yang membutuhkan bukti untuk menelusuri sejauh mana kasus pencemaran lingkungan yang diduga melibatkan PT Allegrindo Nusantara.


Soal Ternak Babi di Danau Toba, LBH HAM: Siap Gugat Pemkab Simalungun
Ilustrasi, peternakan babi. Foto Istimewa

Willy menduga usaha peternakan milik PT Allegrindo Nusantara yang berlokasi tidak jauh dari Danau Toba tersebut belum memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan [Amdal].
Padahal, lanjut dia, setiap usaha wajib memiliki Amdal dan wajib memiliki izin lingkungan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dalam undang-undang tersebut juga ditegaskan menteri, gubernur, atau bupati dan walikota wajib menolak setiap surat permohonan izin lingkungan jika tidak dilengkapi dengan dokumen Amdal.
Jika peternakan PT Allegrindo terbukti memiliki dokumen Amdal, menurut Willy, tentunya kegiatan usaha itu secara rutin diawasi guna mengetahui apakah masih terdapat dampak buruk terhadap lingkungan atau tidak.

LBH HAM secara umum menilai instansi pemerintah terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Simalungun belum memiliki tindakan nyata dalam menyikapi keluhan warga dan lembaga swadaya masyarakat [LSM] terkait dugaan pencemaran peternakan PT Allegrindo.

“Kami juga telah melaporkan secara tertulis mengenai dugaan pencemaran lingkungan peternakan PT Allegrindo kepada instansi terkait di Pemkab Simalungun, tetapi hingga kini belum direspon,” ujar Willy. *Inc-03


sumber: https://intainews.com/monitor-nusant...ab-simalungun/

babi mencemari lingkungan, apa iya?? emoticon-Bingung
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
serem dah
tai babinya berkeliaran di danau
Lihat 1 balasan
Balasan post masmomon
Quote:


babi urung ngising wae jijeni om, opo meneh bar ngising emoticon-Ngakak
profile-picture
masmomon memberi reputasi
Diubah oleh jamie76
LBH HAM......kalo di sono HAM nama lain daging babi buat paha belakang.

kirain ini LBH HAM belai hak babi🤣🤣🤣🤣🤣
profile-picture
entecavir memberi reputasi
Soal Ternak Babi di Danau Toba, LBH HAM: Siap Gugat Pemkab Simalungun

Peternak babi goblok, demi babi sampai harus mencemari lingkngan
Yang kalian pikirkan cuma uang...uang...uang!!! Bedebah!!!
Pergi kalian dari NKRI !!!


emoticon-Traveller
lastcar mana kok diem2 bae ??? eh lupa klo ama ginian ga berani ya emoticon-Embarrassment
Woooi, babi!
Baris satu-satu yang rapi.
Jangan rebutan komentar ya! emoticon-Mad (S):
Quote:


Suku mayoritas di daerah Toba itu Batak Kristen. Bagi mereka, babi itu tidak mencemari lingkungan. Ini yg protes malah orang2 di luar daerah. Masyarakat sekitar sana juga pasti fine fine aja.
Lihat 1 balasan
dasar manusia egois
bagaimana dengan hak asasi babi

emoticon-Ngakak
payah nih peternaknya, ngga pernah buka yutub cari2 cara pengolahan limbah babi.padahal ada banyak. yang di tonton kayaknya hanya youtuber ML dan PUBG nih. ama blakping . emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Ternak babi di danau Toba?
Apa enggak tenggelam tuh babi ?
Babinya d pakeein pampers aja..
hiduplah indonesia raya
emoticon-Ngakak
Balasan post mat.piere
sama kaya di danau maninjau,penduduk lokal ga mikirin nasib danau maninjau baunya minta ampun dan sangat terancam bagi mereka ga mencemari lingkungan,so penduduk lokal blm tentu benar gan
Waduh, sangat disayangkan kalau benar-benar terbukti ada pencemaran ke danau toba
Waduhhhh....jangan sampai pulau samosir nanti nggak kelihatan karena ketutupan taik.
Quote:


Lain dong. Yg mencemari danau maninjau kan suku mayoritas. Jadi gak bakalan di blow up. Kalo yg ini kan suku minoritas yg mencemari. Padahal masih daerah mereka sendiri. Harus di kasih tindakan tegas!!! Indah nya sila ke lima Pancasila.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di