alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
1,1 Juta Pelaku UMKM Naik Kelas, Dana Pinjaman BRI Capai Rp126 Miliar
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d526c5382d49511992efd22/11-juta-pelaku-umkm-naik-kelas-dana-pinjaman-bri-capai-rp126-miliar

1,1 Juta Pelaku UMKM Naik Kelas, Dana Pinjaman BRI Capai Rp126 Miliar

1,1 Juta Pelaku UMKM Naik Kelas, Dana Pinjaman BRI Capai Rp126 Miliar

Jakarta, IDN Times - Lebih dari 10,5 juta nasabah UMKM mendapatkan pembiayaan BRI. Dari jumlah tersebut, 1,1 juta pelaku UMKM sukses naik kelas. Jumlah tersebut didominasi oleh masyarakat yang mengajukan pembiayaan mikro dengan plafon pinjaman hingga Rp25 juta sebanyak 65 persen. Selebihnya nasabah dengan plafon di atas Rp25 juta.

“Dari awal tahun hingga Juli, kami telah mengkalkulasi nasabah yang mengajukan penambahan atau suplesi plafon serta naik segmen jenis pinjaman di antaranya dari KUR ke Pinjaman Komersial," ungkap Direktur Mikro dan Kecil Bank BRI Priyastomo seperti dilansir dari Info Bank News, Selasa (13/8).

Menurut Priyastomo, mereka telah memenuhi kualifikasi untuk diberikan tambahan modal dalam rangka meningkatkan skala usahanya. Pada akhir tahun, BRI menargetkan jumlah nasabah naik kelas dapat meningkat lebih dari 2 juta nasabah.


1. Sebanyak 318.093 UMKM binaan mengikuti pelatihan dari BRI
1,1 Juta Pelaku UMKM Naik Kelas, Dana Pinjaman BRI Capai Rp126 Miliar
Selain mengucurkan kredit kepada para pelaku UMKM, perseroan melakukan pendampingan agar pelaku usaha update terhadap informasi bisnis terkini. Hingga saat ini BRI menyelenggarakan 3.260 pelatihan di berbagai daerah di Indonesia.

"Sebanyak 318.093 UMKM binaan telah mengikuti pelatihan-pelatihan tersebut," ujarnya.


2. Program BRIncubator meningkatkan kapabilitas UMKM
1,1 Juta Pelaku UMKM Naik Kelas, Dana Pinjaman BRI Capai Rp126 Miliar
Melalui program BRIncubator, lanjutnya, nasabah bisa mengikuti workshop dan bootcamp. Pelatihan tersebut fokus kepada peningkatan kapabilitas UMKM untuk Go-Modern, Go-Digital, Go-Online, dan Go-Global. Dengan menggandeng para pakar UMKM, baik yang bertaraf lokal maupun nasional para pelaku UMKM bisa mendapatkan nilai tambah yang signifikan.

Priyastomo mengungkapkan, BRI terus fokus dalam memberdayakan UMKM melalui pemberian ruang dan pendampingan yang dapat mendorong kemajuan usaha dan berdampak pada ekonomi lokal maupun nasional.

“Nantinya UMKM diharapkan terus menjadi penopang pertumbuhan ekonomi di tanah air,” kata Priyastomo.


3. Dana pinjaman kemitraan mencapi Rp126 miliar
1,1 Juta Pelaku UMKM Naik Kelas, Dana Pinjaman BRI Capai Rp126 Miliar
Perseroan tercatat telah menyalurkan dana untuk Pinjaman Kemitraan sebesar Rp126 miliar selama periode Januari-Mei 2019.

Program kemitraan adalah program pemberian pinjaman usaha dan pembinaan oleh BUMN kepada usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan dana bergulir dari Perseroan. Program ini bertujuan untuk memberdayakan perekonomian Indonesia, terutama pada UMKM.

Bank BRI melaksanakan penyaluran dana Program Kemitraan melalui dua skema, yaitu pemberian pinjaman berbunga rendah dan pembinaan kepada mitra binaan dalam bentuk hibah.


4. Alokasi dana terbesar di sektor perdagangan
1,1 Juta Pelaku UMKM Naik Kelas, Dana Pinjaman BRI Capai Rp126 Miliar
Penyaluran pinjaman kemitraan ini terbagi ke dalam beberapa sektor, seperti perdagangan, jasa, peternakan, industri, pertanian, perkebunan, dan perikanan. Alokasi dana yang terbesar jatuh untuk sektor perdagangan sebesar Rp80,6 miliar. Kemudian, alokasi terbesar kedua adalah sektor jasa sebesar Rp12,8 miliar dan ketiga adalah sektor industri sebesar Rp11,5 miliar.

Pemilihan calon mitra binaan Program Kemitraan Bank BRI dilakukan melalui proses yang selektif. Menurut laporan tahunan BRI, aspek-aspek yang diseleksi dari calon mitra binaan di antaranya adalah karakter, jiwa kewirausahaan yang dimiliki, kondisi sosial dan budaya masyarakat.

Selain itu, perseroan juga memiliki beberapa kriteria untuk produk calon mitra binaan. Kriteria produk tersebut di antaranya adalah produk yang mampu memanfaatkan potensi sekitarnya, produk yang menjadi unggulan daerah, dan produk yang mampu menyerap tenaga kerja atau bersifat padat karya.


Sumber : https://www.idntimes.com/business/ec...mpaign=network

---

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di