alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
4 (Empat) Hal tentang POLISI yang DIPECAT karena Jadi TUKANG OJEK
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d526137c0cad74dcf7a828f/4-empat-hal-tentang-polisi-yang-dipecat-karena-jadi-tukang-ojek

4 (Empat) Hal tentang POLISI yang DIPECAT karena Jadi TUKANG OJEK

Spoiler for Oleh Devira Prastiwi :


Inspektur Satu atau Iptu Triadi merupakan bagian dari Polres Kendari yang direkomendasikan untuk mendapatkan pemberhentian tetap dengan tidak hormat (PTDH) karena menjadi tukang ojek online di saat jam dinas.

Hal itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 9 Agustus 2019.

Dia mengatakan, sanksi PTDH itu dikeluarkan lantaran Iptu Triadi meninggalkan tugas selama 62 hari secara berturut-turut tanpa izin pimpinan.

"Sejak menjabat Wakapolsek Waworete Polres Kendari, ia kembali meninggalkan tugas secara berturut-turut mulai 1-26 Agustus 2018 terhitung 20 hari kerja. Kemudian, dia kembali absen setelah dimutasi sebagai Pama Sat Sabhara Polres Kendari," kata Harry.

Ternyata, ada sejumlah alasan yang menjadi penyebab perwira polisi ini malas berkantor dan memilih jadi tukang ojek. Alasan ini makin menguat ketika dia ditarik dari Polsek Wawonii dan bertugas di Polres Kendari.

Berikut 4 hal tentang Iptu Triadi yang terancam dipecat tidak hormat dari kepolisian dihimpun :

1. Sudah Pernah Dapat Peringatan Keras
Spoiler for :

Diketahui, Iptu Triadi sudah dua kali melakoni profesi sebagai tukang ojek. Pertama, dilakukan di Kabupaten Konawe Kepulauan saat bertugas di Polsek Wawonii. Selanjutnya, saat ditarik di Polres Kendari, dia kembali mengulangi.

"Sebelumnya, sudah ada peringatan keras, ada kebijakan untuk membantu dia. Tapi dia tetap memilih menjadi tukang ojek," ujar Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt.

2. Alasan Jadi Ojek
Spoiler for :

Iptu Triadi diketahui memiliki seorang istri dan delapan anak. Beberapa di antaranya masih kecil.

AKBP Harry Goldenhardt memaparkan, saat diperiksa di Polda Sultra, Iptu Triadi mengaku gajinya sebagai polisi tak mencukupi dan memilih menjadi tukang ojek. Hal ini dilakukan untuk menutupi kebutuhan tumah tangganya.

"Soal penyebab kenapa dia memilih jadi tukang ojek, ada alasannya. Namun, masih diperiksa Propam Polda," kata dia.

Saat menjalani sidang kode etik di Polda Sultra, Iptu Triadi masih memakai pakaian seragam lengkap. Kabid Propam Polda Sultra, AKBP Agoeng Adi Koerniawan bersama dua orang perwira polisi propam, memimpin langsung sidang rekomendasi pemecatan.

3. Memiliki Utang di Bank
Spoiler for :

Iptu Triadi ternyata memiliki sejumlah utang di sebuah bank di Kota Kendari. Sebelumnya, sebelum tahun 2017, Iptu Triadi sudah mengajukan pinjaman.

Pinjaman ini senilai puluhan juta rupiah. Sehingga, untuk menghidupi istri dan anak-anaknya, Iptu Triadi harus mencari pekerjaan tambahan.

Salah seorang rekannya di Polda Sulawesi Tenggara mengatakan, gaji yang diterima tinggal sedikit. Iptu Triadi di Polda Sultra, hanya menerima gaji sekitar ratusan ribu saja usai dipotong bank.

"Mungkin tinggal Rp500 ribu saja," ujar salah seorang anggota polisi yang enggan disebut namanya.

Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, AKBP Harry Goldenhart membenarkan, Iptu Triadi memiliki masalah lainnya. Namun, masalah ini tidak masuk dalam materi sidang kode etik.

"Soal utang di bank, itu tak masuk dalam materi sidang kode etik. Yang masuk dalam materi sidang karena Iptu Triadi meninggalkan tugas selama 62 hari berturut-turut," ujarnya.

4. Usulan Pemecatan
Spoiler for :

Iptu Triadi dipecat setelah melakukan pelamggaran kode etik profesi Polri. Dia melanggar setelah meninggalkan tugas tanpa izin pimpinan lebih dari 30 hari kerja.

Secara sah, Triadi sudah melanggar pasal 14 ayat 1 huruf a PP Nomor 1 Tahun 2003 dan pasal 7 ayat 1 huruf e Peraturan Kapolri nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode etik Profesi Polri.

Dengan pelanggaran ini, Triadi akan menunggu hasil pemeriksaan Propam Polda Sultra. Selanjutnya, usulan pemecatannya, menunggu keputusan Kapolda Sultra.
(Reynaldi Hasan)
soemoer
Kesian juga klo sampe di PECAT emoticon-Turut Berduka
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Iptu Triadi diketahui memiliki seorang istri dan delapan anak

jadi ingat jaman soeharto, PNS dan aparat wajib KB
ini malah punya 8 emoticon-Big Grin
Mbuh lah, bingung aku...

emoticon-Cape d...
syg bener.. kalau dipecat gitu, dapat uang pensiunan gk?
Lihat 1 balasan
harusnya ngojeknya pas di luar jam kerja
kalo kaya gini di pecat gak nerima gaji lagi tambah susah dia

cicilan di bank gak bisa kecover
Anaknya 8....utang...ughhh sudahlah ya...emoticon-Amazed
produktif juga yak ampe punya delapan anak
Demi membela agama sampai segitunya..
8 anak, godlike
Quote:


pantessss...

8 orang anak, gaesss...

2 dapet tunjangan, 6 "gratis"
emoticon-Matabelo

ya terang aja "tekor"

itu blon pinjaman di bank.
emoticon-Mewek

makanya, punya anak itu mbok ya diatur...

emoticon-Turut Berduka
Klo udh tau ekonomi kurang mumpuni ya jgn bikin anak ampe 8 juga kali

Aelah emoticon-Ngacir
aaanjaay... ane yg ngegaji diri sendiri baru punya anak 1 aja mau nambah msh mikir panjang, ini DELAPAN brooo...dijaman kaya gini...!!!?? , terlalu berani engkau kisanak.... ato mungkin tidak tau cara keluar di perut... emoticon-Matabelo
Bapak ini gak pernah tau ya ada benda yang bernama kondom? emoticon-Bingung (S)

Atau gak kepikiran crot diluar? emoticon-Bingung (S)














































emoticon-linux2
Lihat 3 balasan
Serba salah jg sih, secara sudah melanggar aturan sepantasnya dp hukuman, tp mengingat punya delapan anak klo hukumannya dipecat ya keterlaluan. Itu apa anak2nya blm ada yg bisa bantu orang tuanya???


emoticon-Bingung
udah ane kira sebelumnya ini soal gaji habis buat bayar cicilan





mirip polkis didaerah ane, rela jadi tukang rongsok karna kebelit utang sana sini, karna salah gaya hidup
















emoticon-Cool
banyak juga 8 anak emoticon-Matabelo

tapi cicilan apa di bank yang bisa ngabisin 7.5 juta sebulan? KPR rumah? rasanya ga mungkin juga bisa tembus aplikasinya kalau 90% dari gaji segitu emoticon-Matabelo mendingan dibicarain dulu sama banknya buat keringanan cicilan, nah sekarang dipecat ga isa bayar sama sekali banknya juga ikut pusing khan emoticon-Hammer
Balasan post rp.1000000
Quote:


sepertinya terindikasi
kaum bumi datar
anti vaksin
anti kb
Diubah oleh salonPlusPluss
buset 8 anak. lain x negara pajakin tinggi aja anak klo di atas 3 anak
emang sbrp padat sih jam dinas nya polisi
masa sampe kaga bs ngojek nya pas diluar jam dinas aja
emoticon-Bingung
Balasan post salonPlusPluss
@salonPlusPluss jaman dulu banyak lah gan anak 10 , di kampung juga banyak yang punya anak segitu ,,

di kota aja yang jarang
mendingan ngojek dari pada korupsi atau pungli.
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di