alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Begini Cara Ulama MUI Kritik Najwa dan Glenn, 'Anak-anak Muda harus Tahu itu'
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d523ca0e83c7251f61028d6/begini-cara-ulama-mui-kritik-najwa-dan-glenn-anak-anak-muda-harus-tahu-itu

Begini Cara Ulama MUI Kritik Najwa dan Glenn, 'Anak-anak Muda harus Tahu itu'

Begini Cara Ulama MUI Kritik Najwa Shihab dan Glenn Freddly, 'Anak-anak Muda harus Tahu Itu'

Sabtu, 3 Agustus 2019 07:31

Begini Cara Ulama MUI Kritik Najwa dan Glenn, 'Anak-anak Muda harus Tahu itu'
instagram.com/najwashihab
Cara ulama MUI kritik Najwa Shihab dan Glenn Freddly


TRIBUN-TIMUR.COM - Biasanya Najwa Shihab yang sering mengeritik narasumber.
Kali ini, Najwa Shihab yang dikritik. Bukan oleh narasumber Mata Najwa yang diasuh Najwa Shihab tapi oleh ulama di Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur.
Gara-gara razia buku, Najwa Shihab disindir ulama MUI Jawa Timur.

Presenter Najwah Shihab dan Penyanyi Glenn Freddly melancarkan kritikan keras atas razia buku.
Gleen Freddly bahkan memention Instagram Presiden Jokowi saat melayangkan protes razia buku ini di Instagram.
Sementara Najwa Shihab menyebut razia buku oleh MUI dan pihak terkait di Jawa Timur adalah langkah mundur.

Pernyataan dua pesohor Najwa Shihab dan Glenn Fredly mendapat respon dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur.
Pengurus MUI menyoroti pernyataan Najwa Shihab dan Glenn Fredly karena dilakukan tanpa klarifikasi atau tabayun lebih dahulu.
Sehingga bisa berakibat menciderai institusi MUI.

Pihak MUI Jawa Timur mengaku menyayangkan sikap putri Quraish Shihab tesebut sehubungan dengan status Instagramnya beberapa waktu lalu.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, hal tersebut gara-gara sikap Najwa Shihab terkait penyitaan buku DN Aidit di Probolinggo, Rabu (31/7/2019).
Tak hanya Najwa Shihab MUI Jawa Timur rupanya juga menyayangkan sikap penyanyi Glenn Fredly terkait hal tersebut.
"Kami menyayangkan sikap Dik Najwa Shihab, dan Dik Glenn Fredly yang seakan-akan menyalahkan."
"Padahal buku ini ada berisi paham komunisnya, dan itu sangat bahaya, anak-anak muda harus tahu itu," ungkap Sekretaris MUI Provinsi Jawa Timur Muhammad Yunus.

MUI Jawa Timur menyebut saat ini buku-buku komunisme yang disita dari 2 mahasiswa komunitas Vespa Literasi telah ada di MUI Probolinggo.
"Buku-buku itu ada di tangan kami sementara. Kami, MUI, ingin mengkaji isi dari buku-buku yang ramai jadi bahasan publik," ungkap Yunus.
Yunus juga menyebut apa yang dilakukan bukanlah perampasan buku.
"Kami bukan merampas lho, tapi ini juga karena desakan kelompok-kelompok yang tidak mau buku itu beredar lagi," sambungnya.
Yunus menilai, buku-buku yang disita oleh aparat itu telah sesuai dengan Ketetapan MPRS Nomor XXV Tahun 1966 dan jelas dilarang karena mengandung ideologi komunis.

Pernyataan Sikap Najwa Shihab dan Glenn Fredly

Dilansir TribunWow.com, Najwa Shihab melalui akun Instagramnya mengkritik aksi penangkapan 2 mahasiswa yang bawa buku DN Aidit itu, Selasa (30/7/2019).
Najwa Shihab menyebut razia buku adalah bentuk kemubaziran sempurna.
Selain itu, ia juga merasa sangat miris, melihat pembatasan terhadap informasi mengenai peristiwa sejarah komunisme.

"LAGI-LAGI. RAZIA BUKU. KEMUBAZIRAN SEMPURNA.

Dua mahasiswa yang tergabung dalam komunitas vespa literasi diciduk karena mereka membawa buku biografi DN Aidit di lapak baca gratis yang digelar di Alun-alun Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur.
Sungguh miris. Saya memahami sensitifitas yang menyelimuti isu komunisme dan peristiwa sejarah yang menyertainya pada tahun 1948 dan 1965.
Tapi menyikapi isu ini dengan pemberangusan buku adalah tindakan yang tidak tepat.
Negara pun lewat keputusan Mahkamah Konstitusi tahun 2010 juga sudah jelas mencabut kewenangan Kejaksaan Agung untuk melakukan pelarangan buku tanpa izin pengadilan," tulis Najwa Shihab.

Pemandu acara Mata Najwa itu juga mengatakan bahwa razia buku-buku 'kiri' adalah langkah yang keliru.
Menurutnya, aksi razia buku-buku seperti itu tidak sejalan dengan kebebasan berpendapat dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Tindakan ini bukan hanya keliru secara prinsip tapi secara praktik juga sia-sia.
Secara prinsipil tidak sejalan dengan demokrasi yang menghargai perbedaan, kebebasan berpendapat dan menjauhkan kita dari amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Melarang membaca buku sama saja dengan menghalangi upaya mencari, mengolah, dan menyikapi informasi dan pengetahuan secara bebas dan kritis.
Hal itu juga sebuah kesia-siaan karena di zaman tekhnologi digital tiap orang bisa mencari informasi dan mempelajari pengetahuan apa pun yang diinginkannya.
Pelarangan buku adalah kemubaziran sempurna.
Di tengah rendahnya minat baca, pelarangan buku adalah kemunduran luar biasa.
Indonesia bisa semakin tertinggal dari bangsa-bangsa lain yang selalu terbuka kepada ide-ide baru dan pengetahuan-pengetahuan baru," ungkap Najwa Shihab.

Begini Cara Ulama MUI Kritik Najwa dan Glenn, 'Anak-anak Muda harus Tahu itu'
Postingan Najwa Shihab dan foto penyitaan buku komunisme, Selasa (30/7/2019) Kolase/Istimewa/Kompas.com/Instagram/Najwashihab)

Sementara itu, Glenn Fredly melalui akun Instagramnya tampak mengunggah ulang postingan Najwa Shihab, dengan ditambah keterangan ketidaksetujuan atas penyitaan buku.

"Pak @jokowi saya menolak peristiwa ini.. #tolakraziabuku
#Repost @najwashihab with @get_repost," tulis Glenn Fredly.

Polda Jatim Siap Digugat

Dikutip dari Kompas.com, pihak kepolisian mengaku siap digugat apabila melanggar hukum dalam penyitaan buku DN Aidit.
"Kita siap digugat kok, ada mekanisme yang ada. Ada namanya pengajuan di keperdataan dan lain sebagainya. Ya kita tunggu ya," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera, Rabu (31/7/2019).
Ia pun mempersilakan LBH Surabaya mengajukan gugatan apabila menilai polisi melanggar hukum.

Kronologi 2 Mahasiswa Diciduk

Penyitaan buku DN Aidit bermula ketika 2 mahasiswa pegiat literasi Muntasir Billah (24) dan Saiful Anwar (25) membawa sejumlah buku bertema komunisme.
Buku-buku itu dibawa di lapak buku gratis, di sekitar alun-alun Kraksaan, Sabtu (27/7/2019) malam.
Di antaranya buku 'Aidit Dua Wajah Dipa Nusantara, Sukarno, Marxisme dan Leninisme: Akar Pemikirian Kiri dan Revolusi Indonesia, Menempuh Jalan Rakyat, D.N Aidit, dan Sebuah Biografi Ringkas D.N Aidit oleh TB 4 Saudara'.
“Buku-buku itu saat ini sudah dilarang di Indonesia, buku-buku kami amankan," kata Kapolsek Kraksaan Kompol Joko Yuwono, Minggu (28/7/2019).
"Kedua pegiat dilepaskan setelah diperiksa secara intensif. Kami masih mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui asal buku," ujar Yuwono.
Setelah dilakukan pemeriksaan, para mahasiswa itu akhirnya dipulangkan.

Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Ananda Putri Octaviani

https://makassar.tribunnews.com/2019...harus-tahu-itu
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
apa masih ada zaman baca buku emoticon-Entahlah
semuanya sekarang serba online
main internett ....ente bisa baca apa aja yg ente mau
profile-picture
samsol... memberi reputasi
Diubah oleh pecandu.online
Lihat 1 balasan
Balasan post pecandu.online
Quote:


makanya, lucu aja masih razia buku
profile-picture
samsol... memberi reputasi
Quote:


Lah, kalian sendiri membaca buku buku komunis tersebut. Berarti kalian juga sudah "terpapar" ideologi komunis emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan samsol... memberi reputasi
Harus nya razia buku yang bisa bikin orang meleduk emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nicky123 dan 4 lainnya memberi reputasi
Sebentar lagi jadi seperti korea utara, buku yang dianggap bersebrangan dilarang beredar.....

emoticon-Sorry


Masih banyak tuh buku-buku yang bisa di razia...
profile-picture
samsol... memberi reputasi
Kalau mau merazia buku lebih baik ada izin dari pengadilan
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan samsol... memberi reputasi
Udah pada baca bukunya? Atau hanya melihat dari sampul ya?
profile-picture
samsol... memberi reputasi
halah.. MUI ngurusin parasit si tungku aja gak bisa emoticon-DP
profile-picture
profile-picture
gojira48 dan Koncong memberi reputasi
Diubah oleh entecavir
Berapa persen anak diajarkan ilmu sex, dan berapa persen anak jadi ngesex? Paham?
profile-picture
Bukan.Arab memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Emang klo baca buku biografi DN Aidit jadi auto pki? emoticon-Big Grin
profile-picture
samsol... memberi reputasi
Quote:


Quote:


pokoknya di sampul ada tulisan komunis pasti haram...emoticon-Ngakak


Padahal kata orang zaman dahulu"pengalaman adalah guru yang paling bijak"

Dalam artian kalau kita hanya di kasi tau babi itu haram tanpa menjelaskan kenapa babi itu haram itu namanya pembodohan sedangkan di ajaran islam,setiap yang haram pasti ada penjelasannya emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
autistic.dog dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


es buah itu haram juga bre lebih baik wanita cantik di halalinemoticon-Cool
Quote:


Ente salah tempat balas emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
samsol... memberi reputasi
Mending baca sejarah secara resmi.. Dari pada belajar sejarah yg telah d hapus dari sejarah dari tempat2 yg ilegal.. Malah takutnya dapat bumbu2... emoticon-Traveller
profile-picture
samsol... memberi reputasi
Quote:


Balasnya dmn ums?
profile-picture
samsol... memberi reputasi
Quote:


Yaaa kalau mau razia buku apa pun itu dan dimanapun serta kapanpun itu, alanglah baiknya kan ada izin resmi dari pemerintah, sebab republik ini negara hukum. Yach ane maklumin aja, mungkin mereka belum dewasa di negara demokrasi ini, mungkin ya.
profile-picture
samsol... memberi reputasi
Diubah oleh 54m5u4d183
Quote:

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak














emoticon-Ngacir
ironi, rata-rata orang Indonesia aja malas baca buku kok, malah ada razia buku. Penyebaran paham2 terlarang entah itu komunis atau paham radikal agama itu sekarang bukan melalui buku. Tetapi melalui gerakan perekrutan dengan kelompok skala kecil dahulu, dan melalui ceramah atau diskusi2 di skala sehari-hari, bahkan ada melalui intimidasi secara halus/terselubung dengan menjatuhkan mental bahwa orang itu paling salah.
tambahan: paham komunis itu sudah mati kok, klo ga percaya liat aja negara2 komunis.
profile-picture
profile-picture
reid2 dan samsol... memberi reputasi
Diubah oleh bawui
MUI gak guna memang. Isinye orang2 kolot khas sobat gurun.
profile-picture
profile-picture
reid2 dan samsol... memberi reputasi
Quote:


Apaan seh mbloh... emoticon-Betty
profile-picture
profile-picture
vizum78 dan samsol... memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di