alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Ini 7 Tren Kecantikan Paling Aneh Sepanjang Sejarah, Ekstrem Banget!
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5236d365b24d2c7c3e3248/ini-7-tren-kecantikan-paling-aneh-sepanjang-sejarah-ekstrem-banget

Ini 7 Tren Kecantikan Paling Aneh Sepanjang Sejarah, Ekstrem Banget!

Ini 7 Tren Kecantikan Paling Aneh Sepanjang Sejarah, Ekstrem Banget!

Tren kecantikan adalah hal yang tidak pernah konstan. Contohnya, beberapa tahun yang lalu di Indonesia pernah muncul tren sulam bibir dan sulam alis. Lalu ada pula tren lipstik yang tergantikan dengan lip cream matte. Selain menunjukkan pergantian minat, tren kecantikan juga mencerminkan bagaimana standar kecantikan terus berevolusi. 

Lain sekarang, lain pula zaman dulu. Masyarakat yang hidup puluhan hingga ratusan tahun yang lalu memiliki preferensi kecantikannya sendiri. Beberapa di antaranya tidak masuk akal dan bisa membuatmu geleng-geleng kepala. Seperti apa ya? Simak penjelasannya berikut ini.


1. Alis yang menyambung di Yunani
Ini 7 Tren Kecantikan Paling Aneh Sepanjang Sejarah, Ekstrem Banget!
Orang Yunani memiliki pandangan yang berbeda mengenai alis. Kamu mungkin menyukai alis yang tebal. Namun mereka suka alis yang menyambung. Dilansir dari New York Times, ini menunjukkan kecerdasan dan kecantikan seorang wanita.

Jika tidak memiliki alis seperti itu, mereka bahkan menyambungkannya sendiri. Ada banyak hal yang digunakan, mulai dari bubuk hitam, getah pohon, hingga rambut kambing.


2. Mencabuti bulu mata di zaman Renaisans
Ini 7 Tren Kecantikan Paling Aneh Sepanjang Sejarah, Ekstrem Banget!
Hampir semua orang menginginkan bulu mata yang panjang, tebal, dan lentik. Itulah kenapa ada maskara dan bulu mata palsu. Namun hal yang berbeda terjadi di zaman Renaisans atau abad pertengahan.

Dilansir dari Marie Claire, pada saat itu dahi dianggap sebagai bagian paling seksi dari seorang wanita. Karenanya, banyak wanita yang mencabuti bulu mata dan alis demi mendapatkan dahi yang bersih. 


3. Gigi hitam di Jepang
Ini 7 Tren Kecantikan Paling Aneh Sepanjang Sejarah, Ekstrem Banget!
Gigi putih adalah tren gigi yang selalu diminati. Terbukti dengan banyaknya metode untuk memutihkan gigi, mulai dari pasta gigi hingga veneer. Akan tetapi tahukah kamu bahwa dulu di Jepang, justru gigi hitam yang banyak diminati wanita?

Tren ini dinamakan Ohaguro. Ia populer di zaman Meiji, yaitu pada tahun 1868 hingga 1912. Ohaguro dapat dilakukan dengan meminum pewarna hitam yang berasal dari campuran besi, kayu manis, dan rempah-rempah. Dilansir dari Bustle, wanita melakukannya setelah menikah sebagai lambang penyerahan diri pada suami.


4. Pembuluh darah yang terlihat jelas
Ini 7 Tren Kecantikan Paling Aneh Sepanjang Sejarah, Ekstrem Banget!
Pada era pra-revolusi Prancis, masyarakat Inggris sudah menganggap bahwa payudara adalah bagian tubuh wanita yang harus ditampilkan. Di saat yang sama, mereka juga menggemari kulit putih pucat seperti Marie Antoinette. Dilansir dari Buzz Feed, ini untuk menunjukkan bahwa mereka adalah orang kaya yang tidak pernah beraktivitas di luar ruangan.

Kulit yang pucat sering kali menampakkan pembuluh darah kebiru-biruan. Ini juga menjadi incaran wanita pada masa itu. Untuk mendapatkannya, mereka rela menggambari dada menggunakan pensil biru.


5. Betis yang besar pada laki-laki di abad pertengahan
Ini 7 Tren Kecantikan Paling Aneh Sepanjang Sejarah, Ekstrem Banget!
Tren kecantikan bukan hanya mencakup untuk wanita saja ya. Laki-laki juga memiliki trennya sendiri. Jika saat ini banyak laki-laki yang terobsesi pada otot perut atau abs, lain halnya dengan mereka yang hidup di abad pertengahan.

Dilansir dari Atlas Obscura, pada zaman tersebut betis adalah bagian tubuh yang paling menarik untuk laki-laki. Mereka ingin mendapatkan betis besar yang terlihat berotot. Orang-orang yang tidak memilikinya bahkan menaruh bantalan di dalam kaus kakinya demi mencapai standar tersebut.


6. Tren kaki kecil di Tiongkok
Ini 7 Tren Kecantikan Paling Aneh Sepanjang Sejarah, Ekstrem Banget!
Masyarakat Tiongkok di abad ke-10 menuntut wanita untuk memiliki kaki yang kecil. Mereka menganggap bahwa ini adalah simbol dari kehalusan seorang wanita. Maka dari itu, sejak kecil, orang tua mengikat kaki anak perempuannya agar tidak membesar. 

Dilansir dari Smith Sonian Mag, proses yang harus dijalani sangat menyiksa. Dari memasukkan kaki ke air panas, melipat jari kaki, dan mengikatnya hingga infeksi. Para wanita harus berjalan dengan kaki yang seperti itu selama dua tahun. 


7. Pinggang yang kecil di tahun 1900-an
Ini 7 Tren Kecantikan Paling Aneh Sepanjang Sejarah, Ekstrem Banget!
Masyarakat Barat di tahun 1900-an sangat menyukai wanita dengan tubuh seperti jam pasir. Pinggang yang sangat kecil, pinggul lebar, dan dada yang besar. Para wanita yang ingin memenuhi standar tersebut harus menggunakan korset yang sangat ketat. 

Dilansir dari All That’s Interesting, mereka harus menghadapi berbagai risiko kesehatan karenanya. Mulai dari pingsan berulang kali karena sulit bernapas, hati yang berpindah tempat, serta kerusakan pada jantung dan paru-paru. 

Standar kecantikan masyarakat yang terlalu ekstrem membuat orang-orang pada zaman tersebut harus melalui kesengsaraan. Sebenarnya hal ini masih berlanjut hingga ke era modern seperti sekarang. Untungnya tren yang berkembang tidak seekstrem dulu.

Perlu diingat bahwa kamu sudah cantik kok walaupun tanpa mengikuti standar kecantikan masyarakat. Jangan biarkan hal tersebut membebanimu ya!


Sumber : https://www.idntimes.com/science/dis...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Ini 7 Tren Kecantikan Paling Aneh Sepanjang Sejarah, Ekstrem Banget! 5 Fakta Menarik Samuel Morse, Sang Penemu Telegraf & Sandi Morse

- Ini 7 Tren Kecantikan Paling Aneh Sepanjang Sejarah, Ekstrem Banget! 9 Hal yang Membuat Vinyl Record Lebih Baik dibanding Media Musik Lain

- Ini 7 Tren Kecantikan Paling Aneh Sepanjang Sejarah, Ekstrem Banget! 6 Fakta Penjara Bastille, Saksi Bisu Kelamnya Revolusi Prancis

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di