alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / ... / SINDOnews.com /
Abdul Kadir Karding: Wajar PDIP Minta Jatah Menteri Banyak
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d51f518af7e93624c40197e/abdul-kadir-karding-wajar-pdip-minta-jatah-menteri-banyak

Abdul Kadir Karding: Wajar PDIP Minta Jatah Menteri Banyak

Abdul Kadir Karding: Wajar PDIP Minta Jatah Menteri Banyak

SEMARANG - Permintaan PDI Perjuangan (PDIP) yang menginginkan jatah kursi menteri lebih banyak kepada presiden terpilih Joko Widodo, dinilai wajar. Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menganggap wajar karena PDI Perjuangan sebagai partai pemenang Pemilu 2019.

"Kalau kita perhatikan survei-surveinya, mereka (PDIP) memang solid mendukung Pak Jokowi, rata-rata 90%," ungkap Karding ditemui wartawan seusai mengisi Kuliah Umum di Auditorium FPIK Undip Tembalang, Semarang, Senin 12 Agustus 2019.

Dia juga menilai wajar jika Jokowi menjanjikan banyak kursi untuk PDI Perjuangan. "Ya saya kira wajar Jokowi menjanjikan kursi kepada PDIP lebih banyak dibanding partai-partai lain. Itu karena memang PDP ini partai pemenang Pemilu," terangnya.

Baca Juga:

Seperti diberitakan, Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan, Megawati Soekarnoputri secara terang-terangan meminta jatah kursi menteri pada presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi. Mega ingin partainya mendapatkan jatah kursi lebih banyak dari partai lainnya yang mendukung Jokowi di Pilpres 2019.


Sumber : https://daerah.sindonews.com/read/14...yak-1565642073

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Abdul Kadir Karding: Wajar PDIP Minta Jatah Menteri Banyak Abdul Kadir Karding: Wajar PDIP Minta Jatah Menteri Banyak

- Abdul Kadir Karding: Wajar PDIP Minta Jatah Menteri Banyak Hutan Gunung Sumbing di Wonosobo Terbakar

- Abdul Kadir Karding: Wajar PDIP Minta Jatah Menteri Banyak Gerindra Kuasai Tanah Jawara, 16 Calegnya Duduk di Parlemen

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di