alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Briptu Hedar, Gugur Saat Menjaga NKRI di Ilaga Papua
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d51d5b70577a957205d049e/briptu-hedar-gugur-saat-menjaga-nkri-di-ilaga-papua

Briptu Hedar, Gugur Saat Menjaga NKRI di Ilaga Papua

Briptu Hedar, Gugur Saat Menjaga NKRI di Ilaga Papua

KabarPapua.co, Jayapura - Bripda Dedy, rekan satu leting Briptu Hedar di sekolah kepolisian Jayapura tak pernah menyangka, Lebaran 1434 Hijriyah kemarin adalah pertemuan terakhirnya dengan Briptu Hedar (24).

Dedy dan Hedar adalah teman satu leting angkatan 39. Mereka menjadi sahabat sejak menempuh sekolah kepolisian di SPN Jayapura dan lulus bersama pada 2014.

Dimata Dedy, Hedar merupakan sosok yang ramah dan mudah bergaul dengan siapa pun. Hedar juga memiliki sifat mudah percaya dengan orang lain dan dikenal tak pernah memiliki pikiran negatif kepada seseorang.

"Anaknya tulus dan baik hati. Terakhir kami berkomunikasi lewat WhatsApp. Dia menulis pesan di WhatsApp pada Juli lalu yang isinya bangga bisa ditugaskan dan menjaga NKRI dari Ilaga, Kabupaten Puncak," kata Dedy yang ditemui KabarPapua di rumah duka yang terletak di Kampung Cina Tua, Serui, Senin malam, 12 Agustus 2019.

Hedar dikenal oleh rekan kerjanya fasih berbahasa Jerman dan juga gemar olah raga. Pria berdarah Bugis dan Banjar ini merupakan anak pertama dari pasangan Kaharuddin dan Nurhaeda. Hedar menjadi anak pertama dari tiga bersaudara.

Sepanjang karirnya, Hedar ditempatkan pada daerah rawan akan gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata. Sebut saja pada ia pernah ditugaskan sebagi tim kejar KKB di Tembagapura dan Sinak, Kabupaten Puncak Jaya.

"Tahun lalu Hedar mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa, karena berhasil membebaskan sandera di Kabupaten Nduga, Papua," kata Dedy mengenang kebaikan sahabatnya.

Karena memiliki sifat tak pernah berpikiran negatif terhadap orang lain, Senin siang, 12 Agustus 2019, pukul 11.00 WIT, adalah hari naahs bagi Hedar. Saat berboncengan motor dengan rekannya Bripda Alfonso Wakum, Hedar dipanggil oleh seseorang yang mengaku temannya di Kampung Usir, Kabupaten Puncak.

Saat itu, Hedar minta Alfonso untuk memberhentikan kendaraannya. Ia pun turun dari motor dan menghampiri teman yang tadi memanggilnya.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal menuturkan saat hendak  mendekat ke orang yang memanggilnya tadi, tiba-tiba 6-8 orang keluar dari semak-semak dan langsung menyeret korban.

"Alfonso yang mengetahui kejadian itu melarikan diri dan langsung melaporkan kejadiannya ke Pos Koga, Kabupaten Puncak," kata Kamal.

Sesaat setelah kejadian, aparat gabungan langsung melakukan penyisiran ke lokasi. Dalam penyisiran tak ditemukan Hedar. Namun, pukul 17.30 WIT jenazahnya ditemukan tergeletak tak jauh dari lokasi kejadian.

"Kami masih menyelidiki, apakah almarhum dibunuh di tempat atau di lokasi lainnya," kata Kamal dalam keterangan pers di Media Center Polda Papu, Senin petang tadi.

Kamal menyebutkan Hedar gugur saat proses negosiasi antara Muspida di Kabupaten Puncak dengan tokoh masyarakat dan KKB di Puncak. "Proses negosiasi belum usai, kami mendapatkan kabar, Hedar telah gugur di tangan KKB,” katanya.

Polisi menyebut pelaku pembunuhan Hedar adalah kelompok KKB Lekagak Telenggen yang memiliki wilayah kekuasaan di Kabupaten Puncak dan Puncak Jaya. KKB ini kerap melintasi perbukitan Distrik Sinak, untuk wilayah pelarian dari incaran aparat keamanan.

Jenazah Hedar disemayamkan di Puskesmas Ilaga dan esok hari akan langsung diterbangkan ke Makassar, untuk dimakamkan di kampung halamannya. "Keluarga besar almarhum berada di Makassar," ujar Kamal.

Kepala Pusat Kajian Keamanan Universitas Bhayangkara Jakarta, Profesor Hermawan Sulistyo atau biasa disapa Prof Kikiek menyebutkan Hedar dan Alfonso sengaja dijadikan pancingan oleh KKB di Puncak.

Informasi yang diperoleh Prof Kikiek menyebutkan keduanya dianggap oleh KKB Lekagak sebagai orang yang sering membocorkan informasi dari KKB.

"Mereka (KKB) marah dan dendam. Keduanya sengaja dibuat pancingan oleh KKB dengan cara meminta keduanya untuk mengantarkan kopi dan gula kepada kelompok ini," jelas Prof Kikiek yang ditemui KabarPapua di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin 12 Agustus 2019.

Prof Kikiek menuturkan, sebelum Hedar dibawa oleh kelompok ini ke hutan, Alfonso telah mengingatkan Hedar untuk tak mendekat kepada KKB, karena dianggap berbahaya.

"Almarhum memang kenal baik dengan orang-orang itu, tapi ada masalah yang membuat mereka (KKB) marah dan dendam. Akibatnya Hedar ditembak dengan 3 peluru bersarang di tubuhnya. Sementara, Alfonso selamat, setelah berhasil melarikan diri dan tak terkena tembakan yang diarahkan oleh kelompok itu," jelasnya.

Prof Kikiek menyebutkan meskipun polisi memiliki program pendekatan melalui Satuan Tugas Pembinaan Masyarakat (Satgas Binmas) Noken dengan cara memberikan bantuan dan bimbingan pertanian, peternakan atau kearifan lokal lainnya, tetapi bisa saja penyanderaan dilakukan oleh kelompok lain yang tinggal di hutan yang tak mendapatkan informasi terkait program-program yang sedang dilakukan polisi. Salah satu penyebabnya adalah kondisi geografis yang sulit.

Prof Kikiek yang juga menjadi penasihat Kapolri ini mengklaim tak semua program Binmas Noken ditolak. Sebagian wilayah justru meminta program Binmas Noken ini diteruskan. Masalahnya adalah komunikasi di lapangan. Namun, di tingkat nasional, dikapitalisasi sehingga menjadi masalah politis. 


sumur

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Bodo amat sma HAM,sikat abis aja mahluk" ini
profile-picture
profile-picture
khayalan dan luna8899 memberi reputasi
Quote:


Setuju! Komnas HAM cuekin aja.. Kalau koar2.. si anggota2 komnas Ham pakein baju TNI atau polri terus taro di daerah sono!

Mau tau gw.. abis itu mereka masih teriak2 soal HAM ato kaga?
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
Diubah oleh khayalan
jangan sampai hedar-hedar lain menyusul baru di basmi ni parasit
















emoticon-Cool
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
Kok g pakai drone y polisi tentara disana itukan efektif utk perang gerilya
profile-picture
profile-picture
khayalan dan luna8899 memberi reputasi
Waktunya Napalm beraksi emoticon-Imlek
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
Quote:


Agan kebanyakan nongton pilem ato gimanah? emoticon-Matabelo
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
Quote:


iya sih di film film kan gitu
profile-picture
profile-picture
luna8899 dan khayalan memberi reputasi
Quote:


emoticon-Matabelo
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
Oot
Sodara bapak ibu gw perwira tni ad al dan polri, cuma baru baru tau sekarang ada seragam pdl polri kayak photo diatas.. mirip pdl nya navy seal
emoticon-Kiss
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Innalillahi wainna ilaihi rajiiuun semoga khusnul khotimah kuburnya dan syahid!

Sayang, tentara ganteng2 dan professional kek gini syahid di medan perang. Mohon panglima yg nakal2 aja dikirim ke papua jgn askar yg baek2 yg dikirim ke medan tempur.
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
R.I.P
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
anggota komnas ham mungkin selektif semi permaeabel, kalo orang asli yang kesenggol rokok bakal koar2 tapi kalo pulisi atawa tentara yang mati pada diem kayak anjink dikasih tulang
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
OPM real Terroris

Mana yg kemaren bilang OPM gak perlu tegas penangananya ????

Lu liat tuh sudah banyak TNI dan Polri yg mati karena OPM

Apa lu buta ???
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
turut berduka cita sedalam2nya semoga pemerintah dan aparat segera memusnahkan kelompok tersebut ...
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
Makin banyak aja aparat berguguran.

Akibat pemerintah terlalu takut sama komnas HAM.
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
Diubah oleh ssgbangsat
Balasan post revolushit.29
polri sekarang punya camo doreng juga
bisanya seh pelopor
buat anti-gerilya
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
Sapa yg palinh dirugikan dgn kejadian ini ????? KELUARGA korban
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
RIP emoticon-norose
profile-picture
profile-picture
luna8899 dan keybrott memberi reputasi
Pak alfonso pasti udah tau kan muka2 yg manggil korban?

Harusnya langsung digeruduk itu pake panser anoa sekalian.
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
Balasan post sonisme
Yang seperti ini, karena tentara biasanya dihitung kombatan, jadi ranahnya hukum perang, dan mereka persetan soal nasibnya meskipun hanya sebagai pengawal kenegaraan.
profile-picture
luna8899 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di