alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Sang penjaga perkemahan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5147014601cf2cee685c2a/sang-penjaga-perkemahan

Sang penjaga perkemahan

Sang penjaga perkemahan

Aku selalu bertanya tanya. Kenapa orang itu selalu melihat kearah kami?

Dengan penampilannya yang tua dan lusuh dia selalu melihat kearah anak anak pramuka yang sedang berkemah di lahan ini. setiap kali aku kemari dia akan ada disana untuk mengawasi dari balik gubuknya.

Namanya pak Tejo, sang penjaga perkemahan. Di usianya yang sudah memasuki kepala enam dia masih setia menjaga kawasan perkemahan ini sendirian. Awalnya keberadaannya menggangguku namun setelah peristiwa itu pandanganku terhadapnya berubah.

***


“Hey, si Ani kemana?”

“Nggak tau, bukannya tadi kalian bareng ya?”

“Iya tapi tadi pas jalan di hutan aku lihat ke belakang dia nggak ada”

“Lho? Nyasar? Apa diculik?”

Kepanikan melanda seluruh orang di perkemahan saat kami menyadari teman kami yang bernama Ani hilang saat jerit malam di hutan.

“Ayo cari bareng bareng”

“Tapi masuk hutan lagi bahaya. Gimana kalo kita ikutan nyasar?”

“Terus gimana?”

“Kita minta bantuan pak Tejo”

Aku terkejut saat ketua pramuka kami mengatakan hal itu. Kenapa harus pak Tejo?

Dengan enggan kami mulai mengikuti ketua kami menuju gubuk kecil di pojok lahan perkemahan.

“Pak Tejo, tolong pak”

Dia mulai mengetuk ngetuk pintu gubuk itu. Sekarang jam tiga pagi. Sudah jelas pak Tejo sudah tidur.

“Ada apa?”

Terdengar suara dari balik pintu dan pintupun terbuka. Itu pertama kali aku mendengar suara pak Tejo.

“Tolong pak, ada teman kami yang hilang di hutan”

“Dia kearah mana tadi?”

“Kearah sana pak?”Ucap ketua kami sambil menunjuk kearah tadi Ani berjalan.

Dengan cepat pak Tejo kembali masuk ke gubuknya, mengambil senter dan jaket lalu berlari memasuki hutan.

Aku bingung kenapa pak Tejo melakukan itu. Kukira dia hanya penjaga perkemahan biasa. Tak kusangka dia mau membantu mencari anggota kami yang menghilang. Sendirian lagi
Sekitar lima belas menit kemudian pak Tejo kembali dengan membawa Ani yang menangis bersamanya.

“Ini, dia tadi hampir aja nyasar sampai ke gunung. Untung bapak cepat temuin.”

Dapat kulihat Ani sangat lega karna berhasil kembali ke perkemahan. Dia tak henti hentinya mengucapkan terima kasih pada pak Tejo.

Malam itu pak Tejo kami ajak untuk menceritakan kisahnya selama dia menjadi penjaga perkemahan. Dia bilang dia dulu adalah seorang anggota organisasi pramuka indonesia. Setelah pensiun dia memutuskan untuk menjadi penjaga perkemahan disini.

Terkadang dia juga membagikan pengalaman dan pengetahuannya pada anak anak pramuka yang berkemah disini atau terkadang menolong jika ada anak yang tersesat di hutan.

Tak terasa matahari sudah terbit menandakan akhir dari perkemahan kami disini. Meski aku masih ingin mengobrol lebih bayak dengan pak Tejo tapi kami harus segera mengemas barang barang kami dan pulang.

Saat itulah aku jadi sangat menghormati pak Tejo. Setiap kali kami berkemah disini kami pasti akan mengajak pak Tejo berkumpul bersama kami.

***


Hari ini aku dan teman temanku kembali berkemah disini. Namun sebelum berkemah ada sesuatu yang ingin kami lakukan.

Setelah berkumpul dengan teman tamenku kami pun berjalan ke arah gubuk pak Tejo.

‘TUK TUK TUK’

“Iya, ada apa?”

“SELAMAT ULANG TAHUN PAK TEJO”
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Cape d...


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di