alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Citizen Journalism /
Belajar Etikolegal untuk Tenaga Kesehatan di RSKO Jakarta, Takut Hukum Kah !!!
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5108d96df2317710362bcf/belajar-etikolegal-untuk-tenaga-kesehatan-di-rsko-jakarta-takut-hukum-kah

Belajar Etikolegal untuk Tenaga Kesehatan di RSKO Jakarta, Takut Hukum Kah !!!

 Belajar Etikolegal untuk Tenaga Kesehatan di RSKO Jakarta, Takut Hukum Kah !!!

Agan dan Sista udah pernah ke Rumah Sakit kah ? 

Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) merupakan unit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada dibawah  dan bertanggung jawab kepada Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan mempunyai tugas menyelenggarakan upaya peyembuhan dan pemulihan secara paripurna.

Pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan terhadap, penyalahgunaan dan ketergantungan narkotika, alkohol, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) secara serasi, terpadu dan berkesinambungan dengan upaya peningkatan kesehatan lainnya serta melaksanakan upaya rujukan.

Untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien serta mengimplementasikanstandar akreditasi yang berorientasi kepada pasien maka RSKO Jakarta mengadakan Workshop Penyusunan Etikolegal Untuk Tenaga Kesehatan yang dilaksanakan di ruang konfrensi lantai 2, RSKO Jakarta.

Workshop tersebut diselenggarakan pada tanggal 8 s/d 9 Agustus 2019 yang diikuti oleh 43 peserta dengan narasumber Prof.dr.Herkutanto, Sp.F (K) dan Dr.Gerald Mario Semen, Sp.KJ (K). 
Para peserta hadir terdiri dari Jajaran Direksi, Pejabat Komite, Pejabat Struktural, dan Manajer Non Struktural, Dokter, Perawat, dan Tenaga Kesehatan yg lain.

 Belajar Etikolegal untuk Tenaga Kesehatan di RSKO Jakarta, Takut Hukum Kah !!!
Dalam sambutannya Direktur Medik dan Keperawata RSKO Jakarta, drg.Rita Monzona MARS menyampaikan bahwa workshop penyusunan etikolegal untuk tenaga kesehatan tujuanya mencegah terjadinya permasalah etik dan hukum yang ada di RSKO Jakarta.

Lanjutnya masalah etik di rumah sakit bisa terjadi antar pegawai, antar profesi baik pihak rumah sakit dengan masyarakat umum maupun pasien yang mendapatkan layanan. Kejadian etik pun bisa terjad di rumah sakiti, dengan workshop ini diharapkan peserta dapat membuat pedoman layanan dan program kerja menyangkut etik profesi.

Turut hadir Ketua Etik dan Hukum dan juga merupakan narasumber workshop ini, dr.Gerald Mario Semen, Sp.KJ. Beliau menegaskan kenapa perlu ada pedoman etik karena rumah sakit menghadapi pasien dan pengunjung berbagai macam, adanya tuntutan akreditasi rumah sakit yang meminta kualitas mutu layanan diutamakan, JKN mengharapkan kendali biaya.

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang berdampak akan masuk tenaga medis dan paramedis dari luar negeri, SDG s, dan kesiapan tenaga kesehatan apakah kita sudah siap bersaing.

RSKO Jakarta sebagai salah-satunya Rumah Sakit pemerintah yang secara khusus memberikan layanan kesehatan dibidang gangguan penyalahgunaan NAPZA memandang perlu membentuk kepengurusan  Komite Etik dan Hukum RSKO Jakarta guna menunjang peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.

Undang-undang no.44 tahun 2009 tentang rumah sakit pasal 46 menyebutkan  bahwa "Rumah Sakit bertanggung jawab secara hukum terhadap semua kegiatan yang ditimbulkan atas kelalaian yang dilakukan tenaga kesehatan di Rumah Sakit", dan pasal 29 ayat (1) huruf s yang menyatakan bahwa Rumah Sakit mempunyai kewajiban "melindungi dan memberikan bantuan hukum bagi semua petugas Rumah Sakit dalam melaksanakan tugas".

Komite Etik dan Hukum Rumah Sakit adalah unsur organisasi non struktural yang membantu kepala atau direktur rumah sakit untuk penerapan etika rumah sakit dan hukum di RSKO Jakarta dan dapat membantu Direktur Rumah Sakit dalam pembinaan dan pendidikan.

Tenaga kesehatan yang berkaitan dengan etika dan hukum dalam pelayanan kesehatan, melindungi hak dan kewajiban dokter dan pasien, membahas kasus etikomedikolegal, menindaklanjuti sengketa medis yang terjadi di rumah sakit serta membantu Direktur dalam menyusun kebijakan terkait etik dan hukum di Rumah Sakit.

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia no.42 Tahun 2018 tentang Komite Etik dan Hukum Rumah Sakit, salah-satu tugas Komite Etik dan Hukum adalah meningkatkan dan menjaga kepatuhan penerapan etika dan hukum di Rumah Sakit salah-satunya dengan cara menyusun pedoman etikolegal bagi tenaga kesehatan.

 Belajar Etikolegal untuk Tenaga Kesehatan di RSKO Jakarta, Takut Hukum Kah !!!

Penyusunan pedoman etikolegal ini diharapkan dapat mencegah timbulnya permasalahan pelanggaran etik maupun pelanggaran hukum dalam upaya pelayanan terhadap penderita gangguan jiwa agar setiap profesi dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi OMDK sekaligus menjamin hormat kepada martabat manusia serta melindungi HAM dan kebebasan lain dari ODMK yang dijamin dalam peraturan perundang-undangan.

Sebelum penyusunan pedoman etikolegal perlu dilaksanakan workshop tentang etikolegal untuk tenaga kesehatan sebagai pengenalan awal terhadap etikolegal pada tenaga kesehatan. 

Diharapkan dengan adanya workshop etikolegal untuk tenaga kesehatan di RSKO Jakarta maka fungsi komite etik dan hukum dapat diterapkan dengan baik sehingga meningkatkan kenyamanan pasien dalam hal pelayanan dan fasilitas demi terwujudnya kualitas layanan RSKO Jakarta yang optimal.
-----------------------------------------------------------
Salam hangat RSKO Jakarta


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di