alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dishub DKI Bagi Selebaran Sosialisasi Perluasan Ganjil-Genap
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d50e25e09b5ca399772c7cd/dishub-dki-bagi-selebaran-sosialisasi-perluasan-ganjil-genap

Dishub DKI Bagi Selebaran Sosialisasi Perluasan Ganjil-Genap

Dishub DKI Bagi Selebaran Sosialisasi Perluasan Ganjil-Genap

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menggelar sosialisasi perluasan sistem pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap di beberapa titik di kawasan Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019).

Salah satunya di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan.

Pantauan Kompas.com pukul 09.10 WIB, terpantau beberapa petugas Dishub membagikan selebaran berisi informasi soal perluasan ganjil genap.

Salah satu petugas Dishub, Suyanta mengatakan, mereka membagikan selembaran ke pengendara mobil sejak pukul 06.00 tadi.

"Kami bagikan ke semua mobil karena hari ini baru tahap sosialisasi, belum penindakan," ujar dia di pertigaan Fatmawati, Jakarta Selatan.

Mereka membagikan selembaran kepada pengendara mobil yang melaju dari arah Fatmawati menuju Blok M, Jakarta Selatan.

"Karena jalur yang mengarah ke blok M yang akan diberlakukan ganjil genap," terang dia.

Terpantau hingga saat ini proses sosialisasi masih terus berjalan. Beberapa pengendara mobil nampak antusias mendengarkan penjelasan dari anggota Dishub ketika mendapatkan selembaran tersebut.

Perluasan sistem ganjil dan genap bakal dimulai 9 September 2019. Polisi akan menilang pelanggar sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Adapun 25 ruas jalan yang terkena perluasan sistem ganjil genap, yaitu:

- Jalan Pintu Besar Selatan

- Jalan Gajah Mada

- Jalan Hayam Wuruk

- Jalan Majapahit

- Jalan Sisingamangaraja

- Jalan Panglima Polim

- Jalan RS Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang).

- Jalan Suryopranoto

- Jalan Balikpapan

- Jalan Kyai Caringin

- Jalan Tomang Raya

- Jalan Pramuka

- Jalan Salemba Raya

- Jalan Kramat Raya

- Jalan Senen Raya

- Jalan Gunung Sahari

Sistem ganjil genap juga tetap diberlakukan di ruas jalan yang semula sudah diterapkan kebijakan tersebut, yakni:

- Jalan Medan Merdeka Barat - Jalan MH Thamrin - Jalan Jenderal Sudirman

- Sebagian Jalan Jenderal S Parman, dari ujung simpang Jalan Tomang Raya sampai simpang Jalan KS Tubun.

- Jalan Gatot Subroto

- Jalan Jenderal MT Haryono

- Jalan HR Rasuna Said - Jalan DI Panjaitan

- Jalan Jenderal Ahmad Yani (mulai simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai dengan simpang Jalan Bekasi Timur Raya)


Sumber : https://megapolitan.kompas.com/read/...awati?page=all
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alifrian. dan 3 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Mana yang lebih berpengaruh mengurangi macet pemberlakuan ganjil genap atau pembatasan roda dua di jalan protokol?
emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
eggnostick dan ekaputra19 memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Quote:


Bagi pemilik sepeda motor tentu akan menjawab mobil jelas membuat macet karena dimensinya saja lebih besar, tp bagi pemilik mobil tentu akan menjawab sepeda motor membuat macet karena sepeda motor umumnya tdk tertib dan suka menyerobot yg membuat macet...tp bagi ane yg tdk naik motor atau mobil, dua-duanya membuat macet emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aga18 dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Semoga efektif sosialisasinya lewat selebaran
Diubah oleh 54m5u4d183
Balasan post loebis.caem
Quote:


kalo buat ane memang 2-2nya sumber macet.
ada yg bilang jalan tol gak ada motor aja macet...ini benar, tapi bisa dibayangkan suasana traffic di tol kalo ditambah motor.

mobil terutama angkot ngetem sembarangan bikin macet, tapi motor juga yg bikin semrawut

ane weekdays biker dan weekend driver. bener2 pasrah liat suasana jalanan di jakarta
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lunoxm dan 3 lainnya memberi reputasi
mobil itu udah jelas penyebab macet, dan motor penyebab semrawut. macet + semrawut bisa nebak kan apa yang terjadi ?
ga usah saling nyindir kalo dijalan masih goblok bawa kendaraan...hal simpel, belok ga pake sen main potong lajur orang, naik trotoar, nyetir main hp
profile-picture
profile-picture
qisatria dan abizaidan memberi reputasi
Quote:


Sepeda ane kena ikutan bikin macet jg dong gan kl kayak gini....


emoticon-Bingung
Quote:


Menurut Ane gage cuma mengurangi macet dibeberapa jalan saja tapi mindahin kemacetan ke jalan lain & tol.
Pembatasan roda 2 di jalan protokol sama, tapi memang lebih membantu mengurangi kemacetan.
Kalau mau sebaiknya gage kena buat roda 4 & roda 2, perbaiki kualitas & kuantitas transportasi umum & erp.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lunoxm dan 3 lainnya memberi reputasi
Oper kesini, brey, biar ane tahu emoticon-Malu
nambah lebar aja
kok ga ada bagi bagi wang ya emoticon-Ngakak
mantap, salesman mobil bakalan kebanjiran pesanan
Bagus selama angkutan umumnya laik jalan dan jumlahnya juga cukup
profile-picture
abizaidan memberi reputasi
saya hanya bisa mendoakan
Kendaraan nambah terus, jalannya kagak nambah2
profile-picture
abizaidan memberi reputasi
semoga jadi solusi amouh dehhh emoticon-Leh Uga
masih pake motor. aman
Quote:


Cuma bisa ngelus dada kalau udh macet
Emosi hanya buang tenaga percuma
profile-picture
profile-picture
khadapy dan abizaidan memberi reputasi
Quote:


setidaknya motor dimensinya kecil dan ga bakalan ada motor segede SUV yang cuma bawa 1 penumpang doang emoticon-Smilie
Lihat 1 balasan
Akhirnya rasuna said ama gatsu.

Jalan paling brengsek kalo balik kerja
harga bikin plat dobel nih, berasa james bond plat bisa di putar balik
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di