alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Forex Broker /
Pasangan GBP/USD Mengalami Penurunan Tajam Minggu Ini
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d50e227b8408822bc231748/pasangan-gbp-usd-mengalami-penurunan-tajam-minggu-ini

Pasangan GBP/USD Mengalami Penurunan Tajam Minggu Ini

Berdasarkan grafik hariannya, terlihat bahwa mata uang GBP/USD berada pada penjualan dengan tekanan rendah di multi bulan, saat penjualan di bawah Simple Moving Averange (SMA). Level yang perlu dikalahkan oleh GBP/USD jika ingin membuat pemulihan, berada pada angka 1,2082 dan 1,2060. Mata uang ini kian melemah disebabkan oleh dolar AS, yang meningkat secara moderat. 
Sedangkan dalam grafik 30 menit, GBP/USD memperdagangkan Cable pada angka terendah. Diketahui cablenya diperdagangkan 3 hari di bawah SMA utama, dengan menyarankan kemerosotan lebih lanjut dalam waktu dekat. Resisten terdekatnya bisa terlihat dekat level 1,2116, 1,2154, 1,2186 hingga 1,2212. Penguatan yang awalnya terlihat bagus, menjadi pemicu penurunan leg pada awal intraday pasangan ini.
Pasangan GBP/USD Mengalami Penurunan Tajam Minggu Ini

USD Sempat Mengalami Kemajuan Sebelum Kemerosotannya
Sebelum mengalami kemerosotan pada angka 1,2100, pasangan GBP/USD sempat memperpanjang pullback untuk intraday yang cukup tajam. Sempat pula mengalami peningkatan pada mata uangnya, meskipun pada akhirnya terkalahkan dan mundur beberapa pips. Dalam prosesnya, GBP/USD bertemu dengan beberapa penjual agresif hingga membuatnya turun mendekati 90 pips intraday. Pemicu leg penurunannya yaitu permintaan kenaikan dolar AS.

Permintaan kenaikan dolar AS secara moderat, menjadi pemicu terbesar kemerosotan pasangan GBP/USD. Hal tersebut juga dipicu oleh ekstraksi yang mendukung pemulihan dolar, dalam obligasi yield Treasury AS. Gerakan spiral kebawah atau kemerosotan yang terjadi, juga dipercepat oleh isu Inggris yang menambah penjualan intraday. Hal tersebut menjadi berita politik tersendiri di Inggirs, melibatkan pemerintahan dalam negeri. 

Dilaporkan oleh Financial Times, bahwa perdanan menteri Inggris yaitu Boris Johnson diramalkan akan menghadapi mosi anggota parlemen yang telah kembali dari reses. Johnson juga menambahkan, bahwa mereka diperintahkan untuk mengadakan pemilihan umum, maka pemilihan umum akan dilaksanakan beberapa hari setelah Brexit sekitar tanggal 31 Oktober. Sementara itu, pemerintah akan segera mencegah penurunan lebih lanjut USD.


Analisa Peningkatan GBP dengan Pasangan Lain

Mata uang tunggal sukses menangkat jual beli yang lebih agresif, dalam jangka satu jam terakhir pasangan EUR/GBP berhasil meningkat di luar angka 0,92. Support ini juga diikuti oleh peningkatan jual beli SMA 100 jam, angka berhasil dicapai yaitu 0,92 yang berarti berhasil menempati puncak baru di dua tahun terakhir, yang akan menjadi bullish jangka pendek.

Sementara itu indikator pada bullish masih mempertahankan grafik perjam atau harian, dan tetap berkomitmen untuk terus mendukung prospek peningkatan dengan jalur lintas ke atas. Namun, jika dilihat dari grafik menurut hasil para penganalisis, lebih memungkinkan untuk memperpanjang pada momentum yang positif dan menuju ke angka 0,93. Angka tersebut menjadi puncak multi tahun sejak Agustus 2017.

Disamping support tersebut, kemungkinan mengalami kemerosotan masih ada. Angka 0,91 sangat memungkinkan ditembus dengan cepat tetapi dibalik itu semua, pasangan EUR/GBP telah terkonfirmasi mengenai peningkatannya. Peningkatan tersebut patut diapresiasi, ditengah krisis ekonomi saat ini. Diharapkan krisis ekonomi akan segera usai, sehingga situasi ekonomi stabil dan tidak banyak mata uang yang mengalami kemerosotan tajam.



www.salmamarket.com
Diubah oleh SalmaMarkets
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di