alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS mau ada event baru! Isi survey ini dan dapat badge!
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5042cd28c9913ec56aace0/ibu-ibu-ke-pasar

Tinggal Siram Doang

"Bang ada toge ga?"
"Itu masih banyak bu!"
"Ih... Itu mah kacang ijo bang, bukan toge!"
"Tinggal siram aja, besok juga dah numbuh jadi toge!"
"Ya udah, sekilo bang, 1000 ya!"
"Ko serebu sih bu!"
"Ya elah s abang... Tinggal siram aja, besok juga uangnya jadi 10rb!"



Mantan Suamiku Kuat-Kuat

Seberapa kuat mantan suami anda?"
"Cukup kuat!"
"Lalu dengan mantan suami kedua anda?"
"Dia lebih kuat lagi!"
"Terus?"
"Kalau kamu tidak lebih kuat daripada keduanya. Saya sarankan mundur saja!"

"Hidup itu pendek, tertawalah selagi tertawamu tidak ditertawakan, semoga gigimu masih utuh saat tertawa"


Masih banyak cerita lain di video berikut:

u


Pendekar Bingung


Dunia persilatan dikejutkan dengan kemunculan bocah sakti mandraguna yang mampu.menaklukkan Buaya buntung. Napasnya masih tersengal-sengal, keringat bercampur darah masih melekat erat ditubuh hitamnya yang kerempeng. Tangan kanan masih memegang sebilah belati kecil sedang tangan kiringa menenteng kepala buaya buntung yang masih mencucurkan darah segar.
"Siapa anak itu? Kesaktiannya sungguh luar biasa! Tak satupun pendekar di sini mampu menaklukkan buaya buntung. sedangkan dia hanya seorang bocah kurus kering kurang gizi tapi sungguh luar biasa kekuatannya."
"Kita harus mencari tahu siapa dia kawan, ayo kita mendekat!"
"Ayo, tapi hati-hati kawan. Nampaknya bocah itu cukup berbahaya!"
"Ia... Kita mendekat dengan perlahan-lahan. Jangan tunjukkan kepadanya ancaman. Buang senjatamu!"
Kedua pendekar itu lalu mendekat perlahan.
"Bocah pendekar, sungguh luar biasa kesaktianmu mampu membinasakan buaya buntung!"
"Hemmm...!" Dengan muka sedikit meringis dia menoleh kepada kedua pendekar itu.
"Ma... Maaf, klo kami kurang sopan. Tapi jika kami boleh tau, siapakah kamu sebenarnya? Sungguh ingin rasanya kami berguru kepada dirimu jika berkenan?" Dengan sangat hati-hati pendekar itu berkata.
"Berguru? Kalian ini siapa? Saya di sini bukan untuk tujuan membunuh buaya buntung itu. Tapi ada tujuan lebih besar lagi yang harus saya tuntaskan!"
"Hahh... Tujuan besar? Apa maksudnya guru?"
"Jangan panggil saya guru, karena saya bukan guru kalian!"
"Oh tidak guru, kami di sini benar-benar ingin menjadikanmu guru kami, kami mohon guru!"
"Tidak! Kalian tahu tujuanku ke sini?"
"Ti... Tidak guru. Tujuan apa sebenarnya yang hendak guru selesaikan di sini?"
"Saya sedang berkelana mencari pendekar-pendekar yang dapat saya jadikan sekutu!"
"Siapa itu guru?"
"Kalian tahu si pitung? Si Buta dari goa hantu? Gundala putra petir? Gatot Kaca?"
"Ta... Tau guru"
"Kalian bisa membawaku kepada mereka?"
"Bi... Bisa guru. Ayo kami akan antar guru ke rumahnya masing-masing!"
"Baiklah ayo!"
"Cut... Cut!"
"Plok... Plok... Plok!"
"Hebat... Hebat kamu memang sangat berbakat untuk menjadi seorang aktor Samidin!"
"Ia kamu hebat... Sekarang beristirahlah dulu, nanti kita lanjutkan setelah makan siang!"
"Baik pak. Sutradara, Udin sholat dhuhur dulu ya...?"
"Ya silahkan Din!"
"Horeee... Cerita yang bagus Din. Apik dan penuh penghayatan. Drama ini nanti kita pentaskan pada saat 17an ya... ""
"Oh Santi, hehe.. makasih ya atas pujiannya!"
"Sama-sama Din, nti malam ngerjain PR di rumahku ya!"
"Ia... Nanti aku ke rumahmu!" si Udin senyjum-senyum lalu tiba-tiba.
Byurrrr... Ada air bah tiba-tiba menghantam Udin. Udin baaah kuyup dan kebingungan.
"Buaya... Buaya buntung masih hidup!"
"Udinnn... Cepetan bangunnn, mandi. Ini sudah jam 7 tau... Cepat ke sekolah!"
"Loh? " Si Udin bengong tak mengerti dengan apa yang terjadi.
"Ini si Udin lagi ngapain sih sebenernya?" Dua pendekar muridmya si Udin kebingungan garuk-garuk.kepala.
"Nah kamu pendekar lagi ngapain?" Si Udin kaget melihat mereka.
"Mbuhlah... Balik. Mang!"
"Hehe...!"
Diubah oleh slametjawa
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
emoticon-Amazed
emoticon-Amazed


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di