alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Oknum Kementerian Diduga Terlibat Penipuan Percepatan Keberangkatan Haji
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d501698c82084201c347e3f/oknum-kementerian-diduga-terlibat-penipuan-percepatan-keberangkatan-haji

Oknum Kementerian Diduga Terlibat Penipuan Percepatan Keberangkatan Haji

Oknum Kementerian Diduga Terlibat Penipuan Percepatan Keberangkatan Haji

Patroli Indosiar, Jakarta Penyelidikan kasus penipuan percepatan keberangkatan jemaah calon haji terus bergulir. Tersangka penipuan mengaku jika dirinya disuruh oleh seorang oknum kementerian tertentu.

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Sabtu (10/8/2019), tersangka Murtadji Junaedi mengaku dirinya disuruh oknum pegawai sebuah kementerian berinisial S untuk mencari calon jemaah haji yang ingin keberangkatannya dipercepat bersamaan dengan kloter terakhir.

Tersangka mengaku mengenal oknum S sejak tahun 2018 dan telah mengumpulkan uang setoran dari para korban, lalu diserahkan kepadanya.

Namun, kenyataannya jemaah calon haji ditipu dan tidak diberangkatkan.  
Kasus penipuan percepatan keberangkatan haji terjadi pada puluhan jemaah haji asal Pasuruan. Para korban tergiur dengan iming-iming bisa diberangkatkan lebih cepat di tahun 2019 dari antrean seharusnya tahun 2040.

Mereka pun harus membayar sejumlah uang dengan kisaran antara Rp 15 juta hingga Rp 25 juta per orang.

sumur
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Terjadi lagi....

Well, memang sih, kemenag diperlukan negara untuk hal seperti ini, tapi yang katanya agama kok, masih bisa kotor seperti ini sih?
masih ada aja orang yang tergiur emoticon-Bingung
Nih kelanjutannya

https://regional.kompas.com/read/2019/08/10/18260021/kasus-penipuan-51-jemaah-calon-haji-polisi-periksa-staf-kemenag-jatim

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur bakal memeriksa staf Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, guna menindaklanjuti kasus penipuan pemberangkatan 51 jemaah calon haji. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, oknum dari Kemenag yang dipanggil bernama Syaifullah yang merupakan saksi terlapor. Nama itu sebelumnya juga disebut-sebut menipu Murtadji Djunaedi, tersangka dalam kasus penipuan percepatan pemberangkatan haji. "Kami serius, kami sudah memanggil saksi ahli dari Kementerian Keagamaan dan memanggil oknum dari salah satu kementerian tertentu (Kemenag) yang dilaporkan Djunaedi (tersangka)," kata Barung, Sabtu (10/8/2019).

Baca juga: Gagal Berangkat, 53 Calon Haji Datangi Kantor Travel Agen

Barung menyampaikan, pemeriksaan terhadap Syaifullah akan dilakukan secepatnya pada Senin (12/8/2019) atau Selasa (13/8/2019). Menurut Barung, Syaifullah akan dikonfrontir dengan keterangan Djunaedi untuk memudahkan penyidik mendalami kasus penipuan tersebut.

Barung menyampaikan, alasan Djunaedi menerima tawaran menjadi koordinator percepatan pemberangkatan haji itu, diduga karena sudah yakin dan percaya terhadap oknum dari Kemenag tersebut. "Mungkin sudah ada contoh. Mungkin juga diyakinkan oleh oknum salah satu kementerian yang meyakinkan dia (Djunaedi)," ujar Barung. Ia menegaskan, penyidik akan terus mendalami kasus penipuan yang mengakibatkan uang ratusan juta milik 51 jemaah haji itu raib.

Baca juga: Kisah Ina, Malu Gagal Berangkat Haji Lalu Mengurung Diri

"Uang nasabah sudah ditranser, sudah diambil. (Bukti) penipuan dan penggelapan sudah ada. Makanya kita lakukan pendalaman kasus ini," kata Barung.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 59 orang berseragam haji melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim, Senin (5/8/2019) malam. Puluhan calon jemaah haji yang berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur ini, seperti Pasuruan, Malang, Sidoarjo, Pamekasan, Sumenep, Hulu Sungai Selatan, dan Sanggau, merasa tertipu karena gagal berangkat haji pada tahun ini. Padahal, mereka sudah membayar sejumlah uang mulai Rp 5 juta hingga Rp 35 juta agar bisa mendapat kuota percepatan pemberangkatan haji di tahun ini. Namun belakangan, dari 59 orang, 8 orang mencabut laporannya karena diketahui belum sampai mentransfer uang ke terduga pelaku.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Penipuan 51 Jemaah Calon Haji, Polisi Periksa Staf Kemenag Jatim",

https://regional.kompas.com/read/2019/08/10/18260021/kasus-penipuan-51-jemaah-calon-haji-polisi-periksa-staf-kemenag-jatim.

Penulis : Kontributor Surabaya, Ghinan Salman
Editor : David Oliver Purba
profile-picture
red.putation memberi reputasi
astajim naek haji dan masuk bui emoticon-Kagets
udh berapa menteri agama kena kasus korupsi?

Said Agil Husein Al Munawar

Suryadharma Ali

Lukman Hakim Saifudin (lagi deg2an... kasus Romy)
makanya kementiran agama menolak keras toped dan traveloka berbisnins travel umroh
Kemenag salah satu kementerian terkorup
Kemarin2 teriak2 kloter haji sepi..

Padahal mah niatnya mau korup..

Bangke emoticon-Busa

bata only aje ye
Klo di duga aja uda jd berita berarti kemungkinan tersangka nya 90 persen ya
Mahal betul, mending yang Haji Plus.
Adik saya waiting list nya sampai 10 tahun...


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di