alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Tak Cukup Hanya Ilmu Bela Diri, Aparat Juga Perlu Ilmu Kebal
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d500bd78012ae061a5b9df3/tak-cukup-hanya-ilmu-bela-diri-aparat-juga-perlu-ilmu-kebal

Tak Cukup Hanya Ilmu Bela Diri, Aparat Juga Perlu Ilmu Kebal


Tak Cukup Hanya Ilmu Bela Diri, Aparat Juga Perlu Ilmu Kebal
Ilustrasi polisi


Aparat negara, baik Polri maupun TNI mempunyai tugas yang berat dan penuh risiko. Apalagi jika sudah berhadapan dengan pelaku kriminal yang umumnya bersifat sadis, baik terhadap korban, maupun terhadap aparat yang ingin mengamankannya.

Maka tak heran jika sering terjadi tindak kekerasan dan penganiayaan bahkan pembunuhan terhadap aparat yang sedang menjalankan tugasnya. Sebut saja Bripka Rahmat yang wafat akibat ditembus 9 peluru temannya sendiri, karena memproses kasus tawuran yang tersangkanya adalah ponakan sang pelaku, pada bulan Juli lalu, di Polsek Cimanggis Depok.

Kasus terkini dialami oleh Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar, yang dikeroyok saat hendak menangkap bandar narkoba, sehingga mengalami luka-luka.

Peristiwa pengeroyokan itu bermula ketika AKP Ginanjar bersama jajaran melakukan penggerebekan bandar narkoba berinisial A di kampung narkoba di Jalan Karya Marindal I Pasar IV Gang Keluarga, Kecamatan Patumbak, Sumatera Utara.

Mengetahui kedatangan aparat, A langsung melarikan diri ke arah jalan raya, dan ternyata di sana berkumpul banyak teman-temanya. Ginanjar yang mengejarnya, langsung dikeroyok oleh mereka, hingga harus diberikan pertolongan ke Rumah Sakit Colombia Medan.

Sebagian pengeroyok menggunakan senjata tajam, sehingga Ginanjar terluka pada bagian wajah dan lengan.

Menanggapi kasus ini, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Muhammad Iqbal, berbicara tentang pentingnya ilmu dasar bela diri di kepolisian.


Iqbal lalu menyinggung lagi soal keahlian bela diri polisi. Menurutnya, polisi sebagai pelindung masyarakat harus mampu menjaga diri dari segala bentuk ancaman. Dengan kata lain, polisi harus menguasai ilmu bela diri, entah itu ilmu silat, karate, yudo, taekwondo, dan sebagainya.

Ane sependapat dengan pernyataan Kadiv Humas Polri ini. Mengingat sepertinya selama ini aparat hanya mengandalkan senjata (pistol) untuk melumpuhkan penjahat. Tapi ketika terjadi perlawanan jarak dekat, aparat sering kewalahan, terutama jika terjadi pengeroyokan, atau pelakunya bertubuh besar dan atletis, seperti pada kasus yang menewaskan Kopda Lucky setelah dikeroyok beberapa pria berbadan kekar di kawasan Megamas Ruko Smart Plus nomor 15 Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (29/6/2019).

Peristiwa itu membuktikan betapa pentingnya ilmu bela diri bagi setiap aparat keamanan.

Di samping itu, menurut Ane, aparat juga perlu dibekali ‘ilmu kebal’ dan ilmu ‘anti ilmu kebal’. Ilmu kebal sebagai back up dari ilmu bela diri, sebab dalam kondisi tertentu, ilmu bela diri mungkin saja tidak bisa digunakan secara maksimal.

Sedangkan ilmu ‘anti ilmu kebal’ sebagai upaya melumpuhkan target yang memiliki ilmu tersebut. Kasus terkini seperti buronan Abdul Lahab, yang sudah ditembus 4 buah peluru, namun masih bisa kabur dengan membawa mobil polisi, meski akhirnya tewas pada baku tembak berikutnya. Ini mungkin karena yang bersangkutan punya ilmu kebal, yang harusnya bisa diatasi dengan satu ‘peluru sakti’ saja untuk melumpuhkannya.

Tak Cukup Hanya Ilmu Bela Diri, Aparat Juga Perlu Ilmu Kebal
Ilustrasi ilmu kebal (Google)

Tuh di Indonesia ini gudangnya para jawara, padepokan silat, dan berbagai ilmu bela diri lainnya, baik aliran hitam maupun putih. Jadi, tidak susah kalau mau mencari guru yang mau mengajarkan hal tersebut.

Dengan perpaduan skill kepolisian, ilmu bela diri, dan ilmu kebal, aparat akan semakin profesional, dan diharapkan dapat meminimalisir risiko dan biaya dalam menangani pelaku kejahatan.

Jadi, alangkah baiknya tanggapan Kadiv Humas Polri itu segera direalisasikan.(*) Ref 1 Ref 2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
davecchio dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Aboeyy
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
Reserved
profile-picture
profile-picture
kolollolok dan comrade.frias memberi reputasi
Waw Aja emoticon-Malu
profile-picture
kolollolok memberi reputasi
Sekalian bekali ilmu hipnotis biar bisa jinakin penjahat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
davecchio dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post bernu
Quote:


Betul gan. emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MafTrack dan 2 lainnya memberi reputasi
kebal kalau pake rompi anti pelor emoticon-Ngakak
profile-picture
kolollolok memberi reputasi
Kenapa ga dipersenjatai pake armor piercing round ? Skalian nyoba kl yg "kebal peluru" itu beneran kebal ato ga. emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
Mbegoos dan kolollolok memberi reputasi
Lihat 1 balasan
elaaah ilmu kebal....


emoticon-Ngakak
profile-picture
kolollolok memberi reputasi
beberapa udah pake koq
profile-picture
kolollolok memberi reputasi
Quote:


Yg penting kan pencegahan mas emoticon-Cool
profile-picture
kolollolok memberi reputasi
Tidak perlu ilmu kebal, kalau memang takdir dia mati dalam sebuah tugas atau lainnya ya tidak bisa dihindari. Berhubung ilmu kebal itu biasanya dari kehitaman, maka tidak perlu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
god.dexvils dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Ya kl penjahatnya pake armor piercing trus gimana ?
Dari dulu aku ga percaya sm klaim2 yg ngaku "kebal peluru". Kl emg beneran kebal, apakah bisa kebal dari 5.56mm (M4 series) sampe 30mm (A-10 gattling gun) ? emoticon-Leh Uga
Paling kl sama 30mm itu udh jadi kabut merah krn ga berbentuk lg. emoticon-Leh Uga
Tenang, gw ga setega pake 125mm APFSDS. Tank modern aja bisa hancur, apalagi cuma seonggok daging. emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Mbegoos dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh freedomx10a
Lihat 1 balasan
selain ilmu kanuragan
polisi juga harus punya ilmu gendam
emoticon-Cool
termasuk juga santet, pelet, pakan, ubi kering, dan jagung tumbuk.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
god.dexvils dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:

Namanya juga pencegahan mas
Emang orang naik motor make helm kalo jatoh trus palanya kelindes truk gandeng masih idup? Trus mending gausah pake helm ya mas?
emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
god.dexvils dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Lebih masuk akal pake kevlar ato armor plate drpd ilmu "kebal peluru" yg kebenarannya aja ga jelas. emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
god.dexvils dan kolollolok memberi reputasi
Quote:

Walaioun fulisi juga gak mungkin nenteng kevlar kemana2 tiap hari, apalagi reserse2 yg sering nyamar jadi preman, tukang gorengan dll emoticon-Stick Out Tongue
Lagian cuma armor level 3 lapis baja/titanium/serat keramik yg bisa nahan piercing round, sama itu tebelnya gak nanggung emoticon-Stick Out Tongue
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan kolollolok memberi reputasi
Diubah oleh baniwahyudi
Nggak perlu kebal lah, kalo tugas negara cukup pistol.
btw aparat kalo kebal juga jadi terlalu jumawa apalagi cek cok di klub malem.
Nggak penting banget.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jinpari22 dan 2 lainnya memberi reputasi
ilmu cinta ga perlu bre? emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan kolollolok memberi reputasi
harus belajar kebal jangan sampai tergoda rayuan duit suap juga emoticon-Kaskus Banget
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MafTrack dan 5 lainnya memberi reputasi
pake rompi ae. ilmu kebal pikirmu gampang apa. kalo yg ga percaya gituan ya ga bakal kebal.

Kalopun ilmu kebal beneran, ga bakal bisa nahan yg super tajem kayak mata bor
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MafTrack dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh patrio80
Quote:


Ane seneng banget gan sama gendam, apalagi yg masih harus dirakit
Jadi inget anime gendam di indosiar
profile-picture
profile-picture
khadapy dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di