alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Api Unggun yang selalu menyala dihatiku
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4f8ddf65b24d646f391801/api-unggun-yang-selalu-menyala-dihatiku

Api Unggun yang selalu menyala dihatiku

Api Unggun yang menyala dihatiku

Api Unggun yang selalu menyala dihatiku
Spoiler for :
sumber

▪︎▪︎▪︎●●●●●●▪︎▪︎▪︎
Perkenalkan namaku Dista, Siswi kelas 7B di sebuah sekolah Swasta Menengah Pertama.
Malam itu, di kamarku yang hangat ku lihat buku pelajaran yang menumpuk.

"Aku harus segera menyelesaikannya, jadwal hari selasa besok olahraga, matematika, sejarah, kewarganegaraan!"

Mataku sudah mulai mengantuk, setelah mengerjakan PR matematika yang sangat memusingkan kepalaku.

▪︎▪︎●●●●●▪︎▪︎▪︎▪︎

Pulang sekolah aku mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka, kami banyak belajar tentang sandi dan semaphore. Seperti biasa kakak pembina memberikan kami informasi tentang kode sandi, dan aku menulisnya di buku agendaku.

"Anak-anak, Bapak akan menunjuk kalian untuk mengikuti kemah, kegiatan kita berkemah minggu ini di lapangan Sukolilo, Anak-anak datang pukul 10.00 WIB disekolah, nanti kita akan berangkat bersama!".

Mendengarnya, aku sangat antusias, Aku berharap dipilih mengikuti kegiatan ini, karena Aku suka sekali petualangan.

"Dista, kamu maju! kamu ikut kemah bersama 10 temanmu!"

Mendengar namaku dipanggil, Aku merasa sangat senang, tidak sabar rasanya Aku mengikuti acara tersebut.

•▪︎▪︎▪︎▪︎●●●●●▪︎▪︎▪︎•

Hari ini acara kemah dilaksanakan. Aku sudah mempersiapkan diri dari rumah, mulai membawa tongkat, tali temali, seragam, pakaian hangat, perlengkapan mandi, sedikit perlengkapan dapur, garam, dan selimut parasut. Pukul 09.00WIB, Aku sampai disekolah, disana sudah banyak sekali teman-temanku yang datang. Dan datanglah Bapak pembina kami, namanya pak Wisnu.

"Anak-anak, kalian sudah membawa perlengkapan yang bapak tugaskan masing-masing?".


Kami serentak menjawab
" Sudah pak!".

"Kalau begitu sekarang kita naik bus mini ini, dan berangkat menuju lokasi! "


Kami sangat semangat sekali. Tak terasa kami sampai ditempat tujuan.
Setelah kami melaksanakan apel untuk acara upacara pembukaan, kami segera bergegas ke kegiatan selanjutnya. Disana Bapak segera mengecek kelengkapan alat-alat yang dibutuhkan untuk membuat tenda. Kami segera membantu bapak dan kakak pembina mendirikan tenda.

Aku ditugaskan menaburkan garam disekitar tenda untuk menghindari hewan-hewan berbahaya masuk ke dalam tenda kami.
Setelah itu kami berkumpul kembali mendengar arahan bapak pembina.

"Dista, kamu dan kawan-kawanmu kumpulkan tongkat kalian dan tali untuk membuat simpul dan di ujung tongkat di ikatkan bendera!".

" Baik bapak pembina!".

Aku dan teman-teman mulai membuat simpul untuk mengibarkan bendera dibantu dengan 3 tongkat kawanku. Setelah melihat tenda kami berdiri kokoh dan disebelah sudah tertancap bendera kebangsaan kami, hati ini merasa lega.
Kamipun segera berkumpul dan bapak pembina menyuruh kami mencari kayu bakar untuk persiapan api unggun nanti malam.

Spoiler for :
sumber

Senangnya melaksanakan kemah bersama, disini kami juga bertemu teman-teman baru. Aku senang menikmati suasana ini, aku sudah tidak sabar menantikan malam nanti.

••••□□□□□••■■■■


Malam ini akan diadakan acara api unggun, kemudian dilanjutkan jurit malam.
Mencari tahu teka-teki dari setiap pertanyaan yang hilang.

Setelah kami berkumpul, ketua gugus kami memberi arahan bahwa kami akan melaksanakan api unggun. Aku senang karena teman-teman sekolah lainnya juga berkumpul bersama.

Kami berkumpul disekitar api unggun dan bernyanyi bersama.

Tiba malam jurit, kami dan kelompok gugus kami ditugaskan mencari petunjuk yang hilang di sekitar kebun di belakang tenda kami, disana sudah disiapkan petunjuk arah. Kita harus berjalan sembari mencari dimana kira-kira kertas petunjuk itu disembunyikan. Ada suara- suara aneh, bulu kudukku mulai berdiri. Jantungku berdegup kencang, takut kalau tiba-tiba terpisah atau menemukan hal-hal aneh.

Jalan setapak demi setapak ku lalui. Kulihat sama-samar kertas putih disudut semak, Aku dan kelompokku mendekatinya dan ternyata hanya sampah tisu.

Semakin larut kami berjalan salah satu kelompokku menemukan secarik kertas kecil di sebuah ranting. Dan kamipun membukanya. Tulisannya berupa kode sandi, Temanku yang pandai segera mengartikan makna sandi tersebut. Kamipun melanjutkan perjalanan dan menyimpan kertas tersebut, kemudian kami berjalan lagi mengikuti arah petunjuk yang samar- samar terlihat.

Kemudian setelah menyusuri perjalanan. Kamipun tiba di garis finish. Setiap gugus yang tidak mendapatkan kertas akan mendapatkan arahan tersendiri. Sedangkan yang mendapatkan kertas berkumpul kemudian menebak arti dari tulisan tersebut.

Ternyata tebakan sandi gugus kami benar, Kami senang sekali. Kamipun mendapatkan juara pemenang jurit.

Esoknya acara penutupan kemah, ada pengumuman tentang gugus terbaik, dan hadiah- hadiah dari kompetisi yang dilaksanakan dalam kemah kali ini.

Kelompok kamipun tak ketinggalan mendapatkan hadiah dari kegiatan jurit semalam. Kamipun merasa senang.

Aku sangat senang sekali mengikuti kemah.


Semoga Aku bisa melaksanakan kemah lagi. Tak lupa ku ucapakan "Salam Pramuka".
Tepuk pramuka emoticon-Baby Girlemoticon-Baby Girl
Prok prok prok … prok prok prok … prok prok prok prok prok prok prok



Spoiler for :
Sumber







profile-picture
profile-picture
delia.adel dan S.HWijayaputra memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Semoga kedepannya jadi anggota DPR ya dek, dan tolong pecahkan sandi sandi yg digunakan anggota DPR untuk KORUPSI emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
agungdar2494 dan rayiaja memberi reputasi
Quote:


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Jempolemoticon-Jempolemoticon-Jempol
Quote:


Sandi itu adalah kita untuk mengatakan keinginan emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
rayiaja memberi reputasi
Quote:


betul itu del emoticon-2 Jempolemoticon-2 Jempol


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di