alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Idul Qurban dan Toleransi, Beragam Wujudk Kerukunan antar Umat Beragama di Indonesia
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4f64d4349d0f24d15bd413/idul-qurban-dan-toleransi-beragam-wujudk-kerukunan-antar-umat-beragama-di-indonesia

Idul Qurban dan Toleransi, Beragam Wujudk Kerukunan antar Umat Beragama di Indonesia

Idul Qurban dan Toleransi, Beragam Wujudk Kerukunan antar Umat Beragama di Indonesia
Bangsa Indonesia dikenal luhur karena keberagamannya, baik dari segi agama, suku, etnis, maupun golongan. Toleransi dan pemakluman untuk hidup bersama dengan rukun menjadi jiwa bangsa Indonesia dalam melihat perbedaan.

Toleransi itu pun bukan sekadar slogan di atas kertas, melainkan juga dipraktikan dalam dunia sehari-hari. Termasuk saat menghadapi Hari Raya Idul Adha.

Misalnya yang terjadi di kawasan Padang Gria, Denpasar Barat, Bali, pembagian daging kurban di wilayah tersebut tidak hanya diperuntukan bagi umat muslim, namun juga dibagikan kepada umat agama lain.

Kebiasaan yang telah dilakukan bertahun-tahun ini mampu menjaga toleransi dan kerukunan umat di kawasan ini.

Toleransi antar umat beragama juga terasa antara jemaat Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel Malang yang dekat dengan Masjid Jami, dan berada di area Alun-Alun Kota Malang.

Karena pada tahun ini pelaksanaan ibadah ternyata bersamaan dengan salat Idul Adha, maka pengurus GPIB Malang berencana mengundurkan jadwal Misa. Hal ini semata untuk menghormati umat Islam yang melaksanakan shalat Id.

Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Malang, Pendeta Richard Agung Sutjahjono menerangkan bahwa gerejanya saat ini sudah berusia 158 tahun. Selama 1,5 abad lebih, GPIB Immanuel Malang sudah terbiasa menerapkan toleransi keagamaan terutama dengan takmir Masjid Jami Kota Malang.

Komisi gerejanya juga akan menyiagakan bantuan tim medis bagi umat Islam. Adapula tim yang ikut menjaga keamanan agar umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang.

Beragam praktik di atas masih banyak lagi tersebar di seantero nusantara. Semuanya bergaris merah sama bahwa toleransi antar umat beragama masih sangat tinggi di Indonesia.

Hal ini merupakan wujud nyata bahwa perbedaan keyakinan tak perlu dibesar-besarkan dan menjadi ajang permusuhan bagi bangsa Indonesia.

Kita hendaknya terus menjaga nilai-nilai toleransi ini dengan belajar dari beragam dari makna Idul Qurban.
profile-picture
khayalan memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Quote:


Sundul trit ginian.... emoticon-2 Jempol

Btw.. sumbernya jangan lupa ditulis gan.. emoticon-shakehand
Semoga jadi mualaf
Toleransi sekarang hanya berarti bila mengakomodasi keinginan mayoritas.

Interaksi antar umar beragama sekarang sudah berubah dan tidak sama dengan dulu, sangat2 jauh sekali. Situasi yang mirip dengan di Iran
Lihat 1 balasan
Quote:


sama berarti emoticon-Shakehand2
Balasan post inreallifeasu
Masih ada Banser sih, tapi harus kuakui... agak susah cari contoh yang mayoritas menunjukkannya juga.

Berharap mereka masih akan bertahan.
Quote:


Sama aja banser juga radikal

Mau yg khilafuvk atau yg pakai embel embel moderat sama aja radikal

Bedanya yg moderat ini ngeles tapi tetep aja dalamnya radikal

Munafik emoticon-fuck3
Idul Qurban dan Toleransi, Beragam Wujudk Kerukunan antar Umat Beragama di Indonesia
lima cara menjaga toleransi antar umat beragama
monggo
yg kagag tau boleh tanya tuh ke anak sd
ada tuh di buku tematik
Gini aja dibilang toleransi.Nanti kalau sebelah bagi-bagi indomie saat hari klub mereka malah pada teriak pendangkalan aqidah,kristenisasi.Klub sebelah bangun training camp dipalak melulu gak dikasih ngelunjak mewek didzalimi.Big 5 lain dah pada buktikan sikap toleransi coba ultras klub damai buktikan toleransi dengan tidak teriak-teriak gak jelas saat pembangunan training camp klub big 5 bisa gak?
Toleransi pantad? orang pd mau bikin kalifah binti mia, kl lu orang msh nga siap2, abis lu begitu mereka gerak....
Kita mayoritas terlalu egois untuk toleransi ke mereka. Kita punya makna toleransi menurut kita sendiri, bukan toleransi dalam artian umum. Sorry to say. Kalau kaum yang kayak gini diberikan panggung terus dan massanya makin nambah. Suatu saat engga ada tempat buat kalian para minoritas. Bakal jadi lahan perang.

(Indonesia jangka panjang)

damai itu indah


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di