alexa-tracking
Kategori
Kategori
4.5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4e78ca09b5ca5e4c3d0b7d/api-yang-dingin

Api Yang Dingin


Api Yang Dingin

Di suatu hari di bulan Agustus aku mengikuti perkemahan sabtu minggu yang diadakan pramuka sekolahku. Perkemahan ini akan menjadi perkemahan gabungan antara beberapa sekolah di kotaku.

Perkemahan berlangsung di area gunung yang cukup jauh dan sepi dari rumah penduduk. Dapat kulihat banyak bus berhenti di kaki gunung menurunkan penumpang yang seluruhnya adalah anggota pramuka dari sekolahnya masing masing.

Aku tak tahu kenapa diadakan perkemahan gabungan tapi aku merasa bahwa itu ide yang bagus. Semakin banyak orang yang bergembira bersama semakin baik.

“Pramuka, pramuka. Praja muda karana”

Sambil mendaki gunung kami mengucapkan yel-yel khas dari pramuka. Banyaknya orang membuat kami berjalan lambat namun itu tidak akan terasa karna banyak orang untuk diajak bicara disini.

Mendirikan tenda, menghidupkan api, memasak mi lalu bernyanyi bersama. Seperti yang diharapkan untuk perkemahan anak sekolah dasar. Tak ada yang terlalu serius karna tujuan dari perkemahan ini memang hanya bersenang senang.

Malam semakin larut dan sudah waktunya untuk tidur namun sialnya tadi pagi aku dengan beraninya meminum kopi dan sampai sekarang kafeinnya belum hilang sehingga apapun yang kulakukan aku tidak bisa tertidur.

Dan disinilah aku duduk di depan api unggun sambil menunggu kantuk yang entah kapan datangnya. Suhu di gunung ini begitu dingin sehingga membuatku menggigil.

Api Yang Dingin

Satu jam, dua jam, rasa kantuk tidak kunjung datang. Apa yang harus kulakukan jika begini? Sudah tidak ada lagi siapapun yang bangun dikarenakan ini sudah lewat jam 12 malam.
Kemudian aku mendengar suara kecil. Di ujung sana aku melihat sesuatu bergerak.

Sesuatu itu semakin mendekat kearahku. Tanpa sadar aku bersiap untuk lari.

“Apa kau tidak bisa tidur?”

Ternyata itu manusia. Seorang perempuan yang terlihat seumuran denganku meski aku tidak tau siapa dia.

“Ya, aku tidak bisa tidur”

“Mau aku bacakan cerita pengantar tidur?”

“Tidak perlu”

Orang itu kemudian duduk di seberang api unggun, sekarang kami saling berhadapan.

“Aku juga tidak bisa tidur. Aku tanpa sengaja meminum kopi tadi pagi” Ucap gadis itu.

“Aku juga begitu. Kukira kita akan bergadang sampai malam makanya aku minum kopi”

Tanpa sadar kami berbicara dengan santai.

Angin dingin kembali bertiup dan membuat tulang tulangku menggigil. Api unggun sudah tak lagi cukup untuk menghangatkan tubuhku. Aku melihat kearahnya dan melihatnya menguap.

“Sepertinya aku sudah mengantuk sekarang jadi aku akan tidur. Sampai jumpa besok”

“Tak bisakah kau temani aku sebentar lagi?”

Daripada menjawab gadis itu malah tersenyum padaku dan kembali ke tendanya. Senyum itu membuatku merasa hangat sampai sampai membuatku merasa mengantuk.

Benar, kehangatan senyuman itu bahkan membuat api terasa dingin.

END
Spoiler for sumber gambar:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 3 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Cie ciee...

Di senyumin dikid langsung baper...

emoticon-Ngakak
profile-picture
agungdar2494 memberi reputasi
woww pak woww
profile-picture
agungdar2494 memberi reputasi
Quote:


Yoi gan emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
velocairaptor dan agungdar2494 memberi reputasi
nice story gan emoticon-Cendol Gan
Api asmara tyt....
emoticon-Cool
Anjaay
api apakah itu yg dingin
Coba kasih es panas aja emoticon-Ngakak
bolehhh
hmm hmm
api asmara sangat panas sehingga membuat api unggun terasa dingin


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di