alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Apakah ini pantas ?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4e0f969a972e19b658a3af/apakah-ini-pantas

Apakah ini pantas ? Mohon petujun kaskuser bekerluarga

Mohon petunjuk, setelah seminggu ini gw membaca berbagai curhatan hati dari kaskuser. hari ini gw memberanikan untuk mencurahkan isi hati yang sedang tak berarah.

Perkenalkan usia gw 29 tahun dan doi (istri) 27 tahun..
kami berkenalan sejak 6 tahun lalu di kota kelahiran gw ( kota Bandung )
setelah sekian lama bekerja di bandung, gw memutuskan untuk berhenti dan mencari pekerjaan baru. Alhasil gw diterima salah satu perusahan multinasional, hanya saja penempatan gw ada di kota Papua.
Gaji yang gw terima juga lumayan sektar 8-9 juta (bruto)  tapi dengan gaji segitu ternyata nilai yang tidak besar di kota ini yang mana gw setiap bulan tentu ada pengeluaran sendiri seperti makan, kost, laundry dan lainnya.
Diakhir tahun 2018 (setelah gw berkerja 7-8 bulan di papua) , Doi minta untuk menikah dan gw menyanggupi. Pernikahan kami ada di bulan Maret 2019 dan saat ini baru sekitar 5 bulan.
selama berpacaran gw yakin dengan doi dan umumnya sifat gw tidak ingin berdebat dengan pasangan, jadi kalau ada masalah biasa gw selesaikan dengan bicara ataupun bahsa kasar anggap saja gw/pria yang salah.
Setelah menikah, gw sarankan ke istri untuk tinggal di rumah gw saja bersama ortu gw agar bisa menabung. Namun doi masih menolak dengan alasan jauh dan tidak bebas bahkan 2 wanita dalam 1 rumah tidak baik.
Karena gw di papua, gw sudahi tanpa ribut karena doi juga kost dan gw jelaskan ke ortu gw bahwa lokasi rumah berjauhan saja. walaupun ujung-ujung doi selalu minta uang karena habis bulan habis gaji.
Setelah menikah, Doi juga semakin posesif, setiap permintaan mesti di penuhi.. kadang gw sampe kesal..Doi juga merasa ortu gw hanya beban baik finansial ataupun bukan, bahkan untuk mengujungi ortu gw pun harus di bujuk-bujuk dengan janji uang saku dan doi selalu datang dan pulang dalam waktu yang menurut gw tidak layak sekitar 30 menit saja.
setiap biaya yang gw keluarkan untuk ortu selalu dianggap memtingkan orang tua daripada istri, padahal doi juga gw berikan sekian juta setiap bulan dan gw rasa sudah cukup propsional karena masih ada yang gw sisihkan untuk tabungan.

Puncaknya awal bulan July, waktu itu gw baru terima gaji di tanggal 1 July dari kantor pusat.
kebetulan tanggal 1 gw lembur karena kerjaan dan tidak menghubungi istri, tanggal 2 gw bangun pagi dan bersiap untuk berangkat. seperti biasa tak lupa gw selalu mengucapkan selamat pagi walaupun beda 2 jam biasanya istri gw sudah bangun.
doi minta untuk ditransferkan uang bulanan dan gw sanggupi untuk mentransfer sesuai jumlah.
Istri gw punya 1 sifat yang menjengkelkan, kadang gw bisa emosi karena selalu memaksakan kehendak dia sampai tercapai dan tidak seperti percaya dengan kata-kata gw.
Pagi itu di tanggal 2 gw yang sudah siap mandi dan berpakaian  rapi di minta untuk mengganti baju kemeja dengan kemeja pemberian dia.
Padahal kemeja mana saja gw pakai sama, toh gw cuma pergi kerja. gw menolak karena waktu sudah gak mencukupi tapi istri gw berulah dengan mengeluarkan kata kata kasar.
Emosi gw naik serasa gw mau membanting sesuatu dan akhirnya pintu kost menjadi pelampiasan gw. gw berangkat kerja dengan emosi yang memuncak, sepanjang perjalanan gw terpikir untuk cerai ( karena bukan kali ini saja uang diterima dan gw di maki karena hal kecil)

1. gw juga pengen tinggal bersama istri gw di kota ini, tapi masih kesulitan karena biaya yang tidak murah. gw kost dengan ukuran kamar (4x6) seharga 900 ribu sendirian karena gw sering melanjutkan pekerjaan di kost. belum lagi biaya makan dan segalanya.
rasanya cukup sulit jika doi harus bersama gw tanpa ada pekerjaan. Maklum di kota ini gk gampang mencari pekerjaan, Jika pekerjaan membutuhkan karyawan dengan skill khusus pasti kantor tersebut mendatangkan karyawan dari kota-kota besar seperti gw.
2. gw hanya berpikir 3 tahun berada di kota ini setelah tabungan cukup gw ingin balik ke bandung untuk memulai usaha kecil.
3. uang yang gw kumpul juga buat kehidupan bersama kami. bukan gw foya foyakan atau membeli sesuatu yang tidak penting.

Disini gw ingin minta saran dari para kaskuser terutama yang sudah berkeluarga, Jikalau gw memilih untuk bercerai.
 Apakah ini pantas ?
Apakah benar pemikiran wanita akan berubah setelah menikah ?
Apakah wanita selalu menganggap mertua adalah musuh ?
Apakah menanggung biaya orang tua itu salah ?


Setiap saran pasti ane baca dan renungkan.
Terima kasih buat para kaskuser.
Diubah oleh Monopoly123
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Kamu bilang sama istri kamu, dengan tampang serius jangan pake emosi, kalau kamu mau cerai.

Coba lihat reaksi dia. Kalau dia gak mau cerai, kamu bilang sama dia apa saja yang kamu mau rubah dari dia.

Tapi kalau gw jadi kamu sih, langsung gw ceraikan istri egois childish kayak gitu. Sebelum punya anak, tar makin terjerat kamu.
profile-picture
AntiMAHOgan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Gw yang datang dari indonesia timur aja lari ke tanah jawa, karena disana hidup gw melarat. emoticon-Betty (S)

Salam buluk emoticon-Frown
profile-picture
eghy memberi reputasi
Diubah oleh s.i.n.y.o
Apakah ini pantas ?
Pantas atau tak pantas agan berhak kok menentukan pilihan yang terbaik untuk hidup agan. Cuma klo boleh ane share pemikiran : inilah kehidupan menikah. Memang seperti ini. Menyatukan dua kepala, dua karakter, dua keluarga, tentu tidak mudah. Semua butuh proses, komitmen, kesabaran....


Apakah benar pemikiran wanita akan berubah setelah menikah ? 
Iya gan. Jadi lebih drama.
emoticon-Ngakak (S)
Peace.

Apakah wanita selalu menganggap mertua adalah musuh ? 
Tidak semua. Namun memang banyak yg seperti itu. Lbh karena cemburu aja sih. Dan ini kadang timbal balik. Ada jg mertua yang nganggap menantu perempuannya saingan untuk mendapat perhatian dari anak lelaki kesayangannya.

Saran dari ane agar pasangan bisa mencintai ortu kita hanya: sayangi juga mertua kita sama banyaknya. Semoga kalau istri agan lihat agan jg perhatian dan sayang sama ortu istri dia jg bs sayang sama ortu agan...

Apakah menanggung biaya orang tua itu salah ?
Tidak salah. Namanya anak ya harus berbakti pada orangtua. Coba lagi saran ane di atas, coba tunjukkan juga perhatian yang sama pada mertua agan. Klo udah nikah itu ya uangku uangmu jg, ortuku ortumu juga. Uang kita. Orangtua kita. Berat sih emang berubah dari aku kamu jadi kita. Tapi ya disitu seninya....
Lihat 1 balasan
cerain aja, ane dukung boss #becandatpserius
sepertinya bini ente ngira klo gaji ente gede. btw ente di papua ga disediain mess kah?
Lihat 1 balasan
Shit man......

ini baru awal perjalanan dan lu udah kepikir cerai?klo dlm islam,cerai itu berat sekali loh
Pemikiran wanita jelas berubah la klo udah merit.beda kan memperlakukan temen biasa dg memperlakukan suami
Ngga,bini lu tu kudu diajarin tu,masa mertua dianggap musuh.parah men.itu kan ibu kedua.
Menanggung biaya orangtua itu sama sekali tidak salah.apalagi bini lu kan udah masuk dlm keluargamu jg.harusnya orangtuamu orangtua dia jg dan sebaliknya.

Lu kudu sisihkan waktu dan omongin baik2 sm dia.perjalanan masih panjang untuk berkeluarga dan kalian berdua masih belum dewasa di bidang pernikahan.saling mendewasakan....
profile-picture
mi17k memberi reputasi
Salah kamar gan.
Quote:


Sebelum baca thread ini, ane jg mikir idealis kyk gt bahwa segala hal bisa dibicarakan & diselesaikan baik2. Tp kl baca kisahnya ts di atas kok kayaknya prakteknya ga segampang itu ya emoticon-Berduka (S)
Lihat 1 balasan
LDR memang susah ya. Ada komunikasi non verbal yang tidak bisa dilakukan. Kalian tidak bisa/sulit menilai raut muka masing-masing, tidak ada kontak fisik, kebersamaan sangat terbatas, yang semuanya bisa memperburuk hubungan yg adem ayem sekalipun.
Saran saya, kalau memungkinkan coba ambil cuti, pulang kampung. Atau ajak istri kamu yg main ke papua. Bicarakan secara langsung semua uneg2 kamu, apa rencana dan harapan kamu ke depan,apa rencana dan harapan dia, bagaimana solusinya supaya keinginan kedua pihak terakomodasi.

Dan menjawab pertanyaan kamu,
1. Tidak semua perempuan berubah sifatnya sesudah menikah.
2. Tidak semua perempuan bermasalah dengan ibu mertua.
3. Tidak salah menyisihkan uang utk orang tua.


--------
Tapi saran saya pribadi, udah cerai aja. Cewenya drama, tukang ngabisin duit, ga mandiri, benci ama orang tua. Klop sudah.
profile-picture
PuspitaHassei memberi reputasi
Balasan post Echizen.Ryoma
ya memang tidak gampang
(kayaknya itu tipe cewek ganas)
(dan kayaknya emang kudu diancem cere dulu baru dengerin)
(tp kok ya..............seharusnya kata cerai tidak semudah itu untuk diucapkan....)
istrimu sgt kekanakan ya gan, bahkan cenderung manja dan egois, dikit2 minta gitu emoticon-Cape d...
pikirannya uang trus matre lg, kalo gue jadi lu ya cerai aja emoticon-Toast
makan ati pny istri gitu, ya penghasilan gede pengeluaran jg gede gan, papua lg mending balik ke Bandung dan ganti istri lg emoticon-Toast emoticon-Traveller
hubungan mertua dan menantu ga selalu buruk, yg rukun pun byk, cmn ga pernah terekspos emoticon-Toast
bisa bicarakan dulu, kali ini kamu yg tegas berbicara walau konflik gak terhindarkan. tapi kamu sama dia harus saling utarakan isi kepala. baru dari sana cari jalan keluar. sebelum cerai pokoknya harus coba utk selesaiin masalah dl. dari kamunya sendiri gak mau ribut dan hanya terima nasib aja, lama2 si istri jadi keenakan.
kasih uang ke ortu mah sama sekali gak salah, itu kan kemauan masing2.
wanita gak selalu anggep mertua musuhnya, tergantung pribadi masing2. (pria juga banyak koq yg anggep mertua itu musuh)
pemikiran manusia, baik pria maupun wanita, menikah atau belum, pasti berubah gan, secara dia sadari maupun secara gak sadar.
profile-picture
PuspitaHassei memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Coba istri diajarin dulu...diminta memahami situasi. Suruh belajar lebih bijak. Saya yakin setiap orang itu bisa berkembang. Belajar jd lebih baik. Tergantung lingkungan dan bimbingan org2 terdekat.
Tapi harus saya akuin istri kamu termasuk yg parah orangnya. Dulu waktu pacaran emang ga keliatan bibit2 keburukannya?
Btw dia dsna bekerja juga?
Kalau iya...sumpaah matreee amat.
Kalau nggak kerja....wth. ngapain itu ga ikut suami kok leha2 doank...ngabisin duit seami. Wtf
But...tapiiii seperti yg sudah saya singgung di atas. Org bisa berubah....tergantung IQ dan EQnya juga sih emoticon-Ngakak

Saranku...drpd ngabisin duit disana...dia ngekos....gatau juntrungannya...mending hidup berdua pas2an di tempat kerjamu. Cewek mah biar ga dapet kerja kantoran...masih bisa cari duit dng keterampilan dkk...well cowok juga. Yg penting dia ada keterampilan...bisalah cari duit dikit2. Masak, bikin warkop kecil2an, bkingorengan...bkin kue/jajan kering....btw disana hutan atau udah masuk peradaban? Klo masih di hutan terpencil ya wasalam juga...hm. Intinya alokasi dana utk hidup istrimu di rumah...apa ga cukup utk berdua di lokasi kerjamu? Jadi satu aja....drsna bisa dlihat progressnya....istrimu jadi jinak atau malah makin liar. Klo jinak ya syukurlah. Klo nggak ya udah...u know what to do. Yg penting...semua butuh proses...jgn langsung berharap cling dia jadi istri yg sempurna...krn ga ada org yg sempurna.
profile-picture
nixhid memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Oiya...nambahin....klo ga yakin istrimu bisa berubah jadi lebih baik. Tolong pake KB. Tunda punya anak. Kasihan anaknya klo ujung2nya cerai.
Jgn mikir juga...mau punya anak kali bisa menyatukan...nope. punya anak itu tanggung jawab duniawi dan akhiratnya besar. Malah banyakan punya anak bisa nambah ruwet...apalagi klo ortunya belom bisa bersikap dewasa kaya istrimu...dan kamu yg udah mikir mo cerai2 aja dlm waktu 5 bulan. Fix it first. At least try to....
profile-picture
profile-picture
nixhid dan PuspitaHassei memberi reputasi
Biasanya klo kerja d papua cutinya agak panjang kan ya?

Ketika cuti coba serius bahas ini ama istrimu. Kamu buat dulu daftar apa yang kamu suka dan kamu tidak suka dgn istrimu. Istrimu pun membuat seperti itu. Lalu jadikan dua daftar itu bahan intropeksi dua belah pihak. Mana yg bs dilakukan dan mana yg tidak. Kalau tidak harus disetujui dua belah pihak.

Masalah uang.. klo boleh tau brp perbandingan antara kamu ngasi istri dan ngasi ortu kamu? Kamu ngasi mertua jg ga? Krn bs jd "nilai wajar" bagimu, ternyata terlalu kecil bagi orang lain. Mungkin bs di share disini.

Klo istri emang ga punya penghasilan sendiri, minta dia buat pencatatan keuangan. Skrng banyak aplikasi di android misalnya expense manager atau andromoney. Fungsinya apa? Kamu jd bs tau apakah dia yg boros atau kamunya yg kurang ngasi uangnya.

Last but not least, please pake KB dulu sampe masalah kalian selesai. Jangan sampe anak lahir baru akhirnya kamu memutuskan utk cerai. Cerai itu pilihanmu, tp jangan biarkan anak menanggung masalah itu pdhl masalah ini sudah muncul sebelum anak itu hadir ke dunia.
Lihat 1 balasan
Quote:


Ajaran yang buruk akan menghasilkan product yang buruk.

Siapa sih yang ingin berdebat ? Yang ingin punya masalah ? Yang ingin terlibat masalah ?

Tapi mengalah bukan selalu jalan terbaik.

Tau akibat jangka panjangnya ? Mengajarkan seseorang untuk tidak dapat bersyukur/menghargai keadaan/hidup.


Sekarang gimana ? Entahlah.. Berdoa dan mendekatkan diri ke Tuhan aja mungkin yang paling baik.
Lihat 1 balasan
LDM itu berat gan ..... Apalagi ditambah dengan sifat istri agan yang seperti itu.

1. Sebaiknya hindari dulu pikiran cerai
2. Bisa iya bisa tidak, kalaupun berubah pasti perlu waktu
3. Engga juga, kembali ke personality masing2
4. Sangat tidak salah, apalagi ibu. Karena selama nya anak laki2 milik ibunya, sampai meninggal

Ga coba cari opsi balik Bandung, cari pekerjaan disana. Soalnya istri ente kelihatannya butuh banget dibimbing sama ente suaminya, baik masalah menghormati mertua, mengelola keuangan dan mengendalikan sifat nya
profile-picture
mi17k memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Balasan post sadako88
Sebenarnya gw jg gk pelit sama mertua.. tiap gw cuti selalu ge bw oleh atau setidaknya mengirimkan sesuatu buat mertua.. tapi respon istri masih tetap..
Pernah di nasehati kerabat untuk sayangi mertua seperti ibu sendiri.. gw uda berusaha tapi ntah mengapa gw gk melihat sebaliknya dari doi..
Sewaktu pacaran sifat doi ke ortu masih normal, namun sejak menikah berubah.. itulah yg membuat gw semakin bimbang apakah dia bisa berubah atau tidak.
Balasan post PuspitaHassei
Sewaktu awal pernikahan sudah kami coba pakai aplikasi sharing di android.. namun doi selalu beralasan lupa dan tidak mengisi.. kalau di paksa doi marah marah dengan alasan ini itu.. lalu doi ceritain aja bayar ini itu via telepon.. gw yg mw bantu isi malah bingung.. terakhir gw tinggalkan..
Balasan post Anyar.lik
Gw sedang berpikir juga untuk balik ke bandung. Tapi gw galau kalau dengan gaji 8-9 juta utk istri dan orang tua saja gw pikir sudah pas-pas.. sebulan tabungan 2 jutaan
Kalau lamar di bandung dengan gaji 5jutaan gw takut tidak bs membiayi ortua dan istri..
Ortua gw pensiunan swasta jadi tidak ada uang pensiun😭😭
gw senang thread ini di tanggapi, jadi gw ada tempat curhat karena masalah seperti ini susah untuk mencari teman/keluarga yang bersedia menampung dan gw juga takut jadi omongan yang membuat ayah gw yang sakit sakitan menjadi banyak pikiran.

Dari bebrapa komentar sepertinya gw harus berpikir untuk kembali ke bandung,
tapi kalau misalnya gaji suami berkurang. sebagai istri apakah tetap bisa menghargai suami ? kalau di bandung untuk gaji awal 8-9 pasti susah.

gw mau tanya, bagaimana pandangan kalau melihat ada istri tinggal seorang diri di kost sedangkan suami di luar kota ?
dan bila gw balik ke sebaiknya tinggal di rumah ortu atau kost saja ? mengingat sifat istri yang kurang suka dengan ortu gw.?

satu lagi, sebenarnya rumah ortu gw adalah milik tante yang kosong kemudian kami tinggali selama 10 tahun ini.
Rencana gw adalah ingin beli rumah sendiri dan memboyong kedua ortu ke rumah yang gw beli, tapi untuk hal ini doi sangat sangat menolak 2 wanita (ibu dan istri ) dalam 1 rumah.
karena hal ini membuat gw menjadi bimbang untuk membeli sebuah rumah padahal DP sudah mencukupi walaupun ini cukup untuk rumah sederhana.
sekiranya kalau hal ini terjadi, bagaimana tanggapan sista?

Sekali lagi, saya sangat sangat berterima kasih buat setiap saran yang diberikan.
Diubah oleh Monopoly123
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di