alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Dunia Hiburan /
Yang Kangen OVJ Dulu Angkat Tangan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4d950f88b3cb507a31975f/yang-kangen-ovj-dulu-angkat-tangan

Yang Kangen OVJ Dulu Angkat Tangan

Yang Kangen OVJ Dulu Angkat Tangan

Siapa Yang Kangen OVJ Dulu Angkat Tangan?

Setujukah Wayang OVJ Dulu Dinilai Lebih Seru?

Rindukah dengan kehadiran Andre dan Sule di OVJ?

OVJ pertama kali dikenal dengan lima tokoh utama, Sule, Andre, Nunung, Parto dan Aziz. Rasanya penikmat OVJ sulit sekali menerima jika satu saja di antara mereka hilang. Lihat saja bagaimana upaya Net TV mengumpulkan 4 wayang dalam satu acara sekaligus, penonton tetap belum terpuaskan dengan sempurna jika Net TV tidak memasukan satu wayang lagi yaitu Aziz. Sekalipun kita tau peran aziz di OVJ tidak sebanyak peran wayang lainnya. Namun itulah kelengkapan dan keutuhan.

Sule dan Andre memegang peran yang cukup sentral dalam setiap episode di OVJ. Dua tokoh ini kerap dimunculkan bersama, baik sebagai teman, saudara atau pun musuh. Dimana ada Sule, maka disana akan ada Andre. Aziz dulu dan sekarang memegang porsi yang sama, yaitu raja gimik, yang kerap masuk ke dalam segmen dalam berbagai balutan busana yang ajaib. Nunung selalu menjadi tokoh utama wanita, yang sekalipun ada bintang tamu wanita lain, namun sosok nunung tetap akan menjadi tokoh wanita sentral. Dan yang terakhir bergabung adalah Desta, yang menjadi objek absurdnya OVJ. Parto adalah dalang yang mengawal perjalanan wayang sampai ke akhir cerita, mengembalikan benang merah dan memarahi para wayang jika kerap melakukan kesalahan. Memang ada sesuatu yang kurang memuaskan pada chemistry OVJ baru, seperti yang banyak diungkapkan di twitter. Menurut saya, hal ini bisa terjadi karena antar pemain OVJ baru yang belum terjalin dengan baik, mungkin dikarenakan masih baru bersama sama.

Tetapi, Saya coba amati episode episode awal OVJ dulu mengudara di tahun 2009, waktu jam tayangnya belum setiap hari, tidaklah sulit membangun chemistry antar pemain saat itu. Waktu itu nama Aziz terbilang baru sekali di pertelevisian, namun dia dapat langsung berbaur dengan Sule. Sedang Andre, yang notabenenya musisi tidak terlalu kesulitan mengambil porsi di tengah-tengah senior-seniornya saat itu, mengingat ada pengalaman sebelumnya di ngelenong nyok. Tidak butuh waktu sampai beberapa episode sampai akhirnya OVJ bisa membuat kita tertawa.

Ya, OVJ identik sekali dengan lagu-lagu anyar yang dimainkan oleh wayangnya. Simak saja berapa banyak lagu anyar yang dibangkitkan kembali kehadirannya melalui lantunan suara wayang wayang OVJ, seperti Mungkinkah, Merpati Putih, Andeca-Andeci, Lagu Kode, Isabela, Suci dalam Debu, fantasia bulan madu, gerimis mengundang dll, atau lagu baru yang kehadirannya di OVJ sangat dinantikan untuk dibuat medley, seperti Separuh Aku, Susis, Mama Papa Larang, Kehilangan, dll. Belum lagi lagu yang diciptakan sendiri oleh wayang OVJ seperti Follow Me, Smile You Don’t Cry, Lakote, lagu karangan, Mimin dll. Untuk membuat lagu ini akrab kembali di tengah masyarakat memang butuh waktu. Tapi yang jauh lebih penting dari waktu adalah butuh kreativitas seni musik yang baik dari para pemainnya.

Perbandingan ini sekadar masukan bukan untuk menjatuhkan. Butuh kerja keras mengembalikan keunikan OVJ dengan tim yang baru, tapi bukan sesuatu yang tidak mungkin. Sukses terus OVJ!
profile-picture
luthfialdihe memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di