alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Citizen Journalism /
Mahasiswa Unma dan IPB University Lakukan Sosialisasi Pelatihan Hidroponik Dalam KRPL
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4d6c5068cc956279409bc1/mahasiswa-unma-dan-ipb-university-lakukan-sosialisasi-pelatihan-hidroponik-dalam-krpl

Mahasiswa Unma dan IPB University Lakukan Sosialisasi Pelatihan Hidroponik Dalam KRPL

Mahasiswa Unma dan IPB University Lakukan Sosialisasi Pelatihan Hidroponik Dalam KRPLMahasiswa Universitas Majalengka (UNMA) bekerja sama dengan IPB University melakukan sosialisasi pelatihan Hidroponik dalam Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) kepada masyarakat Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Ketua pelaksana kegiatan, Arief Wicaksono mengatakan, seiring dengan pertambahan penduduk yang semakin meningkat, alih fungsi lahan yang semakin banyak dan jumlah petani muda yang seiring berkembangnya zaman semakin berkurang.

"Kita dituntut kemandirian pangan yang lebih baik. Maka dari situlah pelatihan Hidroponik dalam KRPL tersebut diadakan," ujar Arief, Jumat (9/8/2019).

Menurut Arief, saat diadakannya sosialisasi pelatihan Hidroponik dalam KRPL tersebut, masyarakat sekitar sangatlah antusias mengikuti berbagai rangkaian acara yang dibuatnya.

"Jumlah masyarakat yang hadir pun di luar prediksi kami, karena tak hanya masyarakat sekitar, melainkan dari luar desa pun bayak yang hadir," ungkapnya.

Arief menambahkan, RPL merupakan rumah penduduk yang mengusahakan pekarangan untuk dimanfaatkan dengan berbagai sumber daya lokal yang menjamin kesediaan pangan rumah tangga yang berkualitas dan beragam. 

Kawasan Rumah Pangan lestari adalah RPL yang dikembangkan secara luas meliputi pemanfaatan pagar hidup, jalan desa dan fasilitas umum lainnya. 

Salah satu metode yang dikembangkan dalam program Kawasan Rumah pangan lestari, kata dia, adalah Hidroponik.

Dijelaskannya, Hidroponik merupakan budidaya tanaman dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman.

Adapun kelebihan dari hidroponik yaitu kebersihannya mudah dijaga, tidak perlu pengolahan tanah dan pengendalian gulma, air dan pupuk sangat efisien, tidak tergantung musim, kualitas produk tinggi, dapat diupayakan di lahan sempit. 

"Jenis sayuran yang bisa di tanam pun sangat mudah didapat seperti, lobak, tomat, sawi, kangkung, pakcoy, strawberi dan lain sebaginya," ucapnya.

Sedangkan, lanjut dia, bahan dasar yang diperlukan dalam hidroponik, yaitu benih, media tanam pengganti tanah (cocopit, rockwool, aram sekam, hidroton), dan nutrisi.

"Hidroponik ini terdiri dari dua sistem, pertama Static Solution Culture (SSC) atau Wick System (Budidaya hidroponik dengan air statis dimana airnya diam dan tidak mengalir)," katanya.

Sedangkan, untuk alat dan bahan yang digunakan dalam sistem tersebut, tambah Arief, yaitu wadah bekas, baki, jerigen, stereform, tutup Impraboard, Sumbu dari kain flanel / kaos bekas, rockwool.

"Dan yang kedua Sistem Sirkulasi DFT/NFT) yaitu Budidaya hidroponik dengan air statis dimana airnya diam dan tidak mengalir. Alat dan bahan yang digunakan dalam sistem sirkulasi ini yaitu paralon, mata bor hidroponik,dan pompa akuarium," tandasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, tampak hadir Kepala Badan Penyuluh Pertanian Kecamatan Jatitujuh, beserta perangkatnya dan mereka pun ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. (Jf)
Diubah oleh majalengkanews
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di