alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Matahari di Balik Awan
4.9 stars - based on 20 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4d44cc349d0f4ff162fb10/matahari-di-balik-awan

Matahari di Balik Awan

Matahari di Balik Awan 


***
Jakarta, 09 Agustus 2019

Tiga tahun berlalu, sejak aku lulus dari kampus. Aku mencintai seorang perempuan, kakak senior di masa kuliahku. Pertama kali melihatnya adalah ketika ia mempromosikan ekstrakurikuler pramuka kepada kami, para mahasiswa baru. 

Percayalah, bahwa aku juga awalnya tak percaya pada Love at the First Sight. Menurutku jatuh cinta itu adalah sebuah proses, dari tak kenal menjadi kenal, dari kenal menjadi nyaman, dari nyaman menjadi kecanduan. Begitulah awalnya cinta menurut versiku. 

Sampai aku bertemu sosok itu, dia yang bernama Anyelir Jingga. Seorang kating (kakak tingkat) di kampusku. Wajahnya ayu khas indonesia, kulit sawo matang, mata sipit tajam,  dan berhidung mungil. Aku tak memintamu mempercayaiku, namun sungguh kukatakan bahwa Kak Anyelir bukanlah perempuan paling cantik atau paling manis di kampus. Masih banyak yang lain, namun hanya dia yang punya sisi magis hingga membuatku, seorang Ubus Ali terpikat begitu dalam. Bahkan hingga hari ini, setelah hampir 7 tahun berlalu.

 ***

Bandung, 09 Agustus 2012

Suara musik hingar bingar, sungguh tak cocok ditelingaku. Aku lebih menyukai musik klasik seperti lagu-lagunya Andrea Bocelli. Namun apa daya, aku yang seorang Mahasiswa baru harus mengalah saja.

Nanti juga berakhir, gumamku dalam hati.

Ajaib, baru saja ku keluhkan, musik tiba-tiba berhenti. Kating yang bertugas sebagai pemandu acara penyambutan mahasiswa baru mengumumkan, bahwa akan ada pengenalan masing-masing organisasi dan ekstrakulikuler di kampus ini. 5 ekstrakurikuler berlalu, tak ada satupun yang menggugah minatku untuk bergabung. 

Andai nanti aku harus bergabung, aku hanya akan bergabung di salah satunya saja, itupun karena sudah menjadi sebuah aturan. Setiap mahasiswa wajib mengikuti satu kegiatan ekstrakulikuler. Mungkin musik, kalau ada.

Rombongan kakak tingkat ekstrakurikuler ke-6 pun muncul. Mereka menggunakan seragam berwarna coklat yang tak asing, dengan syal merah putih khasnya. 

Ekskul Pramuka? yang bener? kukira di kampus gak bakal ada ekskul pramuka.

Kuperhatikan sekeliling, maba-maba lain pun sibuk berbisik satu sama lain. Menurutku, mungkin mereka juga membicarakan hal yang sedang aku pikirkan. Jarang sekali terdengar ada kampus yang masih memiliki ekskul pramuka aktif. Kuperhatikan hanya ada 6 orang anggota dan 1 ketua. 2 diantaranya perempuan. Salah satunya manis sekali, aku berdebar dan ini sungguh kali pertama bagiku.

Mukaku panas, memandanginya terasa begitu nyaman. Aku penasaran, siapa dia? dan kenapa pula denganku? Aku ingin mengenalnya! Aku harus bergabung dengan ekskul ini!

Aku yang menggebu-gebu, dengan sigap mengeluarkan buku catatan dan pena. Mencatat semua informasi yang diperlukan untuk bergabung ke ekskul ini. Kesimpulannya seusai acara MOS (Masa Orientasi Siswa) langsung saja datang ke ruang AD. 

Simpel sekali.

Persis ketika MOS ditutup, aku melangkah ke satu tujuan, tanpa ragu sedikitpun. Ruang AD.
Tujuh kakak tingkat sudah standby di meja pendaftaran masing-masing, rupanya peminat ekskul ini cukup banyak, sehingga ada tujuh meja antrian. 

Seolah didukung alam semesta, aku kebagian di meja yang ditunggu oleh Kak Anyelir, itulah namanya. Perempuan yang berhasil membuatku sukarela masuk ke ekstrakurikuler pramuka.

Hari berlalu, berganti minggu, berganti bulan, berganti tahun. Aku mengenalinya, dekat namun menjaga jarak. Sebagai laki-laki aku punya prinsip, selama aku tidak punya penghasilan alias masih minta uang ke orangtua. Maka aku tidak akan berpacaran, sekalipun dengan Kak Anyelir. 


*** 

Bandung, 09 Agustus 2013

Anyelir Jingga, dia adalah senior 2 tahun diatasku. Gadis asli Bandung ini akan lulus sebentar lagi. Satu tahun belakangan, aku tanpa henti mengamatinya secara profesional. Maksudku, aku yakin dia tidak mengetahui bahwa aku mengamatinya. Aku yakin!

Setahun ini aman saja, dia tidak pacaran dengan siapapun. Banyak yang mendekatinya, termasuk ketua ekskul pramuka. Bahkan ada yang mengungkapkan cinta pada Kak Anyelir di acara puncak Persami (Perkemahan Sabtu Minggu) disaat api unggun tengah menyala. Untungnya, kakak tersebut ditolak mentah-mentah. Alasannya indah sekali,


"Aku hanya akan menggubris laki-laki yang berani menemui ayahku, ungkapkan di rumah kami." Katanya lembut namun tegas.

Aku sungguh bersyukur atas pernyataan yang Kak Anyelir buat di malam itu. Aku begitu yakin tak ada laki-laki disekitar kami yang akan berani menikah muda, apalagi kondisi masih mahasiswa.

Matahari di Balik Awan

sumber gambar : pinterest


*** 

Bandung, 09 Desember 2013

Belum kuceritakan, bahwa aku begitu menyukai alam dan tanaman. Aku sungguh menyukainya hingga aku tak ingin memetik sekuntumpun, meski saat ini harusnya kubutuhkan. Aku menggantinya dengan Bouquet yang dihiasi coklat hingga membentuk bunga. Kak Anyelir sangat menyukai coklat, aku tau!


Hari ini pasti adalah hari paling bahagia bagi Kak Anyelir, dia yang kebetulan adalah wisudawati terbaik satu kampus ini, tentu sudah membuat orangtuanya bangga. Termasuk aku, Her Unseen Fans! 

Khusus hari ini, aku berusaha tampil setampan mungkin. Aku akan memberikan bouquet hasil kerja sampinganku jaga warnet ini kepada Kak Anyelir. Tenang saja, aku tak akan mengungkapkan perasaanku hari ini, belum saatnya. Aku hanya memberi, lalu pergi.

Kau tau? Bouquet Coklat ini tak pernah menjadi milik Kak Anyelir. Sebab ia telah menerima bouquet lain terlebih dahulu dari pria lain, seorang pria tinggi, putih, bak aktor korea. Sudahlah, intinya hari ini aku patah hati! 

***

Bandung, 09 Februari 2015

Handphone ku berdering tanpa henti, persis setelah aku mengupload foto wisuda, ucapan selamat tanpa henti disampaikan oleh keluarga dan temanku via telepon. Ayah dan Ibuku tidak datang, mereka sibuk mengurus perusahaan ayah di Jepang. 

Aku ingin hidup seperti ayah, meski bekerja dengan keras, ia tak pernah meninggalkan istrinya. Dibawa kemana-mana seperti dompet. Begitulah, sesungguhnya ibuku adalah bos ayahku, ayahku yang seorang komisaris itu adalah seorang bucin (budak cinta) sejati. Kau tau sendiri ibuku, bahkan untuk membeli Bouquet tahun lalu, anak semata wayangnya ini harus kerja sampingan di warnet milik Om.

Berbeda dengan wisudawan lain, seusai acara wisuda aku langsung bergegas pulang. Tak kusangka teman-teman pramuka telah menyiapkan kejutan untukku. Kakak senior yang sudah lulus-pun ikut datang, termasuk Anyelir Jingga! Baliho dengan wajah sok seriusku mengenakan pakaian pramuka sudah tercetak lebar rupanya. Aku malu sekali, aku tak ingin menjadi pusat perhatian. Namun dalam hati, aku merasa senang. Pramuka memang kental dengan jiwa korsanya.

Sedikit mengobrol dengan teman-teman, aku mendapatkan informasi bahwa Kak Anyelir belum menikah, tidak pula pacaran. Entah bagaimana nasib pria bak aktor korea tahun lalu. Aku bahagia diatas kabar buruk baginya, boleh? Meskipun perasaan bahagia ini hanya akan bertahan sebentar. Aku resmi pengangguran, aku sudah malu minta 'subsidi' dari orangtua, aku harus mencari pekerjaan! Dengan sangat segera! Daripada nanti Kak Anyelir dilamar orang lain duluan. 

emoticon-Cape d...


*** 


Bandung, 10 Agustus 2019

Empat tahun berlalu sejak aku meninggalkan kota ini, kota ini masih sama ramahnya, bahkan lebih artistik dari sebelumnya.


Quote:



 Terlihat sebuah tulisan diantara dinding terowongan, seketika aku melirik jam. Masih pukul 8 malam. Belum terlalu malam bukan? Untuk menemui ayah seseorang? Doakan!

***

END

Go To Sequel nya GanSis, Cinta di Balik Kabut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
KaptenNeptunus dan 40 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh agungdar2494
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 9
Ubus Ali versi Matahari di Balik Awan (Iqbal Ramadhan)

Matahari di Balik Awan

sumber foto : pinterest

Anyelir Jingga versi Matahari di Balik Awan (Maudy Ayunda)

Matahari di Balik Awan

sumber foto : pinterest
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh agungdar2494
Ada yang mau bantu gambarin ending?

A. Kecelakaan sebelum sampai di rumah Anyelir Jingga.

B. Lamaran diterima, mereka berdua hidup bahagia.

C. Bertemu dengan Ayah Anyelir Jingga, namun Anyelir sudah lebih dulu menjadi Istri orang lain.

D.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh agungdar2494
Lihat 3 balasan
endingnya ngegantung, jahat bre!

tapi asik sih ceritanya, mengalir.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 3 lainnya memberi reputasi
masih sepi emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Om kau tau Ubus-Ali itu serupa apa? Hei ini pembunuhan karakter tau kaga? Dan enih ngibul, se-ngibul-ngibulnya...haduh...mana ada typo...wait cut vape deh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ReaperG dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Sengaja gan. Biar pembaca yg nentuin endingnya emoticon-Cool.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ramaikan gan emoticon-shakehands
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Dear ubus yg kubanggakan.
Itu karakternya kan bagus, mandiri, komit dan pemberani. Gapapa ya comot dikit hhe
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 4 lainnya memberi reputasi
Tak doain semoga ayahnya di rumah saja nggak pergi ke mana-mana karena lagi nungguin calon menantu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Wkwkwkwk siap. Terima kasih mbak tri.
Sayang, anak mbak tri laki-laki semua.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 4 lainnya memberi reputasi
nyimak dulu ah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Silahkan gan, anggep rumah sendiri :monggo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Entu ubus aye om? Oh ya ampun kirain ubus di entu....emoticon-Turut Berdukaemoticon-Turut Berdukaemoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ane cuma kenal 1 ubus. Ubus lain belum ketemu.

Apa judul bukunya?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 3 lainnya memberi reputasi
aku tak bisa berkata apa-apa Om Agung emoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ponakan banyak masih unyu-unyu 🤭
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Kok kenapa?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan 3 lainnya memberi reputasi
wah alur ceritanya berending sesuai imajinasi pembaca, ya ya ya aku sudah menebaknya...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Kalo yg unyu2 ama masnukho aja mbak ckckkck
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Jadi gimana sist? Monggo di krisar hhe
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan hitampekat007 memberi reputasi
Halaman 1 dari 9


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di