alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tak Hanya Enzo, Deretan Perwira TNI Berdarah Campuran Jadi Legenda
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4d1675a72768726f01e500/tak-hanya-enzo-deretan-perwira-tni-berdarah-campuran-jadi-legenda

Tak Hanya Enzo, Deretan Perwira TNI Berdarah Campuran Jadi Legenda

Tak Hanya Enzo, Deretan Perwira TNI Berdarah Campuran Jadi Legenda

Tak Hanya Enzo, Deretan Perwira TNI Berdarah Campuran Jadi Legenda

Merdeka.com - Nama Enzo Zenz Allie belakangan menjadi sorotan. Ia adalah calon taruna (catar) akademi militer TNI keturunan Prancis-Indonesia.

Dalam sejarah, ada beberapa warga keturunan juga berkarier di militer. Bahkan sukses dan memiliki posisi penting dalam TNI. Siapa saja mereka?

Pierre Tendean

Tak Hanya Enzo, Deretan Perwira TNI Berdarah Campuran Jadi Legenda

Tak hanya Enzo yang berdarah Prancis, Letnan Pierre Tendean juga perwira TNI sekaligus pahlawan revolusi yang juga berdarah Prancis. Pierre memang sosok yang mudah bergaul dan cerdas. Ia sudah terbiasa bergaul dengan anak-anak desa yang berbeda adat sejak kecil.

Semakin beranjak dewasa, Pierre mulai memiliki keinginan sebagai prajurit. Meskipun sang ayah ingin Pierre masuk ke kuliah kedokteran. Alhasil Pierre mengikuti dua tes, tes prajurit dan tes kedokteran.

Hasilnya, pada November 1958, Pierre diterima dan masuk pendidikan Akademi Teknik Angkatan Darat (Aktekad) di Bandung. Kemudian pada 1962, Pierre lulus dan dilantik sebagai Letnan Dua.

Laksamana Muda TNI (Purn) John Lie Tjeng Tjoan

Tak Hanya Enzo, Deretan Perwira TNI Berdarah Campuran Jadi Legenda

Tak banyak yang tahu tentang Purnawirawan TNI John Lie. Ia adalah salah satu pahlawan nasional yang berlatar belakang etnis Tionghoa. John Lie punya banyak jasa untuk Indonesia.

John Lie mulai bercita-cita sebagai pelaut sejak berusia 17 tahun. Rita Tuwasey Lie, keponakan John Lie, menceritakan saat itu John Lie rela kabur ke Batavia karena ingin menjadi pelaut. Di kota ini, sembari menjadi buruh pelabuhan, ia mengikuti kursus navigasi.

Setelah itu John Lie menjadi klerk mualim III pada kapal Koninklijk Paketvaart Maatschappij, perusahaan pelayaran Belanda. Pada 1942, John Lie bertugas di Khorramshahr, Iran, dan mendapatkan pendidikan militer. Ketika Perang Dunia II berakhir dan Indonesia merdeka, dia memutuskan bergabung dengan Kesatuan Rakyat Indonesia Sulawesi (KRIS) sebelum akhirnya diterima di Angkatan Laut RI.

Pada awal 1950 ketika ada di Bangkok, ia dipanggil pulang ke Surabaya oleh KASAL, Laksamana TNI R. Soebijakto dan ditugaskan menjadi komandan kapal perang Rajawali. Pada masa berikut ia aktif dalam penumpasan RMS (Republik Maluku Selatan) di Maluku lalu PRRI/Permesta. Ia mengakhiri pengabdiannya di TNI Angkatan Laut pada Desember 1966 dengan pangkat terakhir Laksamana Muda.

Idjon Djanbi

Tak Hanya Enzo, Deretan Perwira TNI Berdarah Campuran Jadi Legenda

Letnan Kolonel Inf. (Purn.) Mochammad Idjon Djanbi merupakan anggota TNI berdarah Belanda. Pria bernama asli Rokus Bernardus Visser ini punya jasa besar untuk Indonesia, salah satunya mendirikan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Visser muda bergabung dengan tentara Belanda yang mengungsi ke Inggris. Tapi rupanya Visser lebih tertarik menjadi pasukan tempur, dia ikut bergabung dalam operasi Market Garden yang dilakukan sekutu untuk merebut Belanda tahun 1944. Setelah itu Visser ikut melakukan operasi amphibi bersama pasukan sekutu.

Karena prestasinya, Visser naik pangkat jadi letnan. Pemerintah Belanda mengirimnya ke Indonesia ketika Jepang kalah dan Belanda ingin berkuasa kembali.

Setelah perang usai, Visser yang sejak awal bersimpati pada Indonesia memilih pensiun sebagai serdadu. Dia menikah dengan seorang wanita Sunda, kemudian masuk Islam dan mengganti namanya menjadi Mohammad Idjon Djanbi.

Sekitar tahun 1952, Komandan Teritorium Siliwangi Kolonel Alex Evert Kawilarang bercita-cita mendirikan sebuah pasukan elite untuk menumpas DI/TII. Saat itu pasukan reguler sulit bergerak lincah di hutan Jawa Barat yang masih sangat lebat.

Kawilarang pun memanggil Idjon Djanbi dan memaparkan rencananya, sekaligus meminta Idjon menjadi pelatih. Idjon menerima tawaran itu.

Pembenahan terus menerus dilakukan hingga akhirnya Kesko III Siliwangi ini berubah nama menjadi Korps Komando Angkatan Darat (KKAD), lalu Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD), Pusat Pasukan Khusus AD (Puspassus AD), Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha). Hingga akhirnya sejak tanggal 26 Desember 1986, nama Kopassandha berubah menjadi Komando Pasukan Khusus atau Kopassus. (mdk/has)
sumber

============

Ini baru segelintir. Tapi ketiganya adalah tokoh-tokoh Pahlawan yang nyata, bukan fiksi. Dan masih banyak lagi WNI keturunan yang membaktikan dirinya menjadi penjaga terdepan wilayah NKRI hingga kini, menjadi prajurit atau perwira aktif.

Bahkan Idjon Djanbi bukan keturunan. Beliau adalah asli berdarah Belanda, bangsa yang pernah menjajah Indonesia selama ratusan tahun. Siapa sangka pada akhirnya Pasukan Komando legendaris Indonesia lahir dari tangannya?

Tapi memang racun Khilafah saat itu belum ada, meskipun DI/TII telah eksis.

Jadi, cuma orang tolol yang masih aja sesumbar bahwa perjuangan merebut kemerdekaan, perjuangan mempertahankan kemerdekaan, hanya dilakukan oleh satu ummat, satu keturunan. Dan mereka tak punya hak untuk menghina ummat lain, WNI keturunan lain.

Dan otak-otak bani goblok itu selalu menebar fitnah untuk mengadu domba TNI. Berlindung dibalik jargon tumpas komunis, padahal merekalah komunis sesungguhnya bertopeng agama.

Dan inilah mereka, nyata ada disekeliling kita, dari yang menjadi legenda, sampai yang sekarang berbakti untuk negara.
Spoiler for Prajurit Keturunan:



profile-picture
profile-picture
profile-picture
comrade.frias dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh n4z1.v8
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Pecat Enzo sekarang juga!
Lihat 2 balasan
NKRI harga mati emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Balasan post tir001
Quote:


Hush..

Ente masih punya banyak kesempatan untuk ikut tes Akmil lagi gan.

Persiapkan diri.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 2 lainnya memberi reputasi
Balasan post n4z1.v8
@n4z1.v8 trimakasih atas perhatian nya om. Masih ada 1 tahun lagi kesempatan terakhir tahun depan. Semoga bisa berhasil
profile-picture
n4z1.v8 memberi reputasi
Pas liat videonya ane malah lebih kaget si bapak kumisan itu bisa casciscus ngomong bahasa Prancis. Gak tau sih sefasih apa Prancisnya secara ane cuman bisa ngomong bonsur bonsur aja.. emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan kolollolok memberi reputasi
ini heboh nya karena medsos ??? padahal seblum nya gak pernah ada apa2 mau tni keturunan sapa emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan kolollolok memberi reputasi
Ya, banyak yang pura-pura buta sejarah

Gak mau ngakuin kalau perjuangan memerdekakan Indonesia dilakukan oleh orang-orang dari berbagai suku, agama, kepercayaan, ideologi, maupun kenegaraan.

Dan lucunya lagi mengklaim bahwa kaumnya adalah paling bersih ...

Melupakan sejarah bahwa penjajahan di Indonesia berlangsung mulus karena banyak kongsi dagang VOC dan penjajah lainnya merupakan orang-orang Arab ...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Yakk begitulah gan .soroga. .. Terlalu mudah untuk melupakan sejarah di dalam konteks agama.. Karena NKRI merdeka bukan karena perjuangan sebuah kaum atau satu agama saja.. emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 2 lainnya memberi reputasi
bukan faktor keturunan mana yg dikhawatirkan
namun orang tua (ibu) yg simpatisan HTI yg dikhawatirkan udah menular ke Monsieur Enzo nya
karena HTI secara organisasi udah dilarang pemerintah..takutnya akan menyebar di lingkungan akmil secara si Enzo dah jadi "artis"
analoginya anak tokoh PKI /simpatisan pki anaknya masuk akmil..bolehkah?
CMIIW gan

jaman soeharto dulu ada screening luar biasa untuk jadi pns/abri. jangankan orangtuanya...yg cuma "bau samar2 " aja gak bakal lolos

si enzo mending main sinetron aja..siapa tau bisa dapet bini cantik dan kaya instan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 3 lainnya memberi reputasi
semua berubah setelah kilapak lover menyerang emoticon-Stick Out Tongue
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
keturunan arab gak ada kong emoticon-Bingung
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Quote:


tau gak kenapa sultan jogja benci sama cinaemoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan
Itulah pentingnya sebuah informasi yang baik dan benar kepada masyarakat
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Please, everyone. Makanya....



Kapan sih umat manusia bisa melihat sesamanya sebagai manusia, bukan sebagai ras tertentu dengan judgment superior/inferior? What are we, Nazis?
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan sibuk.nyaleg memberi reputasi
subannalloh emoticon-EEK!
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
yg keturunan arab ada ga?
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
idjon janbi mah serem amat itu yang bikin kopasus
emoticon-Hammer2
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Quote:


Sentimen mah udah tradisi dan budaya gan... Ane rasa dikit banget orang yang 100% toleran dengan hal apapun terhadap sesama... Entah sara, entah gender, entah umur, entah fisik, apapun lah karena selalu ada isu baru... Ane rasa sih itu emang tergantung dari perjalanan hidup masing masing orang dalam melihat sesuatu... Pada dasarnya, setiap manusia pasti ngerasa istimewa...
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Quote:


Quote:


Gw ubek-ubek gak dapet.
Adanya ini :

Tak Hanya Enzo, Deretan Perwira TNI Berdarah Campuran Jadi Legenda

Tak Hanya Enzo, Deretan Perwira TNI Berdarah Campuran Jadi Legenda
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di