alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Andai Ijtima (Nahdlatul) Ulama Ceraikan Istana
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4d0f78a2d195220e29e8c0/andai-ijtima-nahdlatul-ulama-ceraikan-istana

Andai Ijtima (Nahdlatul) Ulama Ceraikan Istana


Spoiler for Pimpinan NU dan PKB:




Sumur:
1. Tirto [NU & PKB Menangkan Jokowi, Bagaimana Jatah Menterinya?]

2. Republika [Said Sebut NU Siapkan Berapa Pun Menteri yang Diminta Jokowi]

3. Kompas [Pesan PKB untuk Gerindra: Kita Ini Enggak Usah Basa Basi...]

4. CNN Indonesia [Pemilihan Syafruddin Jadi Menteri Diklaim Tak Terkait Politik]

5. Kumparan [PKB Bantah Ada Poros Gondangdia dan Teuku Umar: Tak Ada Keretakan]

Kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 tak lepas dari peran PKB dan NU. Para pendukung Jokowi sudah barang tentu mengakui bahwa lewat para relawan-relawan, basis massa nahdliyin yang besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta peran PKB yang juga memiliki hubungan kultural dengan NU yang erat mampu menyebabkan Jokowi memperoleh suara yang signifikan. Oleh karenanya wajar saja ketika kedua organisasi ini mendapatkan kursi menteri atau jabatan di pemerintahan.

Sinyal untuk mendapatkan kursi menteri tersebut telah digaungkan oleh Ketum PKB Muhaimin Iskandar. Pria yang biasa dipanggil Cak Imin ini mengakui bahwa mereka telah meminta 10 kursi menteri ke Jokowi. Bahkan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj telah menyatakan siap untuk menyerahkan nama calon menteri, berapapun yang dibutuhkan Jokowi.

Sayangnya, jalan tersebut tak berjalan mulus sejak adanya pertemuan Nasi Goreng Teuku Umar (Prabowo-Megawati) yang mengindikasikan merapatnya Prabowo ke pemerintahan. Hampir berbarengan dengan pertemuan di Teuku Umar ada pula pertemuan Gondangdia (Surya Paloh-Anies) yang merupakan respon terhadap isu Gerindra bergabung ke KIK (Koalisi Indonesia Kerja). Dalam pertemuan Gondangdia, NasDem berupaya menggandeng Gubernur DKI Anies Baswedan untuk maju di Pilpres 2024. Tentunya langkah ini akan menyebabkan NasDem berseberangan dengan Koalisi Gerindra-PDIP.

Tak lama berselang Wapres Jusuf Kalla yang memiliki kedekatan dengan Anies seakan memberikan resistensi terhadap wacana bergabungnya Gerindra. Artinya, dengan ini poros Gondangdia kemungkinan akan diisi pula oleh JK. Poros Gondangdia menjadi bentuk protes akan berkurangnya porsi jabatan yang akan didapatkan oleh NasDem dan kubu JK.

Lalu bagaimana dengan PKB dan NU? Bisa diperhatikan, kedua organisasi ini sebenarnya melakukan tarik ulur. Adanya kedua poros tersebut, tentu saja mengakibatkan porsi kursi yang akan didapatkan baik NU maupun PKB akan semakin menipis. Buktinya adalah baru-baru ini mereka menyindir Gerindra agar tidak berbasa-basi akan adanya syarat rekonsiliasi berupa jabatan di pemerintahan seperti kursi pimpinan MPR RI.

"Walaupun Mas Andre (Wasekjen Gerindra) bilang tidak ada syarat rekonsiliasi, itu kan di permukaan. Tapi kan di politik itu mana ada yang gratis. Kita ini enggak usah basa basi. Kalau memang tidak ada syarat rekonsiliasi, ya baik, bagus juga. Tetapi konsekuensinya, Gerindra jangan terlalu marah kalau enggak dapat kursi pimpinan MPR," ujar Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding.

Terbentuknya dua poros politik telah menjadi dilema bagi PKB dan NU karena pada akhirnya mereka harus menentukan sikap politik.

Pilihan pertama adalah berada pada poros Teuku Umar. Andaikan PKB dan NU tetap berada dalam poros ini maka ada kemungkinan kursi menteri atau pejabat yang mereka inginkan tetap mereka dapatkan, tetapi bisa juga berkurang drastis. 

Pilihan kedua adalah ikut poros Gondangdia. Andai PKB dan NU ikut dengan poros Gondangdia, maka ada keuntungan yang besar bisa mereka dapatkan di sini. Akan tetapi, harus diingat pula prinsip high return, high risk. Ikutnya mereka ke poros Gondangdia maka sudah dapat dipastikan kursi menteri yang mereka dapatkan akan jauh dari harapan. Apalagi suara NasDem plus JK tidak akan sebanding dengan PDIP-Gerindra.

Tetapi, apabila JK yang juga mantan ketua umum Golkar mengusung orang dekatnya yakni Menpan-RB Syafruddin dalam pemilihan ketum Golkar mendatang, maka suara Golkar dan NasDem dapat menyaingi suara PDIP-Gerindra. Bila NasDem, Golkar, dan PKB serta NU bersatu tentunya menjadi poros yang sangat besar dan mampu mengungguli poros Teuku Umar. Sayangnya terlalu besar risiko di sini, karena tidak ada jaminan bahwa JK akan mengamankan posisinya di Golkar. Sehingga yang bisa dilakukan PKB di sini adalah wait n see.

Lantas adakah pilihan lain? Ada, pilihan lain adalah PKB membentuk poros partai Islam yang ada di dalam KIK. PKB dan NU bisa membentuk poros bersama PPP. Apalagi PPP juga ada hubungan erat dengan NU. Poros ini sangat potensial karena memiliki kans dalam menggaet suara blok Islam yang ada di Ijtima Ulama IV. Poros ini bisa merangkul blok Islam kanan bahkan mungkin saja dapat menderadikalisasi mereka.


profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bersemangatlah untuk meraih segala hal yang bermanfaat bagimu. Mintalah pertolongan Alloh dan jangan lemah. Apabila engkau tertimpa sesuatu (yang tidak menyenangkan) janganlah berkata, ‘Seandainya aku dulu berbuat begini niscaya akan menjadi begini dan begitu’ Akan tetapi katakanlah, ‘QaddarAllohu wa maa syaa’a fa’ala, Alloh telah mentakdirkan, terserah apa yang diputuskan-Nya’. Karena perkataan seandainya dapat membuka celah perbuatan syaitan.” (HR. Muslim)

Banyak yg ngaku ulama tapi perbuatannya setan.. ya sesuai dg hadist nabi ini.. emoticon-Malu (S)


emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 121Z4 memberi reputasi
Quote:


Wiw emoticon-Leh Uga
cuma berandai-andai

masih ingat kan ada menteri hasil googling ?

pa jokowi ogah pakai barang drop2an

ingat anies mentri drop2an kualitas KW
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan tukangbeling7 memberi reputasi
Diperiode ke 2 ini..yang pasti Mr Presiden akan lebih "tegas dan ketat" dalam kualifikasi pos menteri.. Hanya bagaimanapun juga dari partai Banteng akan lebih banyak porsi nya..wajar dan sangat wajar karena partai pemenang..hanya preogratif Presiden yg akan memilih lebih ketat person to person nya
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
waw makin panas
Quote:


Dukungan politik tak ada yg gratis. Semoga pak dhe bisa tepat dalam memilih emoticon-Embarrassment
profile-picture
pgcililitan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Yg partai dah nunggu, posisi menteri dari profesional tinggal berapa ya?
Lihat 1 balasan
Quote:


Panas panas diri ini pusing emoticon-Ngamuk
Balasan post NegaraKITA
iya gan semoga
Balasan post NegaraKITA
Semoga *right place for right man' gan ..walopun dia orang partai...orang2 partai pun banyak kok yang sebenarnya berilmu dan berdedikasi..hanya memang adanya banyakan yang ber akhlak hazingan.
Quote:


Go go pak dhe emoticon-Belgia


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di