alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sebanyak 160 Ribu Warga Cantumkan Identitas Penghayat Kepercayaan di KTP
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4ce1f1d439722d96538d29/sebanyak-160-ribu-warga-cantumkan-identitas-penghayat-kepercayaan-di-ktp

Sebanyak 160 Ribu Warga Cantumkan Identitas Penghayat Kepercayaan di KTP

Sebanyak 160 Ribu Warga Cantumkan Identitas Penghayat Kepercayaan di KTP

Rabu, 7 Agustus 2019 | 22:35 WIB


 

 

 
Sebanyak 160 Ribu Warga Cantumkan Identitas Penghayat Kepercayaan di KTP


Tribun Bali


Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan YME dan Tradisi, Christriyati Ariani saat ditemui di Golden Tulip Sunset Road, Bali, Selasa (6/7/2019).

DENPASAR, KOMPAS.com - Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan YME dan Tradisi, Christriyati Ariani menyebutkan, data dari Kemendagri jumlah penghayat kepercayaan yang telah mencantumkan identitas di KTP sebanyak 160 ribu orang.

"Terakhir kemarin, data dari Kemendagri ada 160 ribu sekian yang sudah mencantumkan identitasnya di KTP. Yang belum mencantumkan mungkin lebih banyak," jelasnya.

Sementara, Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME dan Tradisi mencatat pada tahun 2019 terdapat 190 organisasi penghayat tingkat pusat dan 1000 organisasi tingkat cabang.

"Jumlahnya tentu bertambah. Keputusan MK sangat diapresiasi para penghayat dan sekarang beberapa pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten kota sudah mengakomodasi putusan itu. Dan mereka sekarang sudah boleh mencantumkan di KTP. Walaupun belum semua kabupaten atau kota mencantumkannya," terangnya.

Dikutip dari Tribun Bali, asal daerah penghayat kepercayaan yang telah mencantumkan identitas terbanyak berasal di sebagian wilayah di Jawa, Sumatra Utara, Sulawesi Barat, dan NTT.

" Penghayat kepercayaan paling tertinggi yakni dari Jawa Tengah sebanyak 55 organisasi. Lalu disusul Jawa Timur, Sumatra Utara, Lampung, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, NTT, dan Bali," ungkapnya.

Saat ini, menurut Christriyati Ariani, salah satu permasalan internal yang dialami pengahayat kepercayaan adalah sebagin besar penghayat kepercayaan belum terbuka terhadap keberadaannya.


Sedangkan permasalahan eksternal yakni sebagian besar masyarakat Indonesia belum memahami dan bertoleransi dengan keberadaan penghayat kepercayaan.

"Saya harapkan dengan semakin banyak mereka yang menunjukkan identitas, saudara yang bukan penghayat itu harus mengakui bahwa itu juga saudara kita dan dilindungi oleh undang-undang. Harus ditingkatkan toleransi karena ajaran merela bersumber dari nilai kearifan lokal yang sudah ada sejak nenek moyang kita," pungkasnya.

Sementara, salah satu penghayat kepercayaan organisasi Jowo Luku perwakilan Malang, Ririn Rinata menuturkan pihaknya belum mencantumkan identitasnya di KTP.

"Saya sih belum mencantumkan, Mbak. Memang belum mengurus. Tetapi suami dan keluarga orang tua saya sudah mencantumkan di KTP," ungkapnya kepada Tribun Bali saat ditemui di Golden Tulip Sunset Road, Bali, Selasa (6/7/2019).

Ririn mengatakan bahwa pihaknya tidak mendapat perlakuan atau diskriminasi dari masyarakat di luar organisasinya.

"Ya biasa saja. Tidak ada perbedaan. Semua sama. Tetapi memang ada beberapa tradisi yang masih kami lakukan. Dan pernikahan kami lakukan juga di Disdukcapil," tutupnya

https://denpasar.kompas.com/read/201...rcayaan-di-ktp

Baguslah, sudah mulai sadar bangsa ini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
general.maximus dan 2 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
memurtadkan KTP emoticon-Mad
profile-picture
ustad.syam memberi reputasi
Lihat 1 balasan
gak pakai diancem2 ya ? emoticon-Malu
profile-picture
ustad.syam memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Di sisi lain 160ribu member berkurang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
temenfisherman dan 2 lainnya memberi reputasi
Alhamdulillah ya
Balasan post Zielregent
Quote:


KTP sudah murtad sejak didalamnya ada informasi berbagai macam agama.

KTP yang syarii itu tidak mencantumkan kolom agama karena seharusnya semua rakyat punya agama yang sama, jika ada yang agamanya tidak sama maka di background KTP nya tertulis kata "KAFIR" dengan font yang besar. Dan ada tambahan kolom ttg berapa persen seharusnya ybs membayar jizyah.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
general.maximus dan 2 lainnya memberi reputasi
jangan2 para penghayat kepercayaan bisa jadi mayoritas ? sapa tahu emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
salmyapang dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ilang 160 rb dpt 6 dari napi berkat bahar smith

gak impas coy emoticon-Big Grin
profile-picture
general.maximus memberi reputasi
Balasan post baiquni.banksat
Quote:


kalo tau akun sosmednya, bakal diserang kampret 02 dgn ancaman kerak neraka
berkurang 160k

emoticon-Takut emoticon-Takut
profile-picture
ustad.syam memberi reputasi
Quote:


Pengeluarannya lebih banyak ya gan emoticon-Wakaka
profile-picture
ustad.syam memberi reputasi
Rakyat yg mana yg tdk toliren??? Paling jg gak jauh2 kelompok itu aja
sumbu pendek bakal gak senang liat berita beginian emoticon-Ngacir
"... belum terbuka terhadap keberadaannya."

Err..., "belum terbuka" itu persepsinya seperti apa ?
Karena dimungkinkan persepsi "belum terbuka" itu timbul, disebabkan karena yang bersangkutan memiliki prinsip bahwa "agama" itu menyangkut hubungan private antara seorang manusia dengan Tuhan. Yang mana itu bukan sesuatu yang harus/patut/layak/wajib diumbar ke khalayak umum.

Bedakan dengan "ritual keagamaan" ...
Karena itu berkaitan dengan suatu tindakan, maka tindakan itu dapat membawa akibat pada hal lain yang ada di sekitarnya (secara langsung atau tidak langsung). Terkait ini, "agama" patut menjadi suatu bahan pemikiran, terkait proses aksi reaksi yang ditimbulkannya, baik itu pada ranah sosial ataupun alam lingkungan.

Namun ... kalau ritual keagamaannya itu dilakukan cuma sendakep, sambil bersila dalam posisi "teratai", sambil mengatur nafas, sambil berusaha memposisikan kesadaran dalam kondisi "tertentu" (dan tidak dimaksudkan untuk kesurupan), atau mengolah pikiran terhadap suatu masalah yang mungkin/sedang dihadapi, dimana sebagai efek sampingannya/hasilnya orang tersebut kemudian menjadi lebih mawas diri, lebih bijaksana dalam menyikapi hidup ...
Apa juga yang harus "diributkan" ?

profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Balasan post beenana
Quote:


Semoga ya


Lekas terjadi, biar kejet kejet tuch Bani onta
Diubah oleh joey82
mayat ktp nya gak di solatin langsung di bakar sajaemoticon-Wakaka emoticon-Wkwkwk
Jumlah member disunat rejim jolim emoticon-Mad (S)
Banyak jugaemoticon-Smilie
hashtag #MurtadMassal hanya soal waktu, gw respect sm mereka yg jujur & nggk mau lg terpenjara pikiran hanya karena sebuah agama yg tdk benar2 me-Manusiakan dirinya dan Orang Lain di luar Komunitas nya

tanpa free will Manusia hanyalah Zombie / Rabies / Mayat Hidup Perusak kedamaian

tdk jelas misinya saat ada di dunia, kecuali membawa lagi kehidupan dunia ke surga (bukan malah sebaliknya)

Seseorang yg telah menemukan cara mematikan free will miliaran Manusia seolah2 setara dgn ajaran universal agama lain memang luar biasa cerdas
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Diubah oleh general.maximus
de facto bisa lebih dan lebih dari itu Om, secara lebih nyaman keep "silent" bagi mereka
160 rb itu yang "wani perih", eeh. emoticon-Big Grin

l'histoire semble se répéter

emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
Diubah oleh scorpiolama
Quote:


mungkin aja



Sebanyak 160 Ribu Warga Cantumkan Identitas Penghayat Kepercayaan di KTP

Sebanyak 160 Ribu Warga Cantumkan Identitas Penghayat Kepercayaan di KTP

Sebanyak 160 Ribu Warga Cantumkan Identitas Penghayat Kepercayaan di KTP
profile-picture
beenana memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di