alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Komnas HAM Harap Jokowi Tak Teken Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4cd9fe2f568d46511d6928/komnas-ham-harap-jokowi-tak-teken-perpres-pelibatan-tni-tangani-terorisme

Komnas HAM Harap Jokowi Tak Teken Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme

Medanbisnisdaily.com - Jakarta - Komnas HAM akan menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak menandatangani draf perpres tentang tugas TNI dalam mengatasi aksi terorisme. Komnas HAM menilai perpres tersebut berpotensi adanya pelanggaran HAM.

"Kami berharap presiden tidak menandatangani (draf) perpres tersebut dan mengevaluasi kembali fungsi dan tugas pokok Koopssus. Ini kan sudah lama kami minta tidak melampaui batas, ternyata cuma ganti nama dari Koopssusgab menjadi Koopssus saja," kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam di kantor Komnas HAM, Jl Latuharhary, Jakarta Selatan, Kamis (8/7/2019).

Choirul menilai perpres itu berpotensi akan adanya pelanggaran HAM. Ia mengatakan perpres itu mengatur ruang lingkup terlalu luas meliputi tugas penangkapan, penindakan, dan pemulihan yang dalam perspektif hukum dapat dimaknai sebagai sebagai tindakan intelijen, penyelidikan, penyidikan, bahkan sampai dengan tindakan pemulihan.

Tindakan penangkalan atau pencegahan radikalisme dikhawatirkan dapat melampaui kewenangan dan tugas pokok TNI sendiri serta berpotensi berbenturan dengan instansi lain seperti BNPT.

"Apalagi menggunakan skema teritorial itu nggak pekerjaan militer, di mana-mana di negara di dunia ini negara demokratis, itu bukan pekerjaan militer. Itu kerjaan polisi dan aktor-aktor lain yang memang punya kemampuan untuk menangkal radikalisme. Lebih penting guru daripada TNI dalam konteks pencegahan radikalisme," kata Choirul.

Choirul menilai perpres itu seharusnya mengatur secara rinci di situasi apa misalnya TNI baru dilibatkan dalam penanganan terorisme. Pada draf pasal 9 ayat 2 perpres tersebut, penindakan mengatasi aksi terorisme dilaksanakan dengan menggunakan strategi, taktik, dan teknik militer sesuai dengan doktrin TNI.

Hal itu dinilai berpotensi melanggar HAM karena militer dalam doktrinnya adalah alat perang untuk menghancurkan musuh, bukan penindakan dan dilanjutkan pada proses hukum pengadilan. Sementara kalau kepolisian ada mekanisme praperadilan bila keberatan dengan penangkapan.

"Yang tadi saya bilang kalau kita bikin skala 1-10, 9-10, boleh lah TNI terlibat, tapi ada batasannya dan ada level tindakannya kalau skalanya belum sampai segitu ya nggak boleh ikut," ujarnya.

Selain itu, dalam draf perpres pasal 17 mengatur sumber pendanaan untuk mengatasi aksi terorisme bersumber APBN, APBD, dan sumber pendanaan lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Poin tersebut dinilai bisa berpotensi pelanggaran yang menyebabkan ketidakprofesionalan TNI.

"Soal postur pendanaan, sejak awal pendanaan TNI itu hanya boleh dilakukan oleh APBN, APBD pun juga nggak boleh. Ya masak ketegangan itu nanti kalau tentara di satu tempat lebih oke di tempat lain nggak oke yang ada perang sendiri nanti tentaranya," ungkapnya.

Dia menilai draf perpres itu bertentangan dengan UU Antiterorisme, UU TNI, dan konstitusi.

"Jadi kami akan menyurati keberatan kami karena ancamannya ancaman keras. Tapi tata kelola demokrasi berdasarkan negara yang punya basic negara hukum ini tabrak. Ditabrak oleh perpres, bertabrakan dengan UU Terorisme, UU pokoknya bertentangan dengan UU TNI sebagai UU pokok yang bertentangan sesuatu yang diatur dengan sesuatu yang sudah diatur di konstitusi. Ini tabrakannya banyak sekali, dan ini mengancam perpres ini mengancam TNI kita menjadi tidak profesional," ujar Choirul.dtc

http://www.medanbisnisdaily.com/m/ne...ani_terorisme/

Menurut ane perkembangan terorisme indonesia yang sangat cepat dan semakin besar ini sepertinya memang butuh libatkan tni untuk memberantas sampai ke akarnya emoticon-Army (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
smersh64 dan 2 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
semoga tidak ada lagi terorisme di Indonesia, biar damai emoticon-I Love Indonesia
TNI KURANH KERJAAN SAMPAI NGEMIS KERJAAN
1. Basarnas TNI AU
2. Bakamla TNI AL
Sekarang kerja polisi mau diminta

Lah trs sipil mau di kemanakan????

Bubarkan aja TNI atau paling gak dibkurangi dibseduaikan dgn keadaan negara.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
omBotak dan 2 lainnya memberi reputasi
Kalau ISIS di sono dilawan sama militer, kok yang disini kagak boleh?
lgsg aja kubur idp2
Bah.....menurut ane bahkan udah urgen TNI perlu dilibatkan, meskipun garda terdepannya tetap densus88....
TNI harus dilibatkan.
Quote:


Emang sejak kapan terorisme itu bukan musuh ??.. emoticon-Malu (S)


emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
bach62 dan terranova345 memberi reputasi
TNI ya harus terlibat dlm penanganan terorisme.

Harus penanganan tegas. Tanpa toleransi
Diubah oleh ontapesek
Dengan adanya perpres yang melibatkan TNI dalam penanganan terorisme, hal itu baik adanya. Kalau ada pelanggaran HAM dari pelaku terorisme ya harus dihukum
HAM ma sesuai pesanan blum ada yg kredibelitas orang2nya
Mikirin pelanggaran HAM nya pelaku teror

Lah pelaku teror ga mikir HAM nya para korban kokemoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
Balasan post areszzjay
Quote:


tunggu saja salah satu keluarga anggota HAM ini modar kena ledakan Bom dari teroris....

mau lihat bacotan mereka kayak apa
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Pelaku teror itu pelanggar HAM sesungguhnya. Ini juru bicara ISIS keknya merangkap aktivis HAM

Lebih baik HAM 1 orang pelaku pembom dilanggar, alias ditumpas sampai akar ideologisnya. Daripada ratusan HAM calon korban dilanggar haknya untuk hidup sebab jadi korban bom jihadis.. emoticon-Blue Guy Peace
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan jokowi.kw memberi reputasi
Diubah oleh henprad
apalah komnas HAM paok goblok itu
emoticon-Blue Guy Bata (L)

teroria itu musuh, radikal, dan teroris pun MELANGGAR HAM. masih mau dilindungi? coba kalo anakmu jadi korban bom masih kaya gitu gak? komnas ham tolol
goblognya setara ama nasbung ini
Quote:


Atau.. kalau ada aksi terorisme (naudzublilah..) lagi.. biarin si anggota komnas ham yg nanganin dari awal sampai akhir....


Sapa tau kena tembak sama teroris.. emoticon-Smilie
profile-picture
jokowi.kw memberi reputasi
Komnas paling ceriwis soal penanganan tsk tapi gk peduli soal korban
yg bawa simbol radikal aja bisa lolos tes rekrut anggota baru
kok ngimpi mau berantas
emoticon-Ngakak
Quote:


Emang TNI lagi krisis gan, banyak perwira yang ga punya jabatan sebenernya, alhasil pada jadi staff ahli. Program perekrutannya ga di stop sih 🤣
penggembosan tni n mnjamurnya paham² sprt hti n fpi
emoticon-Marah
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di