alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / ... / SINDOnews.com /
Kalau Dikasih Empat Menteri, Megawati: Emoh..! Tidak Mau...Tidak Mau...Tidak Mau...!
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4cbcab2f568d56847ed0be/kalau-dikasih-empat-menteri-megawati-emoh-tidak-mautidak-mautidak-mau

Kalau Dikasih Empat Menteri, Megawati: Emoh..! Tidak Mau...Tidak Mau...Tidak Mau...!

Kalau Dikasih Empat Menteri, Megawati: Emoh..! Tidak Mau...Tidak Mau...Tidak Mau...!

DENPASAR - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri secara terbuka meminta agar partainya diberi jatah menteri paling banyak dalam kabinet mendatang.

Saat berpidato dalam pembukaan Kongres V di Sanur, Bali, Kamis (8/8/2019), Megawati menuturkan bahwa partainya sudah dua kali menjadikan Jokowi sebagai pemenang.

"Orang kita pemenang dua kali. Betul tidak? Saksikan ya. Iya dong. Jangan nanti, (Jokowi bilang, red) 'Ibu Mega, saya kira karena PDIP sudah banyak kemenangan, sudah ada di DPR, nanti saya kasih cuma 4 ya'. Emoh...! (tidak mau). Tidak mau... Tidak mau... Tidak mau...!" tegas Megawati dengan intonasi tinggi yang disambut riuh teriakan para kader PDIP.

Baca Juga:

"Iya dong. Orang (parpol) yang tak dapat kemenangan saja minta (kursi) Horeeeeeee," teriak Megawati sambil mengepalkan kedua tangannya di hadapan dada.

Pernyataan Megawati pun langsung direspons Jokowi yang mendapatkan giliran berpidato setelah Megawati. Jokowi menyatakan siap memberikan jaminan bahwa PDIP akan mendapatkan jatah kursi menteri paling banyak dibandingkan jatah partai politik (parpol) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) lainnya.

"Saya ingin menjawab apa yang tadi disampaikan Ibu Megawati tadi mengenai menteri. Tadi Ibu Megawati menyampaikan (soal jatah menteri PDIP). Ya kalau yang lain dua, PDIP empat, kan sudah dua kali. Kalau yang lain tiga, nanti PDIP (enam.... jawab peserta kongres secara kompak), belum tentu juga," kata Jokowi disambut teriakan peserta kongres saat berpidato dalam pembukaan Kongres V PDI Perjuangan (di Grand Inna Bali Beach Hotel, Kamis (8/8/2019).

Namun, Jokowi sebagai presiden yang memiliki hak prerogatif menunjuk menteri dalam kabinetnya mendatang, memastikan bahwa jatah menteri untuk PDIP paling banyak. "Yang jelas PDIP pasti yang banyak. Jaminannya saya," katanya dan kembali dapat sambutan meriah peserta kongres.

Kepada wartawan usai acara pembukaan, Jokowi belum bisa memastikan berapa kursi yang akan diberikan kepada PDIP.

Alasannya, hingga kini belum ada pertemuan antara dirinya dengan para ketua umum partai politik anggota Koalisi Indonesia Kerja. Pertemuan Jokowi dengan para ketua umum parpol KIK diperlukan untuk membicarakan komposisi koalisi dan kabinet.

"Kalau ketemu kami akan berbicara nanti mengenai tambahan koalisi misalnya. [Pembicaraan] yang berkaitan dengan menteri belum, kami belum ketemu," kata Jokowi.


Sumber : https://nasional.sindonews.com/read/...mau-1565308811

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Kalau Dikasih Empat Menteri, Megawati: Emoh..! Tidak Mau...Tidak Mau...Tidak Mau...! Prabowo Hadiri Kongres PDIP, Mardani Yakin Gerindra Tetap Bersama PKS

- Kalau Dikasih Empat Menteri, Megawati: Emoh..! Tidak Mau...Tidak Mau...Tidak Mau...! Kalau Dikasih Empat Menteri, Megawati: Emoh..! Tidak Mau...Tidak Mau...Tidak Mau...!

- Kalau Dikasih Empat Menteri, Megawati: Emoh..! Tidak Mau...Tidak Mau...Tidak Mau...! 35.000 Jamaah Haji Berangkat ke Mina Jalani Sunah Tarwiyah

profile-picture
profile-picture
profile-picture
priamuda69 dan 2 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
okelah, berapapun jatahnya tak kalah penting nasionalisme dan kualitasnya terjamin.
jangan seperti kemenristek dikti yang cuman hobi impor rektor asing. sekalian aja menteri asing toh...
jabatan menteri lebih berperan aktif ketimbang presiden dalam pembangunan. tiada jalan tol kalau tiada menteri pupr, tiada diakui luar negeri kalau tiada menteri luar negeri. tiada beras kalau tiada menteri perdagangan dan pertanian. sinergi struktural harus terbentuk, bukan sekedar dagang sapi. pro kontra yang pasti sudah jadi. tinggal poles taburi bumbu supaya enak.emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
rupakesee memberi reputasi
Diubah oleh TuanLi
mukidi benar benar tanpa beban emoticon-Traveller
profile-picture
priamuda69 memberi reputasi
kabinet isinya org dekat semua nih bukan org hebatemoticon-Big Grin
profile-picture
priamuda69 memberi reputasi
Semoga semuanya orang-orang yang bersih
profile-picture
priamuda69 memberi reputasi
mamak banteng ini kadang suka ga tau malu dah
ini nih yg bikin bahan bakar para kampret menghina presiden diatur emak-emak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
priamuda69 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
yang penting qualitas nya pak ya emoticon-Smilie
Ya wajarlah dgn sistem politik kek skrg ni emoticon-Cool
Jual beli banteng macam di kulakan emoticon-Wakaka
Ucapannya sih nadanya guyon, tapi kalau sudah berkaitan dengan mbok dhe dijamin banyak yang menganggapnya serius. Asal yang ajdi menteri bener-bener punya kemampuan saja dah, mau dari manapun kalau memang bagus kenapa tidak?
profile-picture
rizkyhanan memberi reputasi
kaum sumbu pendek yg sakit hati dengan kekalahan jngn komen disini..takutnya kna struk...kaskus gak ada jaminan kesehatannya...
profile-picture
priamuda69 memberi reputasi
wah mau piro bu
Bagi-bagi jatah menteri emoticon-Leh Uga
kita lihat apakah akan tetap amburadul dunia pendidikan kita terutama di tingkat dasar, dan apakah kembali dana keagamaan lebih gede dari dana pendidikan emoticon-Traveller
inilah alasan kenapa kepilih lagi jadi ketum pdip pafahal udah tuwielr. karna presidencaja ga berani wkwk
Sudah kuduga ujungnya bagi hasil...
Semoga yg berkualitas dipilih
emoticon-Ngakak
Diubah oleh priamuda69
wajarlah

the winner takes it all


masih sukur yg kalah dikasi jatah
makanya jangan jadi pecundang

emoticon-Cool
mau PDIP dpt 2, 4, 6, 8 aku ora urus. yang penting mentrinya bersih, kompeten dsb
Balasan post aksm
Ga tau malu ? knp hrs malu wong sbgai pemenang ... emg hrs malu k situ ? toh situ kawulo alit g pting jga


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di