alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Perpres diteken Jokowi, era kendaraan listrik dimulai
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4be6788012ae4c0565831c/perpres-diteken-jokowi-era-kendaraan-listrik-dimulai

Perpres diteken Jokowi, era kendaraan listrik dimulai

Perpres diteken Jokowi, era kendaraan listrik dimulai
Penumpang turun dari bus listrik usai mengikuti uji coba di halaman Balai Kota, Jakarta, Senin (29/4/2019). Pemprov DKI Jakarta bersama PT TransJakarta dan PT Bakrie & Brother Tbk menyelenggarakan uji coba bus listrik.
Era mobil listrik akhirnya resmi dimulai di Indonesia. Presiden Joko "Jokowi" Widodo, Kamis (8/8/2019) menyatakan telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang Percepatan Pengembangan Kendaraan Bermotor Listrik, sejak Senin (5/8) pagi. Bahkan, menurut Presiden, beleid tersebut sudah mulai berlaku.

Dengan demikian berakhirlah penantian dasar hukum bagi pengembangan kendaraan listrik di Indonesia yang telah mulai disusun sejak pertengahan 2016.

Perpres tersebut, menurut Jokowi, bisa menjadi landasan hukum untuk pengembangan kendaraan berbasis listrik di Tanah Air dan ia ingin pengembangan itu dilakukan segera.

"Kita ingin mendorong agar industri otomotif mau segera merancang, mempersiapkan untuk membangun industri mobil listrik di Indonesia," kata Presiden Jokowi usai meresmikan Gedung Sekretariat ASEAN di Jakarta.

"Kita tahu 60 persen mobil listrik itu kuncinya ada di baterainya. Dan bahan untuk membuat baterai dan lain-lain ada di negara kita. Sehingga strategi bisnis negara ini bisa kita rancang agar kita bisa mendahului membangun mobil listrik yg murah, kompetitif karena bahan-bahan ada di sini."

Pengumuman Jokowi ini termasuk mengejutkan, karena usai rapat terbatas tentang kendaraan listrik di Istana Negara pada Rabu (7/8), Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto masih menyatakan bahwa Perpres dan Peraturan Pemerintah (PP) terkait masih dalam proses finalisasi dan sinkronisasi antar-kementerian/lembaga.

Jokowi memahami bahwa proyek mobil listrik tersebut takkan serta-merta selesai dalam waktu satu-dua tahun. Banyak hal yang bakal berpengaruh dalam proses pengerjaannya, termasuk sambutan pasar terhadap produk mobil listrik nantinya. Harga, jelas bakal menjadi salah satu hal yang paling berpengaruh.

"Kita harapkan nanti dengan bahan-bahan baterai di Indonesia mungkin harganya (mobil listrik) bisa ditekan lebih murah, (sehingga) akan berseliweran di kota-kota Indonesia," ujarnya.

Tapi, ia mengingatkan, harga murah saja tak cukup untuk menarik perhatian konsumen. Harus ada keseimbangan antara kualitas produk dan banderol yang ditawarkan. Produsen, menurutnya, tak mungkin memasarkan produk yang tak terjangkau dan dijauhi pasar. "Tapi belinya murah tapi rusak terus, untuk apa?" kata Jokowi.

Detail Perpres tersebut belum diumumkan, tetapi Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bulan lalu menyatakan di dalamnya terdapat pemberian insentif untuk perusahaan—baik dalam dan luar negeri—yang mengembangkan industri mobil listrik.

Luhut juga mengatakan poin-poin lain dalam perpres itu di antaranya terkait dengan muatan konten lokal.

Insentif tersebut, menurut Kementerian Keuangan, termasuk insentif fiskal dan pajak bagi para produsen mobil listrik di Indonesia.

"Nantinya mobil listrik boleh menggunakan insentif yang seperti tax holiday, tax allowance dan yang terbaru adalah super tax deduction bagi yang mengembangkan vokasi serta kegiatan riset," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, Suahasil Nazara, dikutip Katadata (23/7).
Daerah didorong beri insentif
Presiden Joko Widodo juga mendorong daerah agar bersedia memberi insentif kepada para produsen dan pengguna kendaraan bertenaga listrik.

"Mungkin saja nanti parkirnya digratisin. Bisa saja untuk kota-kota yang APBD-nya besar," kata Jokowi. "Atau bisa saja subsidi. Ada negara-negara yang memberi subsidi sekian dolar untuk (warganya) membeli mobil listrik. Dan dimulai seperti di Jakarta."

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang juga hadir dalam peresmian gedung ASEAN itu menyatakan siap menindaklanjuti perpres tersebut. Namun ia mengaku belum bisa menjelaskan apa saja persiapan yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jakarta.

"Kita sedang menyiapkan semuanya, anda tahu kebiasaan saya tidak ngomong parsial. Sudah lengkap dulu baru diumumkan," kata Anies, dalam detikcom.

Satu hal yang sudah bisa dipastikan sang Gubernur adalah mobil listrik takkan terkena aturan ganjil-genap (gage) di jalanan Ibu Kota.
Perpres diteken Jokowi, era kendaraan listrik dimulai


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...istrik-dimulai

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Perpres diteken Jokowi, era kendaraan listrik dimulai Kemenhub tetapkan tarif baru ojol di 88 kota mulai besok

- Perpres diteken Jokowi, era kendaraan listrik dimulai Peredaran bibit padi unggulan di Aceh masih jadi polemik

- Perpres diteken Jokowi, era kendaraan listrik dimulai TNI: Tidak benar Enzo Zens Allie terpapar radikalisme

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di