alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Basmi Tempat BAB Pinggir Kali
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4bdff488b3cb742c2888c3/basmi-tempat-bab-pinggir-kali

Basmi Tempat BAB Pinggir Kali

PURWASARI, RAKA – Suang yang ada di Purwasari masih banyak jamban yang digunakan untuk buang air besar. Oleh karenanya, Camat Purwasari meminta segera adanya penertiban. Darsono, Camat Purwasari mengatakan, Purwasari merupakan salah satu wilayah yang memiliki beberapa titik aliran sungai yang masuk di beberapa desa, namun sangat disayangkan, hal itu tidak diindahkan oleh sebagian warga

PURWASARI, RAKA – Suang yang ada di Purwasari masih banyak jamban yang digunakan untuk buang air besar. Oleh karenanya, Camat Purwasari meminta segera adanya penertiban.

Darsono, Camat Purwasari mengatakan, Purwasari merupakan salah satu wilayah yang memiliki beberapa titik aliran sungai yang masuk di beberapa desa, namun sangat disayangkan, hal itu tidak diindahkan oleh sebagian warga yang masih membuat dan membuang air besar di sepanjang aliran sungai. “Mereka sengaja membuat dan BAB menggunakan jamban di sisi aliran sungai,” ucapnya, saat rapat minggon, Selasa (6/8).

Ia menuturkan, yang lebih parahnya, kebiasaan tersebut membuat warga lebih nyaman menggunakan jamban di bandingkan WC seperti biasanya. Sehingga ia menyarahkan kepada petugas kesehatan terutama puskesmas untuk memberikan pemahaman serta tatacara hidup sehat. “Kebiasaan ini harus benar-benar dihilangkan, khusunya untuk warga Purwasari,” tuturnya.

Masih dikatakanya, selain tidak baik untuk kesehatan, hal itu akan membuat aliran sungai kotor, sedangkan pelestarian aliran sungai menjadi salah satu program pemerintah pusat. “Hari ini ada payung hukumnya, kalau ada yang mengotori aliran sungai maka tunggu sanksinya,” tegasnya.

Ia berharap, warga dapat menyadari pentingnya menjaga lingkungan untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Pemerintah sudah menyediakan WC komunal yang dibangun di setiap desa. “Satgas Citarum Harum sudah buatkan wc umum, jadi dimohon untuk warga agar tidak usah membiasakan diri untuk buang air besar di aliran sungai,” terangnya.

Santo, Kepala Desa Cengkong, mengungkapkan, sempat menugaskan pegawai desa untuk menertibkan jamban di wilayah desanya, setelah ditertibkan, warga membuat kembali jamban tersebut, sehingga pemerintah desa sedikit kesulitan dalam menyelesaikan hal tersebut. “Kita sudah hancurin, selang beberapa hari ada lagi tuh jambanya, tapi kita akan terus tertibkan sampai warga mengerti,” pungkasnya. (mal)

https://radarkarawang.id/2019/08/07/...CBpk7O-Iz-PY1g

Masih banyak hewan rupanya di negeri ini
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
permemex

masih lumayanlah ketimbang yg hobi berak di pedestrian ama di kereta komuter emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
balineseryuu dan rachmacool memberi reputasi
bukannya ini adalah salah satu kearifan lokal?
emoticon-Cool
Tinggal petugas kebersihanya comot aja pake tisue apa susahnya sih......emoticon-Mad
daripade kek menglen boker ditengah jalan, ah Pe'a juga lo pade emoticon-Cool
yg doyan berak ga di toilet = pajeet, budi dan zhang emoticon-Wakaka:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
balineseryuu dan 2 lainnya memberi reputasi
eh ngapain, buang air besar di sungai mah ga masalah, kotoran manusia masih alami, sama seperti kerabatnya dalam kingdom animalia

yang masalah jika yang dibuang ke sungai adalah limbah dan sampah
Ih jorok. emoticon-DP
Apa gak ada ular ya itu... Tadi aja ada video di jambi nemu ular dari WC... Di ambil tuh ular dan WC nya di pecahin... Jadi serem gw gara gara nonton video tadi kalo mau pup... Takut di WC keluar ular..



Diubah oleh noisscat
Quote:


tiati beb ntar ularnya salah masuk emoticon-Ngakak
profile-picture
eggnostick memberi reputasi
Quote:


Lah otak lo cepet bgt kalo ngomongin ular...

Imsak... Imsak....


emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga
Sebenarnya Masalahnya Cuma emoticon-Tai: Nya Kalau Di Djamban Kan Bisa Kemana Mana, Nah Cara Agar Tidak Kemana Mana Pasang Pembatas Disungai Bawah Jamban



GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di