alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS mau ada event baru! Isi survey ini dan dapat badge!
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Riset Baru Ungkap Galaksi Bima Sakti ‘Kerukut dan Bengkok", Tak Rata
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4bcc335cf6c46b2655cb93/riset-baru-ungkap-galaksi-bima-sakti-kerukut-dan-bengkokquot-tak-rata

Riset Baru Ungkap Galaksi Bima Sakti ‘Kerukut dan Bengkok", Tak Rata

Riset Baru Ungkap Galaksi Bima Sakti ‘Kerukut dan Bengkok", Tak Rata

Para astronom telah menyajikan twist pada bagaimana kita melihat galaksi kita, Bima Sakti, dengan peta tiga dimensi baru. Galaksi umumnya dianggap sebagai cakram datar yang terdiri dari sekitar 250 miliar bintang, tapi analisis baru menunjukkan bahwa lebih kerukut dan bengkok. Melihat jarak kubah bintang berdenyut paling terang di Bima Sakti, yang dikenal sebagai Cepheids, ilmuwan di Universitas Warsaw mampu membangun model 3D galaksi skala besar dalam studi baru yang di publikasi awal bulan Agustus ini.


1. Mempelajari Bima Sakti sulit karena rumit untuk melakukan pengamatan langsung
Riset Baru Ungkap Galaksi Bima Sakti ‘Kerukut dan Bengkok", Tak Rata
Quote:
Masalah dalam astronomi sangat sulit untuk membuat pengamatan langsung dengan alat kami saat ini, jadi kami mengandalkan yang tidak langsung, sesuatu yang dapat membantu dan bahkan akurat tetapi bukan pengganti untuk hal yang nyata. Untungnya, para peneliti menemukan bahwa jenis bintang tertentu memiliki kualitas khusus yang memungkinkan kita untuk mengetahui seberapa jauh jaraknya.


2. Bintang variabel Cepheid dapat digunakan untuk mengukur jarak
Riset Baru Ungkap Galaksi Bima Sakti ‘Kerukut dan Bengkok", Tak Rata
Para ilmuwan mencari bintang-bintang yang mengubah kecerahannya dalam pola tertentu menggunakan teleskop di Chile untuk menggambarkan seluruh Bima Sakti yang terlihat lebih dari seratus kali. Bintang-bintang ini disebut bintang variabel Cepheid. Bintang-bintang muda besar yang membakar ratusan, jika tidak ribuan, kali lebih terang dari Matahari kita sendiri.

Mereka juga berdenyut secara berkala dengan kecepatan yang berhubungan langsung dengan kecerahannya. Artinya, kalau mengetahui frekuensi pulsa, bisa tahu secara objektif seberapa banyak cahaya yang dipancarkan bintang. Dan dengan membandingkan jumlah absolut itu dengan jumlah yang mencapai kami, bisa mengetahui dengan presisi luar biasa seberapa jauh cahaya itu harus menempuh perjalanan.

Quote:
Quote:

3. Mereka mengatakan bahwa warping mungkin disebabkan oleh interaksi masa lalu dengan galaksi yang lebih kecil di dalam Bima Sakti yang disebut galaksi satelit, atau sebagai akibat dari gas intergalaksi dan materi gelap
Riset Baru Ungkap Galaksi Bima Sakti ‘Kerukut dan Bengkok", Tak Rata
Penelitian mereka mendukung temuan serupa yang diungkapkan pada bulan Februari.

Quote:
Quote:
Laporan: Naila Pringgadani


Sumber : https://www.idntimes.com/science/dis...mpaign=network

---

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di