alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!
4.17 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4bc8a8349d0f20b25fd4f4/tradisi-di-sini-mulai-dari-perang-nasi-sampai-nikah-sama-peri-pun-ada-gan

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!


Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Indonesia... Salah satu negara dengan beragam isinya.
Banyak sekali yang bisa diceritakan dari negara majemuk ini.. tak perlu ane cerita dari Sabang sampai Merauke, karena pasti takkan ada habisnya, dan tradisi adalah salah satu hal yang sangat melekat pada diri kita.. banyak sekali tradisi-tradisi yang mungkin akan membuat kita takjub, membuat kita melongo sampai keheranan saking bedanya dengan budaya di daerah masing-masing.

Daerah ane yang biasa digunakan oleh orang-orang yang memasuki masa pensiun ini pun juga memiliki tradisi lho.. berikut tradisi di Ngawi Jawa Timur yang membuat Indonesia semakin dicintai emoticon-I Love Indonesia

1. JAMASAN PUSAKA

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Jamasan Pusaka dilakukan saat menyambut Hari Jadi Ngawi yang jatuh pada 7 Juli, berarti sudah lewat bulan kemarin ya emoticon-Big Grin Jamasan Pusaka ini merupakan adat turun temurun dari pendiri Ngawi dan dilakukan oleh Bupati serta Unspinda ( Unsur Pimpinan Daerah ) serta para staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi dengan memakai baju adat tradisional. Jamasan Pusaka meliputi 2 (dua) buah Tombak yaitu; Kyai Singkir dan Kyai Songgolangit serta 2 (dua) buah Payung yaitu ; Tunggul Wulung dan Tunggul Warono.

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Kemarin saat dilaksanakan Jamasan Pusaka juga ada tumpengan/gunungan raksasa yang berisi berbagai macam hasil bumi dan untuk diperebutkan oleh warga yang melihatnya emoticon-Big Grin Oh ya proses pelaksanaannya di Pendopo Kabupaten Ngawi dan keliling disekitar Alun-alun untuk gunungannya ya..

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

2. GANTI LANGSE

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!
Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Upacara adat ini dilaksanakan di Alas Ketonggo yang berada di bawah lereng gunung Lawu. Langse itu adalah kain putih yang berada di sana.. jadi tiap tahun tepatnya pada malam purnama atau tanggal 15 bulan Suro dalam kalender Jawa dilakukan penggantian kain putih tersebut.

Penggantian Langse ini diawali Kirab Langse Enggal dan beberapa Gunungan serta arak-arakan. Gunungan berisi hasil bumi dan makanan khas Ngawi. Sesampai di depan Palenggahan Agung yang menjadi titik utama, Bupati Ngawi menyerahkan Langse Enggal ke Kepala Desa kemudian diserahkan ke Juru Kunci.

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!
Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Selain mengganti Langse di sana juga bersamaan dengan melakukan ruwatan massal yang diikuti ratusan peserta dari Kabupaten Ngawi serta daerah lain. Ruwatan dipimpin oleh Ki Dalang Salam dari Karangjati Ngawi.

Sambil menunggu ganti langse, juga ada Pagelaran wayang kulit dan tarian tradisional Bedoyo Srigati dibawakan oleh penari yang masih suci (perawan) dan berjumlah ganjil. Seru kan yah emoticon-Smilie (diambil dari sumber)

3. KEDUK BEJI

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Dilakukan di desa Tawun satu lokasi dengan pemandian kolam renang Tawun, Kec.Kasreman, Ngawi. Tahun 2019 dilakukan pada tanggal 13 Agustus 2019 nih karena emang pas hari Selasa Kliwon.

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Menurut Mbah Wo Supomo, inti dari upacara Keduk Beji adalah penyilepan dan penggantian kendi yang disimpan di pusat sumber air Beji. Pria yang akrab disapa Mbah Pomo ini juga mengatakan bahwa pusat sumber tersebut ada di dalam gua. Hal ini bertujuan agar sumber airnya tetap bersih karena air ini juga sebagai sumber air minum, pengairan sawah, dan sumber air di taman Tawun sendiri. Karena itu, kebersihan sumbernya harus terus dijaga agar tidak mati. Terlebih saat musim kemarau seperti ini, keberlangsungan air di sumber Beji sangatlah penting.

Tradisi Keduk Beji diawali dengan membersihkan kotoran yang ada di sumber air, para prialah yang akan membersihkannya dengan mengambil sampah-sampah yang ada, selama membersihkan para pria ini saling pukul menggunakan ranting dan diiringi dengan pukulan gendang membuat acara semakin meriah (kisruhemoticon-Ngakak (S)

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Karena banyaknya lumpur yang ada di sendang Tawun ini entah bagaimana tercipta juga tradisi mandi lumpur bagi para pria/wanita, mereka menggelar mandi dan keramas menggunakan lumpur putih yang ada di sana.

Karena kurang tahu detailnya, ini ane ambil dari Okezone yah..

Upacara dilanjutkan dengan penyilepan dan penggantian kendi di dalam pusat sumber. Orang yang berhak menyelam dan mengganti kendi di sumber air adalah keturunan dari Eyang Ludro Joyo yakni tokoh sesepuh desa yang dulunya dipercaya jasadnya menghilang di sumber Beji saat bertapa.

Lalu upacara dilanjutkan dengan penyiraman air legen ke dalam sumber Beji, dan penyeberangan sesaji dari arah timur ke barat sumber. Kemudian, ditutup dengan selamatan dan makan bersama berkat dari Gunungan Lanang dan Gunungan Wadon yang telah disediakan bagi warga untuk mendapatkan berkah.

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Selain ada upacara adat juga ada dangdutan nih buat hiburan warga yang dateng... emoticon-Big Grin yukk ramaikan

4. PERANG NASI

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Tradisi yang nyleneh ini berasal dari desa Pelanglor Kedunggalar, Ngawi. Awalnya tradisi ini seperti yang lainnya yaitu Nyadran yang biasa dilakukan di desa-desa lain dengan membagikan nasi yang sudah terkumpul dari warga, namun kian lama banyak warga berebut nasi dengan tidak tertib, mungkin karena emosi maka jadilah nasi-nasi itu dilemparkan dan tradisi itu bertahan hingga sekarang.

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Nasi yang dilemparkan dibungkus dalam daun lengkap dengan lauknya seperti sayur tahu, sayur kentang, mi, serta kerupuk atau rempeyek pun ikut disertakan. Terkadang ada juga warga yang merasa sayang nasi akan dilemparkan, mereka dengan sigap mengumpulkan nasi yang masih bersih lalu dibawa pulang untuk dimakan atau diolah kembali menjadi krupuk.


5. UPACARA KEBO KETAN

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Ada yang tahu berita pernikahan antar manusia dan jin yang viral tahun 2014? itu terjadi di Ngawi loh emoticon-EEK!
Jadi itu sebenarnya adalah karya seni budaya yang mengambil lakon bernama Dewi Setyowati penjaga sendang di Alas Begal dan seniman Kodok Ibnu Sukodok sebagai pengantinnya.

Berawal dari LSM Kraton Ngiyom, Alas Begal sejak tahun 2012 mulai berikhtiar untuk menyelamatkan mata air dan mengembalikan fungsi hutan di sini. Di tahun 2014 diselenggarakan suatu karya seni kejadian berdampak guna memfokuskan perhatian kepada hutan dan mata air itu. Karya itu berjudul “Mbah Kodok Rabi Peri”, dan itu berhasil menyita perhatian publik.

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!
Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Karya itu bertahan hingga sekarang karena cerita masih berlanjut, dari pernikahan lalu memiliki anak ..

Setyowati dan Kodok memiliki anak kembar dampit yang oleh ayahnya diberi nama Jaka Samudra dan Sri Parwati. Kedua anak ini tinggal di alam gaib, dan telah beranjak dewasa. Ratu Kidul memerintahkan mereka berdua untuk ngenger, hidup bersama mengabdi dan belajar, pada Bagindo Milir, danyang Bengawan Solo, untuk belajar bagaimana caranya memerbaiki Bengawan Solo sehingga menjadi nadi budaya, sosial, ekonomi dan ekosistem yang indah, sesuai nama purbanya Wuluayu yang bermakna sungai yang indah. Untuk menghayati pentingnya pengorbanan dalam proses belajar, dan untuk menyiapkan kami semua membuat kejadian berdampak pada peningkatan kwalitas Bengawan Solo, maka Ratu Kidul memerintahkan untuk membuat Upacara Kebo Ketan.

Jadi kita tunggu lagi upacara yang akan berlangsung ditahun-tahun kedepan emoticon-Big Grin

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!
Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!
Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!

Sebenarnya masih ada semacam Festival Tradisi Sarwo Kuno yang mewadahi berbagai macam kegiatan jaman dulu seperti tradisi mengolah gabah menjadi beras, dengan lesung yang telah diubah menjadi musik lesung sehingga menghibur, pameran beragam koleksi peralatan rumah tangga kuno, sehingga dijadikan latar belakang, untuk berfoto para pengunjung, permainan, egrang, gamen, gobak sodor, dan engklek hingga makanan tradisional seperti madu mongso dan tempe keripik dan Pasar Jadoel Ngawi yang dilaksanakan tiap Minggu Legi untuk melestarikan budaya Nusantara ini..

Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!
Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!
Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!
Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!
Tradisi di Sini Mulai dari Perang Nasi sampai Nikah sama Peri pun Ada Gan!
Jadi berbanggalah pada Negerimu mulai dari daerahmu emoticon-Kiss

Spoiler for sumber:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mulivw dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ibliss666
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Keren nih tradisi yang bisa jadi hiburan juga.
Quote:


di kota Ngawi jawa timur gan emoticon-Bingung
profile-picture
screamo37 memberi reputasi
Indonesia yang kaya ragam suku, budaya dan agamanya,

jangan sampai diobrak abrik oleh orang-orang tolol bin bahlul yang bersembunyi dibalik Agama dan selalu teriak takbir buat menggantikan Ideologi kita.. . .

Indonesiaku tercinta, saatnya bangun dan lawan! emoticon-Blue Guy Bata (L)
acara adat istiadat yang wajib di lestarikan emoticon-Jempol
ini tradisi pulau jawa semua yak gan? emoticon-Bingung
Beberapa Tradisi patut di pertahankan, beberapa lagi harus di tinggalkan karena sedikit nya manfaat, namun memberi kerugian, dan hanya mementingan kesenangan semata emoticon-Cool
serem nikah sama peri emoticon-Leh Uga
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 12
Seneng ya gan kalau di daerah kita masih melestarikan budaya atau tradisi lokal yang merupakan kekayaan bangsa Indonesia ini. Sama halnya di ngawi, di tempat ane, Klaten Jawa Tengah juga masih merayakan atau melestarikan tradisi lokal seperti nyebar apem di Jatinom, festival gejog lesung di Desa Barepan Cawas, Festival candi sojiwan dan masih banyak lagi, biasanya even-even di klaten di muat dalam kalender even dan dilaksanakan setiap tahun.
profile-picture
avaleon memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 12
Jawa mah emang aneh2 adatnya emoticon-Big Grin

emoticon-No Sara Please
dunia mistis dan budaya menjadi satu makanya menjadi ciri has di suatu daerah yg masih ada..emoticon-Jempol
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
nice info ganemoticon-2 Jempol
Sayang banget tuh nasi sama lauknya dijadiin perang gitu, tapi itulah indonesia keanekaragaman budayanya emang unik-unik
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Balasan post kakekane.cell
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
kota ane gan 😁
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
duh sayang bener nasi di buang buang gtu emoticon-Sorry
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Indonesia itu unik, budayanya juga bermacam-macam. meski begitu bisa tetap bersatu ini adalah suatu hal yang luar biasa. hanya saja akir-akir ini mulai bermuncuan kelompok yang mengatas namakan dirinya yang terbaik dan yang lainnya salah semua
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
dimari cuma diiming Iming kimpoi ma 7 bidadariemoticon-Leh Uga
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di